Hasrat Cinta Mr Duda

Hasrat Cinta Mr Duda
#Bertemu Musuh Masalalu


__ADS_3

"Dia sudah kembali ..." gumam Alex dengan mengeraskan rahangnya.


Melihat reaksi Alex tentu saja Najla bisa menangkap jika antara mereka ada sesuatu yang belum selesai.


"Apa mas? mas mengatakan sesuatu?" tanya Najla menatap suaminya dengan penuh selidik.


"Ah,ng_nggak.Sudahlah..sudah larut malam,kita harus istirahat." ucap Alex mengalihkan pembicaraan.


Najla mengangguk samar dan masih melihat tingkah sang suami yang sepertinya dia sedang memikirkan sesuatu.


"Aku harap kamu nggak bohong sama aku mas,karena aku yakin..kamu menyembunyikan sesuatu pada ku." ucap Najla dan langsung membaringkan tubuhnya.


"Bukan begitu sayang,kamu jangan buat aku merasa bersalah sama kamu."ucap Alex dengan wajah cemasnya.


"Tidurlah mas,semoga saja kamu akan mengubah pemikiran kamu.Berkata jujur walaupun menyakitkan,itu lebih baik.Dari pada sebuah kebohongan yang akan terjadi Boomerang buat kamu sendiri."ujar Najla dengan posisi matanya yang sudah terpejam.


"Hemmm.." jawab Alex singkat.


.


.


.


Pagi pun tiba saat sarapan pagi pun kini sudah ada di depan mata.


Dua orang laki-laki dengan usia berbeda terlihat tak bersemangat untuk pagi ini.


Najla melihat tingkah kedua laki-laki kesayangannya itu terlihat murung di pagi ini.Hatinya terasa tercabik melihat wajah kedua orang yang dia cintai begitu muram.


"Kalian nggak suka dengan sarapan yang bunda buat pagi ini ya?" tanya Najla memecahkan sunyi di meja makan itu.


"Apa karena sudah terbiasa bunda nggak masak jadi kalian nggak suka sama masakan bunda." ucap Najla lagi.


Najla di sini menyebut dirinya bunda untuk anak dan suaminya.


Kedua laki-laki yang sempat di sibukkan dengan lamunan mereka masing-masing kini terkesiap mendengar ucapan Najla barusan.


Dua laki-laki itu melihat arah Najla yang sudah terlihat menyelesaikan sarapannya.

__ADS_1


"Kalau kalian sudah nggak nganggap bunda ada,nggak masalah.Tapi, ingat..semua masalah pasti ada jalan keluarnya.Jangan cuma melamun ,itu bukan solusi untuk mengatasi masalah kalian." ucap Najla santai namun begitu menusuk di hati dua orang yang kini terlihat kelabakan.


"Bu_bukan begitu sayang,mas cuma..


"Sudahlah,nggak perlu di jelaskan.Mas juga bingung buat cari alasan kan? Kevin,kalau sudah selesai lekas pergi sekolah,Brian sudah di depan." ucap Najla beranjak dari tempat duduknya.


Saat keduanya ingin menghentikan Najla,sayang mereka urungkan karena mendengar perkataan Najla yang membuat mereka diam tak berani protes.


"Selama kalian masih saja begini,jangan temui bunda dulu.Bunda juga pusing lihat tingkah laku kalian yang bikin pusing orang." omel Najla langsung meninggalkan tempat itu dan naik ke lantai atas.


...****************...


Kedua pria yang tak lain anak dan bapak itupun saling pandang.Mereka menghela nafas dalam.


"Sudahlah,jangan terlalu di pikirkan tentang sikap bunda kamu.Sekarang kamu berangkat sekolah dulu." ucap Alex pada putranya.


"Kevin nggak mikirin soal sikap bunda.Kevin mikirin tentang hal lain.Papa yakin nggak mikirin bunda.Kevin nggak yakin.." ucap Kevin dengan senyuman mengejek dan dia pun langsung berlalu dari hadapan sang papa.


"Wooiii..apa maksud kamu?!" teriak Alex melihat tingkah anaknya yang membuat dirinya memikirkan kembali apa yang dia ucapkan pada Kevin.


"Shittt!!" umpatnya.


Dia tak mungkin bisa tidak memikirkan sikap istrinya pagi ini.Akibat pertanyaan sang istri semalam,dia tak bisa tidur nyenyak.Jadilah dia tidak sadar jika dia sudah membuat istrinya kesal.


