Hasrat Cinta Mr Duda

Hasrat Cinta Mr Duda
# Menjalani dengan Jalan yang Benar


__ADS_3

"Maksudnya apa mah?"


"Maksudnya mama dan papa ingin kamu menjadi bunda dari Kevin dan menjadi istri Alex Naa.." ucap Bono membuat Najla terkejut.


"Tapi mah,pah,Bang Ale ..


"Soal Alex ,nanti kita akan bahas nanti.Soal permintaan Vania memang Alex belum tahu.Tapi, yang jelas kita nggak ngada-ada kok." ujar Widya.


"Kami pikir,kalau kamu nggak akan pernah kembali ke Indonesia.Karena, keberadaan kamu pun susah kami temukan."ucap Bono.


"Maaf mah ,pah,aku yang minta bantuan Oma untuk memblock akses tentang kami."ungkap Najla.


"Kenapa nak,apa yang buat kamu begitu menghindari kami?"tanya Bono


"Aku ingin fokus pada pendidikan dan juga aku ingin menjaga perasaan kak Vania saat itu."


Bono dan Widya saling pandang.Mereka tersenyum mendengar perkataan ponakannya yang sudah mereka anggap sebagai anak mereka sendiri.


"Apa karena soal perasaan kamu pada Alex saat itu?" tanya Widya menggenggam tangan Najla.


Najla menatap Widya dengan mengernyitkan dahinya.


"Mama...


"Sayang, walaupun kamu nggak lahir dari rahim mama,dari tatapan mata kamu dan sikap kamu yang menjelaskan hal itu. Walaupun kamu bersikap biasa di depan kakak kamu dan juga Alex tapi, saat kamu memandang Alex saat tunangan mereka mama bisa tahu bahwa perasaan kamu untuk Alex bukan hanya sebatas adik dan kakak."ungkap Widya.


Widya awalanya memang tidak memperhatikan sikap Najla pada Alex namun,saat mendengar pertengkaran Alex dan Vania karena Vania merasa cemburu pada Najla ,itu membuat Widya penasaran.Apalagi saat pertunangan Alex dan Vania ,saat Widya memanggil Najla di kamar jelas terlihat mata sembab Najla yang menerangkan jika ada sesuatu yang tidak beres tentang tingkah Najla.


Benar saja saat acara tukar cincin.Widya sempat melihat Najla menyeka air matanya beberapa kali dan terlihat Najla pamit untuk istirahat karena tak enak badan.Interaksi Najla dengan Alex yang mungkin saat itu Alex masih belum paham akan perasaan Najla bersikap biasa tapi,untuk Najla ada perasaan yang terluka dalam hatinya.


Widya pun pernah melihat Najla yang diam-diam menangis dan memukuli dadanya dan mengatakan jika perasaan nya salah dan dia harus mengalah dan menghilang.


Sebenarnya ,Widya tak pernah menyangka jika Najla mengambil keputusan untuk pergi meninggalkan rumah mereka dan langsung menghilang begitu saja.


Saat Najla benar-benar hilang ternyata Widya melihat sikap Alex yang tidak tenang dan tidak berhenti untuk mencari keberadaan Najla sampai bertahun-tahun.

__ADS_1


Hubungan Vania dengan Puput pun tidak sedekat seperti Puput dengan Najla.Vania lebih suka pergi dengan teman-temannya di banding mengunjungi mertua atau orang taunya.Kevin sedari kecil pun jarang di urus oleh Vania karena memang Vania menjalankan bisnis Bono.Walaupun memang intensitas pertemuan Vania lebih sering dari pada interaksi Alex dengan Kevin.Sampai dimana badai rumah tangga mereka porak poranda.


Widya dan Bono tahu ,jika Alex sudah berusaha memaafkan kesalahan Vania namun,itu terlambat dan sampai dimana kenyataan pahit jika Vania hamil dengan selingkuhannya.Kecelakaan itu terjadi dengan segala penyesalan yang mendalam bagi Vania.


"Mama ,Nana..Nana..memang dulu menyukai Bang Ale,itu dulu.Nana juga nggak mungkin bisa jadi orang yang di cintai bang Ale." ujar Najla.


"Kenapa kamu bicara seperti itu?"tanya Bono melihat Najla yang menunduk.


"Sudahlah,mama sama papa mau ke mansion keluarga Abraham.Pulang kerja kamu langsung kesana !!" ucap Bono lagi dengan nada tegas.


Najla mengangguk mengiyakan permintaan Bono.


...****************...


Saat ini di rumah keluarga Abraham sudah ada Alex dan kedua orang tuanya.Ryan sengaja menyuruh Alex pulang lebih awal karena ada beberapa hal yang perlu di bahas dengan orang tua Vania.


