Hasrat Cinta Mr Duda

Hasrat Cinta Mr Duda
#Hari H


__ADS_3

Hari ini Kevin dan Brian sudah janjian di salah satu mall.Mereka akan membeli beberapa barang yang di butuhkan untuk persiapan acara pernikahan Najla dan Alex.


Sementara Najla sudah di pingit tidak boleh bertemu dengan Alex.Karena itulah Alex dua hari ini uring-uringan karena harus menahan rindu dengan calon istrinya.


Ponsel Najla pun tak luput dari sitaan bibinya.Keluarga dari mendiang mama Najla pun besok sudah sampai Indonesia untuk hadir di acara pernikahan Najla yang super sederhana dan simple itu.


Awalnya mendengar kemauan Najla semuanya protes karena mereka ingin mengadakan acara yang meriah namun,Najla tetap kekeh dengan pendiriannya untuk mengadakan acara sederhana.


Sedangkan Alex pun kesal dengan putranya yang ikut-ikutan mengerjainya.Kevin akan menolak jika Alex memintanya untuk menghubungi Najla melalui nomer Brian.Jadilah Alex dua hari ini sangat tersiksa rindu.


"Papa Lo gimana kabarnya Kev,apa masih maksa Lo buat hubungi aunty Najla ?" tanya Brian saat mereka ada di toko sepatu.


"Yah gitulah,asli..kalau Lo lihat papa sekarang pastinya ketawa.Beda jauh banget sama papa yang tegas.Sekarang hanya ada Alexander Abraham yang manja nya nggak ketulungan." ucap Kevin mengingat kembali kejadian di mana papanya memohon pada sang Oma untuk mengijinkan dia Vcall namun,hanya penolakan dari sang Oma yang papanya dapet.


Anehnya papanya bertindak seperti anak kecil yang merajuk pada ibunya.


****************


Hari yang di tunggu telah tiba.Hari sakral Alexander Abraham dengan Najla Maulida.


Perasaan Najla campur aduk.Rasa tak percaya dengan kenyataan yang terjadi saat ini.Bocah SMP yang dulu pernah mengidamkan berpacaran dengan laki-laki dewasa yang sudah menjadi kekasih sepupunya kini akan menjadi suaminya.


Rasanya baru kemarin dia patah hati karena sang pujaan hati memilih menikahi sepupunya dan dia menyerah untuk pergi meninggalkan Indonesia demi menjaga hati banyak orang.Kini nyatanya dia di takdirkan untuk kembali dan mengulang kisah cinta dengan orang yang sama namun,dengan rasa berbeda.


Rasanya baru kemarin dia bertemu dengan remaja yang memanggil dirinya bunda.Kini kenyataan nya dia akan menjadi ibu sambung remaja itu.


Kevin remaja yang menjadi ponakannya,anak dari sepupunya kini menjadi anak sambungnya.Yang awalnya menentang keputusan papanya yang akan menikahi Najla namun,dengan kedewasaan nya dengan lapang dada menerima keputusan papanya menjadikan Najla ibu sambungnya.


.


.


"Selesai, Alhamdulillah.. Masyaallah kamu cantik banget .Pasti semua orang akan pangling melihat kamu." puji Jelita pada adik sepupu suaminya.


"Kakak bisa saja,"ucap Najla malu.


Acara pagi ini Najla mengenakan gaun pengantin sederhana dengan warna putih tulang yang di buat khusus oleh Jelita.


Mereka akan menikah di KUA dan langsung ke panti asuhan untuk berbagi kebahagiaan disana.


Jantung Najla berdetak kencang dan gugup dengan acara hari ini.

__ADS_1


"Kenapa Na,kamu pasti nervous yaa?" tanya Jelita melihat Najla yang duduk tak tenang.


"Emangnya kelihatan ya kak,aku deg deg degan banget nih.." jawab Najla pada Jelita.


Jelita mengulas senyum mendengar ucapan Najla.


"Setiap pengantin pasti akan merasa gugup,kakak juga pernah merasakan juga.Dzikir banyak-banyak dalam hati,biar hati kamu tenang." ucap Jelita berupaya untuk membuat Najla lebih tenang.


"Je, gimana..Najla sudah selesai?" tanya Sarah yang masuk ke dalam kamar Najla.


