Hasrat Cinta Mr Duda

Hasrat Cinta Mr Duda
#Mengungsi


__ADS_3

"Mas,kita mau kemana?" tanya Najla dengan menatap suaminya sejenak.


"Pulang sayang,kenapa memangnya?" tanya Alex balik.


"Tapi,ini bukan arah kerumah kita lho." ujar Najla mengingat jalanan yang mengarah kerumah mereka.


"Siapa bilang kita akan pulang kerumah,hemm," ucap Alex santai.


"Hahh,terus kita mau kemana?" tanya Najla penasaran.


"Ketempat dimana tidak ada yang mengganggu aktivitas kita malam ini sayang." ucap Alex dengan menggenggam tangan Najla lalu mengecupnya dengan lembut.


"Mas,jangan aneh-aneh deh.."


Alex tersenyum tipis mendengar ucapan istrinya. Alex melirik kearah istrinya dan tersenyum penuh arti.


"Nggak ada salahnya kan,malam ini aku ingin berdua dengan istriku tanpa ada orang yang menggangu aktifitas kita.Aku ingin hanya ada kamu sama aku.Kamu tahu, kalau aku ingin melihatmu bebas tanpa apapun.Tanpa takut ada Kevin yang tiba-tiba muncul." ucap Alex dengan menyeringai.


"Ya Allah mas,kamu ini.Tapi,aku nggak bawa baju ganti lho."


"Kamu tenang saja,semua sudah mas siapkan.Malam ini aku ingin berfantasi sama kamu.Gimana, sepertinya menyenangkan bukan,"


Ucapan Alex membuat wajah Najla berubah merah karena malu membayangkan fantasi lia* suaminya itu.


"Apa kamu suka seperti itu dengan dia?" tanya Najla


Alex diam tanpa menjawab pertanyaan Najla.Mobil Alex masuk ke area basment sebuah apartemen mewah.


"Mas,kita ke apartement siapa?" tanya Najla.


"Ayo turun.Nanti kamu akan tahu." ucap Alex dan akhirnya Najla mengikuti langkah suaminya.


Melihat Najla jalan di belakangnya,Alex pun mengenggam tangan Najla erat dan berjalan beriringan menuju tempat tujuan Alex.


Di lantai 30 Alex menekan tombol yang ada di dalam lift.


Dia melihat Najla yang ada di sampingnya.Tiba-tiba dia melingkarkan tangannya di pinggang ramping Najla.


"Mass !!" pekik Najla saat Alex menarik tubuhnya sampai tubuh mereka berbenturan.


Alex pun meraih tengkuk Najla dan bibir mereka saling menempel.


Alex menyalurkan hasr*tanya yang sudah di ubun-ubun itu.


Dia ******* rakus bibir ranum milik Najla.

__ADS_1


Tangan Alex tak tinggal diam.Dia sudah mulai melepas kancing baju Najla.


"Eeeemmmhhh..!" Najla berusaha memberontak namun,itu nihil di Lakukannya.


Jemari Alex sudah berkelana mengepal buah semangka yang selalu menggoda hasr*tnya.


Tubuh Najla terlihat semakin sexy dan terlihat dua buah kesayangan Alex sudah terpampang nyata di depan wajah Alex.


Ting


Alex tersenyum lebar saat pintu lift itu terbuka dan tanpa aba-aba dia mengangkat tubuh Najla dengan gaya bridal style.


Keluar lift dan langsung terhubung dengan sebuah apartemen mewah yang ada di bagian atas sebuah bangunan apartement mewah.


Tangan Najla sudah melingkar di leher Alex sedangkan dua buah segar masih di biarkan terbuka bahkan Alex masih menikmatinya.


Tubuh Najla Alex baringkan di sebuah sofa di ruangan yang luas hanya satu ruangan namun,semuanya lengkap.


Ada kamar mandi transparan yang terlihat ada sebuah buthube tepat di depan ranjang.


"Ma_mas,ini dimana?" tanya Najla dengan menahan tubuh Alex yang saat ini ada di atasnya.


"Ini tempat yang akan menjadi tempat bulan madu kita sayang.".ucap Alex dengan suara parau nya.Dengan pandangan mata yang sudah penuh dengan kabut gair*h.


"I want you dear, now !" ucap Alex dengan suara parau.


" By.." pekik Najla kala tangan Alex merobek pakaian Najla dengan sekali hentak dan langsung pemandangan sempurna terpampang nyata di depan mata Alex.


Alex langsung saja menikmati suguhan yang ada di depan matanya.Begitu rakusnya melahap hidangan kali ini.Rasa begitu bebas dan lepas tanpa pengganggu si setan kecil anak badungnya itu.


Tubuh Najla bagaikan tersengat listrik tegangan tinggi.Walaupun bukan yang pertama baginya namun,tetap saja rasanya sangatlah membuat jantungnya berdetak kencang.


