
Tubuh Najla menegang dengan sikap Alex yang sedang memeluknya dari belakang.
"Ah,iya ba_bang..nanti aku telpon balik." ucap Najla dengan tergagap menjawab ucapan Alex.
Alex membalikkan tubuh Najla dan merekapun saling berhadapan.
"Kamu ngerasa nggak kalau kayaknya nggak cocok kalau kamu panggil aku dengan sebutan abang,bisa nggak kalau kamu..rubah panggilannya ?"
"Emmm.. cocoknya panggil apa?"tanya Najla dengan otaknya yang berpikir keras.
"Apa saja ,gimana kalau sayang..cinta ..suami ku..atau..
"No,lebay tahu nggak kalau panggil kamu pake bahasa alay gitu.Kalau gitu aku panggil kamu 'Mas' aja gimana?"
Najla tentu tak setuju dengan panggilan lebay bagi Alex,dia pun mempunyai usul kalau dia memanggil Alex dengan sebutan 'Mas'.
"Okelah kalau panggil mas,apalagi kalau manggilnya pake manja-manja pasti enak di dengernya," goda Alex
Najla melotot mendengar godaan Alex.Dia tak menyangka jika Alex bisa bersikap menyebalkan begitu.
"Apaan sih,dasar ganjen..!!"
"Ganjen sama istri sendiri nggak papa kali,kalau kamu mau manja-manja juga nggak dosa.Malahan pahala buat kita." ucap Alex dengan tersenyum miring.
Najla tersipu malu dengan ucapan Alex.Rasanya suaminya yang super awalnya terlihat menyeramkan saat ini seperti nya sangat sweet.
"Sayang..sini.."ucap Alex memanggil Najla dengan sebutan sayang.
Alex menuntun Najla duduk di sofa yang kamarnya.
Blush..
Rona merah wajah Najla menandakan betapa Najla menahan malu dengan perlakuan suaminya itu.
"Bisa nggak sih, panggilan nya biasa aja." protes Najla
"Mana bisa,kamu saja sudah rubah panggilannya masa aku nggak rubah juga.Oh iya ,kamu yakin ..kalau kita nggak akan mengadakan pesta pernikahan seperti yang lainnya?"tanya Alex mulai mode serius.
"Nggak lah ma_mas,nggak perlu.Aku cuma ingin kota sah aja menurut agama dan negara.Itu sudah cukup buat aku." ungkap Najla.
"Lalu ,kamu mau pindah kapan kerumah kita?" tanya Alex lagi.
"Ka_kalau aku,terserah mas saja.Kapan pun mas ajak kerumah mas,aku siap." jawab Najla dengan mengulas senyum tipis.
__ADS_1
"Kalau begitu ,gimana kalau besok saja sayang..?" tanya Alex
"Boleh,aku siap saja.Lalu mas Alex cuti berapa hari?"
"Cuma tiga harian sih ,kamu nggak ada masalah kan kalau kita tiga hari nanti di rumah saja?"
"Aku sih nggak masalah mas." jawab Najla.
"Oh iya ,kalau gitu besok kita kerumah aku dulu buat ambil baju ku."ucap Najla lagi.
"Nggak perlu khawatir soal itu,semuanya sudah aku bereskan."
"Hahh,kapan?"tanya Najla kaget karena Alex tak mengatakan apapun sebelumnya.
"Besok juga sudah rapih di kamar kita." jawab Alex." Kalau gitu,kita tidur yaa.." ucap Alex membuat Najla terkejut.
Rasa khawatirnya melanda hati Najla.Alex menarik lengan Najla dan membimbing nya untuk naik ke atas ranjang.
"Mas,apa mas....
"Ssssstttt..tidurlah,kalau nggak mau aku berubah pikiran untuk memakan mu saat ini juga." ucap Alex dengan berbisik di telinga Najla.
Bulu kuduk Najla merinding mendengar ucapan Alex barusan. Mereka pun berbaring di tempat tidur yang sama.
"Mas sudah tidur." ucap Najla pelan.
"Hemmm...tidur sayang," ucap Alex dengan mata terpejam.
Mendengar jawaban suaminya Najla pun mulai memejamkan matanya.Rasanya begitu nyaman dalam dekapan laki-laki yang dia dambakan dari dulu.