.


.


Tet..tet..Tet..


Bel istirahat sekolah berbunyi.Anak-anak berhamburan keluar kelas menuju kantin sekolah.Begitu pun dengan Kevin,Brian dan juga Jasmine.


"Lo mau pesen apa Kev?" tanya Brian setelah mereka duduk di salah satu bangku di kantin


Pertanyaan nya tak di respon oleh Kevin akhirnya Brian mengalihkan perhatian ke arah sepupunya itu.


"Kevin kenapa,apa ada hubungannya dengan kejadian kemarin ?" bisik Jasmine pada Brian.


"Mungkin." jawab Brian singkat.

__ADS_1


Pluk..


Brian dengan sengaja memukul bahu Kevin sedikit keras membuat bocah itu terkejut dengan kelakuan sepupunya itu.


"Woiii..kenapa lo pukul gue njir !" semprot Kevin kesal.


"Lagian ditanya mau makan apa,malah ngelamun.Kalau ada masalah itu,mending cerita.Walaupun mungkin gue nggak bisa kasih solusi setidaknya hati Lo bisa sedikit lega." ucap Brian dengan merangkul bahu Kevin.


"Iya benar kata Brian,kalau Lo kayak gini terus..yang ada kasihan sama tante Najla.Pasti dia sedih,inget..bunda Lo nggak boleh stress.Apalagi dia lagi hamil muda." timpal Jasmine.


Kevin menatap Jasmine dan juga Brian bergantian.Dia pun menghela nafas panjang.


"Ini nggak segampang yang kalian pikir.Ini soal masalalu nyokap gue." ujar Kevin lirih.


"Soal tante Vania,kenapa memangnya ?" tanya Brian tambah penasaran.


"Gue,gu_gue..ketemu selingkuhan nyokap gue." ucap Kevin dengan nada gugup.


Jasmine dan juga Brian saling pandang mereka bengong mendengar pengakuan Kevin.


"Serius,kapan?" tanya Brian dengan wajah serius.


"Waktu kita di Mall."jawab Kevin singkat.


"Lo sudah cerita sama bunda?" tanya Brian


Kevin mengangguk."Tapi, papa kayaknya belum tahu.Sepertinya bunda belum cerita soal gue yang kemaren uring-uringan." ujar Kevin tertunduk lesu.


"Ini kan masalalu nyokap Lo,kenapa Lo kepikiran banget, sorry gue bingung saja." ucap Jasmine masih bingung dengan situasi yang ada di dalam keluarga kedua sohibnya itu.


"Iya,memang sudah jadi masalalu nyokap gue.Tapi, dari dia berbuat curang di belakang papa.Hidup gue ikut hancur.Gue seperti anak yang nggak dianggap sama bokap gue. Kalian tahu,gue sama bokap gue bertahun-tahun nggak dekat.Apalagi papa yang merasa trauma dengan pernikahannya.Lalu dengan aku yang masih kecil pun papa seperti nggak peduli.Gie deket sama bokap gue baru kemaren.Saat bunda hadir kembali di kehidupan papa dan juga aku." ungkap Kevin dengan wajah muramnya.


"Lo harus cerita sama bokap lo.Jangan biarkan masalalu kalian membuat bunda Lo tersakiti."ucap Brian membuat Kevin menatap sendu sahabat plus sepupunya itu.


...----------------...


Di lain sisi ,Alex dan Nando yang hendak pergi meninggalkan restaurant tempat mereka meeting tiba-tiba di kejutkan dengan sapaan seseorang.


"Wooww..tuan Alexander Abraham yang terhormat,apa kabar anda? akhirnya kita bertemu lagi.Ternyata hidup anda setelah sekian lama di tinggalkan Vania ternyata jauh lebih baik. Atau benar adanya jika anda ini tidak benar-benar mencintai istrinya.Sampai tidak bisa menjaga dan juga memberikan sedikit waktu nya untuk istri tercintanya.Sampai-sampai Vania rela berselingkuh dari mu demi sebuah perhatian laki-laki lain." ucap seseorang yang tak lain adalah Irwan Prayitno selingkuhan Vania dulu.

__ADS_1


"Baj*n*an !!" bentak Alex yang siap menyerang Urwan.


Bersambung


__ADS_2