Hidupku penuh air mata dan luka

Hidupku penuh air mata dan luka
harus kuat


__ADS_3

Aku pun keluar dari rumah itu,tujuanku saat ini hanya ke penginapan dan besok baru akan cari kontrakan,aku harus kerja untuk mendapatkan pemasukan karena kalau tidak tabunganku pasti habis,dan mereka hanya menertawaiku. Saat aku sampai di depan penginapan,kak Samsul mencegahku dan mengajak ku pergi entah kemana. Dan tak lama ke.udian dia berhenti dan menelpon seseorang. Tidak lama datang seorang gadis cantik menghampiri kami.


" kamu tinggal disini saja,disini aman kok. Tidak ada yang akan tau kamu ada disini. Aku sudah bayar kontrakan ini selama 6 bulan,tapi maaf belum ada isinya,besok kamu bisa minta bantuan Putri menemani kamu belanja. Sana masuk,aku tidak bisa nemenin kamu karena disini tuh kontrakannya isinya cewe semua,cowo gak boleh masuk kalu sudah malam. Besok aku akan berkunjung." ujarnya padaku.


"Makasih banyak kak,dan maaf lagi lagi aku ngerepotin kakak. Oiyya ini gadis canti pacar kakak ya?" tanyaku mencoba mencairkan suasana agar dia todak kuatir padaku,karena walau bagaimanapun,wanita manapun habis alami KDRT pastinya gak akan bisa tersenyum,namun aku harus kuat menghadapi,aku gak mau kembali ke keluargaku juga,aku harus jadi wanita tangguh.


" Bukan kok kak,Putri adalah adek sepupunya kak Samsul. Kami ini saudara kak,jadi jangan kwatir.yuk masuk kak gak baik dsini terus sdah malam juga. Dan kak Sam,sana pulang disini gak boleh nerima tamu cowo malam malam." usir putri pada kak samsul. Ternyata nih anak lucu juga.


" oiyya kak, namanya siapa?" tanya Putri sambil ulurkan tangannya,akupun menyambutnya.


" nama ku Aini," jawabku.


" yuk masuk,malam ini kakak nginap di kontrakanku saja,besok baru kekontrakan kakak ya,soalnya belum beres bers disana soalnya kak sam mendadak sih mintanya." jelas putri,


"Iyya makasih ya,dan maaf sudah repotin." kami pun masuk dan langsung istirahat,ternyata disini ada dua kamar,kontrakannya lumayan luas dan nyaman. Pasti kontrakan sini mahal dan kak samsul tadi sudah bayar 6 bulan ke depan.


" Put,kontrakan disini mahal gak?" tanyaku penasaran karena aku harus mulai perhitungan.


" gak kok kak,disini paling murah. Cuma 1 ,5 aja perbulan sudah dengan air, kalau listrik ya tanggung sendiri tinggal isi token aja." jelasnya.


" murah yna luas dan nyaman banget,kamu dah lama tinggal disin?" tanyaku lagi

__ADS_1


" iyya kak, aku dah setahun disini soalnya aku kuliah disini." ternyata dia anak kuliahan.


" ow gitu,kamu ambil jurusan apa nih.?" ya aku kok kayak wartawan nanya dia terus.


" bisnis kak,soalnya  aku pengen tuh bisa buka usaha sendiri. Soalnya kan aku anak kurang beruntung kak, aku anak yang tidak diakui,untungnya kak Sam mau bantu aku,dia yang nyekolahin aku mpe sekarang." wah ternyata Samsul orangnya baik sekali ya..


" kok kurang beruntung,gak diakui gimana? Eh maaf kaka kok jadi kepo sama hidup kamu." ucapku merasa gak enak.


" aku tuh anak yang lahir luar nikah,kata mama,papa gak mau tanggung jawab jadi mama gak bisa akui aku sama orang,saat hamil sampai lahiran mama sembunyi di perkebunan om Arif." jelasnya,ternyata ada lebih menyedihkan dari hubunganku sama mama hana,tapi dia lebih beruntung bisa sekolah mpe kuliah.


"Ya udah yuk kita tidur aja,biar besok bisa beberes." ajakku karena aku mang sudah lelah sekali.


