Hidden Marriage

Hidden Marriage
Bab 27


__ADS_3

Haiii....


Lagi ngga mood semoga hasilnya tidak mengecewakan ya.


Agak halu sih tapi ya udah lah ya nikmati aja 😁.


Jangan lupa vote dan komennya 🤗



***



Dito menepikan motornya disebuah toko bunga. Ia membeli buket bunga Mawar putih untuk Abel sebagai permintaan maaf. Dito segera membayar buket bunga Mawar pesanannya. Ia pun segera melajukan motornya ke rumah.



Setibanya dirumah, Dito sudah diberondong pertanyaan oleh mamanya tentang keberadaan Abel. Dito yang baru pulang kebingungan.



"Loh ma, bukannya Abel udah duluan pulang ya?" tanya Dito bingung.



"Belum. Udah jam berapa ini coba?" ucap Sarah khawatir.



"Mungkin ke rumah ayah kali mah." jawan Dito tak yakin.



"Ngga mungkin, wong tadi kakaknya telpon mama tanya kabar Abel. Berarti Abel ngga kesana Dit. Aduh Abel kemana ya? Perasaan mama ngga enak." ucap Sarah sambil mondar mandir.



"Beneran Abel belum pulang mah? Mungkin Abel udah dikamar mah tapi mama ngga tahu." ucap Dito sambil menelpon Abel.



"Seharian ini mama dirumah gak kemana mana. Mama juga udah berkali kali memeriksa kamar kalian tapi ngga ada siapa siapa. Aduuuh kemana ya udah malem loh ini."


__ADS_1


Sarah makin khawatir. Begitu juga dengan Dito. Ia terus menghubungi Abel meski ia tahu Abel tidak menjawab teleponnya.



Sementara itu, Abel yang ketakutan dan frustasi semakin di kejutkan dengan kedatangan sosok tak kasat mata yang sudah sedari tadi memperhatikannya. Ia adalah penghuni gedung kosong tersebut. Sejak beberapa waktu lalu Abel dipaksa masuk ke gedung kosong ini, si makhluk itu hanya diam memperhatikan apa yang dilakukan oleh anak anak adam tsb.



Tapi kedatangan Abel kali ini mengusik ketentramannya. Dengan sorot mata yang berwarna merah, ia menatap Abel yang ketakutan karena kedatangannya.



"Pergi!! Jangan mendekat!!" teriak Abel histeris saat makhluk itu berjalan mendekat. Abel meronta ronta melepaskan diri padahal ia tahu itu percuma.



"Apa yang kau lakukan di rumahku gadis manis?!" suara makhluk itu menggema. Abel semakin ketakutan. Sosok hitam itu kini sudah menjulang di depannya. Mata merah itu membuat Abel ketakutan.



Posisi Abel yang tengkurap dengan kursi yang menempel di punggung membuat badannya sakit dan kesusahan untuk bergerak.



"PERGI!! JANGAN MENDEKAT!! PERGII!!" Abel menjerit histeris.




Srettt...



Makhluk bermata merah itu membuka selotip yang membelenggu tangan dan kaki Abel dalam satu kali sentakan. Abel merasakan tangan dan kakinya terbebas pun membuka mata.



"Pergilah... Tempatmu bukan disini." ucap makhluk bermata merah itu. Abel mulai berdiri dan melangkah ragu ragu. Ia masih melihat sosok bermata merah itu memperhatikan dirinya.



Makin lama Abel makin menjauh dari makhluk itu. Abel berlari meninggalkan gedung kosong tak berpenghuni itu tanpa ingin menoleh lagi ke belakang. Ia takut makhluk itu mengejarnya. Abel bahkan menabrak apapun yang di depannya hingga ia tak sadat jika lengan kanannya sobek karena tergores pecahan kaca.


__ADS_1


Abel terjatuh berkali kali dan akhirnya ia pun berhasil keluar dengan selamat dari gedung itu berkat bantuan makhluk bermata merah yang menjaganya. Yang Abel pikirkan saat ini adalah ia harus pulang kerumah.



"Loh neng Abel. Neng Abel dari mana? Kok belum pulang?" tanya Satpam yang menjaga gerbang sekolah saat melihat Abel berlarian dari belakang sekolah.



Abel tak menghiraukan satpam penjaga dan terus berlari. Satpam itu pun berteriak teriak memanggil Abel dan akhirnya...



Bruukkk....



Abel menabrak sesuatu yang keras. Abel tak berani melihat karena takut makhluk bermata merah itu yang menangkapnya.



"aku mohon jangan bawa aku. Aku mohon " ucap Abel ketakutan. Pandangannya mulai meredup dan akhirnya semua terlihat gelap.



***



TBC...



Maafkan ya yang jd halu.


Maaf juga pendek banget beneran lagi buntu ide nih.


Mungkin efek nonton Annabelle 😅.


Siapa yang udah nonton Annabelle?


Sendirian apa rame2?


Aku? Sendirian donk.


Ga seru nonton pelem hantu rame2 kek mau arisan kompleks aja 😝😝😝

__ADS_1



__ADS_2