Alex membuka matanya mendengar dengkuran halus istrinya.Alex membingkai wajah istrinya,Alex pun mengecup kening Najla dengan lembut.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pagi hari Najla terbangun terlebih dulu.Dia mendongakkan kepalanya melihat wajah suaminya yang terlihat tertidur dengan damai.
"Aku nggak nyangka,kalau aku sudah jadi istrinya. Laki-laki yang selalu ada dalam doaku."gumam Najla
"Mas..mas Alex bangun dulu,sholat subuh dulu yuk.." ucap Najla membangunkan Alex yang masih tertidur dengan mengusap pipi Alex dengan pelan.
Alex pun terbangun merasakan usapan lembut tangan Najla." Pagi sayang.." sapa Alex saat matanya terbuka dan menyapa sang istri.
Tidur kali ini dia begitu merasa lebih nyenyak. Entah mengapa rasanya begitu nyaman memeluk wanita cantik yang sekarang ini sudah menjadi istrinya.
__ADS_1
"Selamat pagi juga mas,"balas Najla dengan senyuman manisnya.
Alex pun akhirnya mendekatkan wajahnya Najla dan mencuri satu kecupan di bibi* Najla membuat Najla terkejut dengan aksi Alex.
"Mas Alex mesum !!" pekik Najla langsung memukul dada Alex pelan membuat Alex terkekeh geli melihat ekspresi Najla.
"Morning kiss sayang ku," jawab Alex dengan menjepit hidung Najla pelan.
"Sudah ah ,aku mau ambil wudhu." ucap Najla dan beranjak dari tempat tidur nya.
"Sayang,kamu datang bulan?" tanya Alex dengan menunjuk ke arah tempat tidur.
"Astaghfirullahal'adzim..,terus gimana mas,aku nggak bawa pembalut lagi..!" ucap Najla dengan wajah sedihnya
"Ya sudah nanti mas mintain ke maid ,kali aja ada yang punya." ujar Alex.
"Tapi...
"Sudah kamu tunggu di kamar mandi,aku keluar suku sebentar." potong Alex mengusap kepala Najla dengan penuh kasih.
"Mas nggak malu?"
"Malu,malu kenapa? cari pembalut,itu nggak masalah sayang...sudah tenang lah." ucap Alex meyakinkan.
"Berarti mas juga nggak masalah kalau kita anu..anu.. maksudnya aku belum bisa melakukan kewajiban aku sebagai istri kamu yang seutuhnya."
Najla tertunduk dengan memejamkan matanya rasanya malu saat menyadari dengan kata-kata nya barusan.
"Heiii...kamu kan nggak niat buat nundanua kan,ini juga sudah jadi kodrat kamu sebagai wanita.Aku nggak papa kok...cuma satu mingguan kan,nggak masalah buat aku." ucap Alex dengan mengedipkan sebelah matanya membuat Najla salah tingkah.
...****************...
Setelah sarapan,Alex,Najla dan Kevin berpamitan untuk pulang ke rumah Alex.
"Mah ,pah ,Alex minta ijin untuk bawa Najla ke rumah Alex yaa.."ucap Alex pada Bono dan juga Wisya.
"Iya nak,papa sama mama titip Najla sama kamu,sayangi dia, lindungi dia,jika salah tolong bimbing dia yah.. jangan sampai terulang lagi dengan anak papa yang ini,dia teramat baik Lex,tolong cintai dia dengan tulus." ucap Bono sembari memeluk tubuh Alex.
"Baik pah, Insyaallah Alex akan lebih memperhatikan Najla dan tak mengulang kesalahan Alex di masa lalu." ucap Alex.
"Sebenarnya papi sama mami ingin kalian tinggal disini,tapi..karena memang harusnya kalian hidup berdikari..kita ikhlas untuk kalian memulai semuanya dari nol bersama,kalian berdua.Jangan pernah abaikan cucu kami Kevin..dia bagian dari kalian juga." ungkap papi Ryan dengan memeluk bahu cucunya.
Alex dan Najla saling pandang dan mengangguk mengiyakan permintaan mertua dan orang tua mereka.
__ADS_1
Bersambung