Lid*h Alex menari di pucuk merah muda menara indah milik Najla. Tangannya yang satu pun tak tinggal diam menjelajahi puncak gunung yang sama sudah menjulang tinggi karena serangan Alex.


"Beautiful."ucap Alex di sela kesibukannya mengecap manis madu.Senyumnya tak pernah pudar penuh gair*h.


Tangan Alex mulai merayap ke bawah.Menyusuri aliran yang mengarah lembah manis penuh madu cinta.


Tangannya sudah mulai menelusup masuk ke area lebah surgawi.Telapak tangannya mulai mengusap lembut lembah itu dan terasa basah akibat ulah Alex.


"Hhhhhh..Lex..!"


Mendengar suara merdu Najla membuat Alex makin terbakar api gair*h.Alex mulai membuka penutup hidangan utama.Alex memandang hidangan utama di depannya yang begitu indah dan membuat dirinya gil*.


Wajahnya mulai dia dekatkan ke arah lembah surgawi dan mulai masuk kedalam nya dengan menghirup aroma khas yang membuat dirinya semakin menggila.

__ADS_1


Dia memberikan kecupan lembut dan dia pun mulai bermain di lembah surgawi membuat Najla merasakan rasa yang membuat dirinya begitu mengiginkan Alex untuk menyantap hidangan utama yang dia sajikan.Alex mulai menyedot seperti vakum yang membuat Najla semakin mengekspresikan dirinya.


Jeritan dan nyanyian merdu Najla terbebas terlepas di ruangan itu membuat Alex menambah sensasi lain di lembah surgawi yang mulai sangat basah dan menimbulkan suara yang begitu menggaung seiisi apartement.


Namun,buat mereka berdua lebih bersemangat.Gil* memang namun,bagi Alex dia dan Najla perlu kebebasan untuk berekspresi satu sama lain.


"Sek*i " puja Alex melihat tubuh yang sudah polo* di bawah lingkungannya.


Alex tersenyum dengan membelai belalai gajah miliknya yang sudah terlihat tegak lurus ingin masuk ke lembah surgawi miliknya.


Bless


Belalai gajah pun tertanam sempurna di lembah surgawi milik Najla.Sementara Najla yang mendapatkan serangan itu pun hanya bisa menggigit bibirnya merasakan sensasi yang begitu luar biasa.


Rasa penuh di bawah sana membuat dirinya ingin Alex segara memberikan hal yang lebih.


"Masih sempit saja sayang.." ucap Alex dengan mulai mengerakkan tubuhnya di atas Najla.


"Emmmmmmhhh...


4fly yang mereka lakukan membuat mereka cukup nyaman dan menerima satu sama lain.Belalai gajah pun mulai memerankan perannya sebagai pejuang tangguh.


Gerakan yang awalnya slow kini semakin memanas dan semakin brutal.Keduanya saling berbagi fantasi dan membuat mereka sangat bahagia dan juga terlihat mereka mengeksplor segala sudut Apartement itu.


Baru kali ini Alex mendapat patner yang benar-benar satu frekuensi.


Najla pun merasa tidak menutupi keinginannya dan berusaha untuk membuat suaminya merasa nyaman dan tentunya membuat suaminya semakin memujanya.


Saat di hidangan penutup pun mereka sama-sama saling memberi dan menerima.Alex begitu banyak menumpahkan kecebong saktinya ke rahim hangat Najla.


"Terimakasih sayang." ucap Alex saat mereka sudah ada di atas tempat tidur dan selesai untuk berpetualang di sore hari ini.


"Apapun mas,maaf jika aku belum bisa bahagiakan kamu."ucap Najla dengan menenggelamkan wajahnya di dada bidang suaminya.


"No...!" jawab Alex.


"Semua yang aku lakukan dan semua yang kita lewati sebagian besar adalah pengalaman pertama ku sayang,dari kita tinggal di rumah kita sekarang.Di apartement ini,kegil*an aku saat ini bahkan kamar tempat aku dan kamu tidur di mansion utama tidak ada jejak masa lalu disana."terang Alex.


"Maksudnya?" tanya Alex.


"Aku tahu ,kamu pasti tidak nyaman dengan segala sesuatu yang aku lakukan dan aku berikan.Ada rasa takut di hati kamu kalau yang aku lakukan atau aku berikan ada keterikatan dengan masa lalu.Itu semuanya tidak ada.Keindahan dan kenyamanan aku tidak aku dapatkan darinya, entahlah..aku pun tak bisa segil* ini sama dia.Apalagi setelah aku tahu dia sudah tidak suci lagi saat bersamaku." ungkap Alex.


Najla menutup mulut nya tak percaya dengan apa yang di katakan suaminya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2