"Sudah mi,apa sudah mau berangkat?" tanya Jelita pada ibu mertuanya.


"Mi, Nana kok deg degan ya mi.." ucap Najla pada istri dari kakak ibunya itu.


"Tenanglah,ada kami untuk kamu." ucap Sarah memegang tangan keponakan suaminya itu.


Najla berpikir apa Alex akan sama dengan dirinya saat ini,apa dia akan gugup seperti dirinya karena dia kan bukan yang pertama kalinya.


Sarah dan Jelita membantu Najla dengan membimbing langkah Najla keluar dari kamar nya.


"Masyaallah kamu cantik banget nak.." ucap Sarah mengagumi kecantikan Najla sepintas seperti almarhumah sang ibu.


Keluarga Najla dengan iring-iringan mobil yang membawa pengantin wanita ke arah KUA yang akan menjadi tempat Alex dan Najla melakukan pernikahan mereka.


"Kamu bisa saja." balas Najla menanggapi godaan sahabatnya itu.


.


.


" Kawin..kawin.. sebentar lagi aku kawin.."


Nyanyian Kevin untuk meledek Alex terus saja terdengar di dalam mobil mereka.


Sedari semalam Kevin selalu menggoda papa nya yang akan menikah hari ini.


"Kevin !!" teriak Alex membuat papi dan mami nya melotot ke arahnya.


"Kevin ledekin aku mih," adu Alex pada mami nya dengan nada manja.


"Sudah tua ,masih suka ngadu...huuuuuuuuu..." ejek Kevin pada sang papa.

__ADS_1


"Anak nggak ada akhlak,awas kamu...mau papa potong jatah jajan kamu !!" ancam Alex pada Kevin.


"Yaaahhh..main ancam potong uang jajan,nggak Aci nih..." protes Kevin dengan ancaman Alex sang papa.


"Kamu ini, ngapain kamu mau potong uang jajan cucu mami,kayak miskin aja..!!" ejek maminya mendukung sang cucu.


"Tau nih Oma," ucap Kevin dengan mengerucutkan bibirnya.


"Ya sudah nanti opa transfer ke rekening kamu." ujar sang Opa membuat Kevin bersorak bahagia.


Sementara Alex melihat tingkah putra nya hanya bisa menggelengkan kepalanya.


Tiga puluh menit rombongan Alex sampai di parkiran kantor KUA bersamaan dengan iringan mobil pengantin Keluarga Najla.


Jelita membantu Najla turun dari mobil dan di bantu juga oleh Nunik.


Sementara rombongan Alex sudah menunggu di teras kantor KUA.


"Pah,bunda cantik banget !!' pekik Kevin heboh saat melihat sosok calon ibu sambungnya yang berjalan diapit Jelita dan Nunik yang tampak begitu cantik dengan balutan gaun pengantin sederhana.


Alex mengikuti pandangan sang putra dan sedetik kemudian dia mematung melihat paras ayu Najla yang begitu mempesona.


Gadis ABG yang dulu dia bilang bay kencur kini menjadi menjadi bidadari yang turun dari kayangan.


"Ile* tuh netes..,"bisik Nando membuat Alex reflek mengelap bibirnya dan langsung menoleh pada Nando dan Kevin yang terkekeh melihat tingkah bod*h Alex.


Hahahaha..


Keduanya kompak tergelak melihat w Alex membuat Alex malu.


"Sial*n kalian berdua,awas !!" umpat Alex dan mewanti-wanti keduanya.


Interaksi ketiganya tak luput dari pandangan orang-orang yang ada disana membuat mereka menggeleng gelengkan kepala mereka melihat tingkah anak dan ayah yang benar-benar membuat gelak tawa para keluarga.


"Assalamualaikum.." ucap Alex saat tepat ada di depan calon istrinya.


"Wa'alaikumsalam.." jawab mereka.


"Cantik.." bisik Alex ke Najla dan membuat tersipu malu.


"Hehhh..kalian jadi nikah nggak !!" seru Nando yang sudah ada di depan pintu ruangan untuk melakukan pernikahan mereka.

__ADS_1


Reflek Alex langsung menggenggam tangan Najla masuk ke dalam ruangan tersebut..


Bersambung


__ADS_2