Bono menyerahkan sebuah surat yang ditulis Vania dan Alex sudah membacanya.


"Gimana Lex?" tanya mama Puput.


"Mama sudah bilang soal keinginan Vania pada Najla." ucap Widya pada mantan menantunya.


"Lalu tanggapannya apa jeng,apa dia setuju?" tanya Puput dengan semangat.


"Mi..sudahlah, jangan di paksa.Aku juga nggak mau kalau dia menerima aku hanya karena dia menjalankan semua keinginan Vania dan keinginan kalian.Aku nggak mau dia sedih lagi.Dia berhak bahagia." ujar Alex.


"Tapi Lex...


"Mah,Kevin nggak setuju." potong Alex.


"Hahh?!"


Semua terkejut dengan ucapan Alex.Mereka melupakan persetujuan Kavin.


"Kenapa Kevin nggak setuju,bukannya dia saja sudah manggil Najla dengan bunda.Kok nggak setuju sih?!" tanya Puput merasa kecewa mendengar jika cucunya tak setuju.

__ADS_1


"Apa alasan Kevin menolak Najla jadi ibu sambungnya?" tanya Bono


"Dia berpikir ,kalau kami menikah kita sudah berkhianat pada ibunya.Dia nggak mau posisi ibunya tergantikan." ungkap Alex.


"Astaghfirullahal'adzim..kenapa Kevin beranggapan begitu,apa kamu nggak bilang kalau mamanya sudah merelakan kamu menceraikan nya.Apa dia tidak mikirin perasaan kamu yang di sakiti hatinya karena perselingkuhan mamanya?!"


Puput sudah tidak tahu lagi dengan jalan pikiran Kevin cucunya,memang salah Alex saat mengetahui Vania selingkuh dia sama sekali tidak pernah mempedulikan Kevin dan mungkin kesan nya Alex itu tak sebaik mamanya.


"Mami !!" pekik Alex mengingatkan kembali maminya karena di sana masih ada orang tua Vania.


"Maaf jeng,Mas..saya kelepasan.Alex anak saya sudah mengalami banyak hal.Dia harus terapi karena rasa traumanya dia harus konseling ke dokter untuk mengembalikan rasa percaya nya akan sebuah hubungan.Alex pernah melamar Najla karena bagi Alex Najla bisa membantunya untuk menyembuhkan luka hatinya.Taoi memang kurang etis kalau Alex menikahi Najla karena sebuah alasan yang jelas membuat Najla menganggap dirinya di manfaatkan saja." ungkap Puput.


"Lex,jika kamu ingin Najla menjadi istrimu dekati dia dengan jalan yang baik dan benar.Jangan hanya ada kepentingan pribadi kamu memanfaatkan perasaannya lagi.Dia sudah lebih dari cukup umur nya.Kamupun bukan anak muda lagi."ujar Bono.


"Iya pah,maaf Alex sempat menginginkan Najla hanya bisa membuat Alex normal lagi." ucap Alex merasa bersalah.


Perbincangan masih berlanjut dan tak ada yang tahu di balik tembok ada seseorang yang mendengarkan perbincangan mereka.


Hatinya merasa dilema,menyesal,marah dan kecewa.Memang tak selamanya yang kita anggap baik itu tak pernah buat salah.Yang kita lihat tak baik tak selamanya dia jahat dan pastinya ada sisi baiknya.


Kevin lama merenung di dalam kamarnya dan melangkah ke balkon kamarnya.Dia melihat di bawah dekat taman belakang sosok papanya ada disana sedang memberikan pakan untuk ikan-ikan yang ada di kolam belakang.


Kevin pun akhirnya memutuskan untuk turun dan menghampiri sang papa.


"Pah," panggil Kevin saat sudah ada di belakangnya.


Alex menoleh kebelakang dan ternyata putranya


"Ehhh..son,kamu sudah pulang,kok papa nggak lihat kamu pulang?" tanya Alex yang memang tidak melihat Kevin pulang.


"Aku lewat pintu dapur, langsung ke kamar.Karena aku lihat papa sama yang lain lagi bicara serius tadi. Pah...kalau papa mau menikah sama bunda,Kevin setuju.Tapi,papa harus menikahi bunda dengan Cinta yang tulus dan papa harus janji jangan buat bunda pergi lagi dan jangan buat bunda merasa hanya untuk menjadi pendamping saja..papa ngerti maksud Kevin kan?"


Ucapan Kevin tentu membuat Alex terkejut .Bagaimana bisa anaknya bicara begitu dewasa dan juga terlihat dia menekan keegoisan nya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2