" kak,ini kunci kontrakan kakak,rumah tuh 1 rumah dari sini nti aku antar cuma aku gak bisa bantu soalnya aku ada kuliah pagi." terang putri sambil makan sarapannya.


"Iyya gak apa kok put,kmu berangkat aja,aku bisa koj sendiri lagian ga banyak juga bawaanku." ucapku


" oiyya perlengkapan ntar pake jasa kurir aja ya soalnya tadi ada telpon kak sam,katanya kaka dilarang keluar dulu. Soalnya om Arif nyariin kak."


" kok nyariin aku,kan dia sudah ada pacarnya dan lagian aku mau urus perceraianku juga." ucapku.


" eh kamu kok panggil ke kak Samsu cuma kaka sedangkan ke om Arif panggilnya om mereka kan kakak adik sepupu?" tanyaku penasaran.

__ADS_1


"Ya karena om Arif lebih tua dri mamaku. Sedangkan kak Sam umurku sama dia cuma beda 5 tahun." jelasnya


" ya udah kak,yuk ke kontrakan,aku sekalian lgsg kuliah." ajak putri setelah aku bereskan sisa sarapan kami. Baru juga aku mau berdiri tiba tiba putri kembali dan mendorongku ke kamar.


" kaka diam disini, diluar ada om Arif. Ini kunci kontrakan kakak,aku gak bisa antar,aku akan menghalau  om arif dengan alasan aku kuliah pagi,inj kunci cadangan kontrakanku,aku akan kunci dari luar dan nti kaka bisa keluar pake kunci itu," ucapnya keluar tergesa karena gak mau membuat om Arif curiga.


" wah ada angin apa nih om Arif pagi pagi kesini ngalahin pagi pagi ambyar gitu.? "Kelakar Putri.


" kamu  bukannya ngajak masuk eh malah ngedorong keluar,aku lum sarapan ini putri." ucap om Arif mencoba masuk kontrakan,aku pun keringatan takut kalo dia masuk.


"Aduh om,gak liat apa aku ini dah rapi dah cantik,ya mau ke kampus lah,lagian om ngapain pagi pagi disini bukannya kerja." ucap Pitri mencoba usir om Arif.


" aku tinggal di kontrakanmu dulu ya,istirahat aku kecapean ini semalam gak ada istirahat." pinta om Arif membuat putri membelalakkan matanya.


" eits gak bisa dong om,ini tuh kontrakan Khusus putri yang putra  noh di lorong sebelah,disini tuh gak boleh ada pria. Udah sana pulang putri mau berangkat kuliah." usir putri sambil kunci kontrakannya,


" eh om,antarin aku ke kampus yuk,daripada om bengong disitu." ucap Putri agar om Arif segera pergi.


" ya udah yok," ucap om Arif. Dan setelah mereka pergi aku pun keluar menuju kontrakanku. Tak lupa aku kunci kontrakan Putri.saat sampai disana aku oun langsung bersih bersih seadanya karena mang kontrakannya terawat dan bersih. Kini aku menjadi sebatang kara lagi,dan aku harus kuatjalani hidupku agar aku tidak diremehkan.ya aku harus punya opemasukan agar aku tidak terlalu bergantung sama kak Samsul,aku harus kerja tapi apakah ada lowongan. Sedangkan aku gak punya ijasah. Atau aku coba jualan aja ya,soalnya kuliahat disekitar sini gak ada warung yang menyediakan bahan pokok,aku coba diskusi sama Putri saja nanti. Selesai beres beres aku mau masak tapi peralatan masak belum ada dan bahan makanan pun lum sempat belanja. Sedangkan aku gak boleh keluar dulu kata Putri. Ya gimana dong. Tak lama kemudian ada mobil box berhenti,aku intip dijendela saja,mereka seperti mencocokkan alamat. Tak lama mereka menurunkan barang dan mengetuk pintu,setelah q buka dan tanda tangan serah terima mereka pun masukkan barang itu,kini aku bisa masak untuk putri juga,sisa bahan makanan yang belum ad,aku coba delivery saja bahan masakan. namun baru juga mau pesan bahan masakan ada lagi kurir yang antar.


"Kini semua sudah lengkap,aku masak aja jug untuk putri biar dia gak repot saat pulang kuliah nanti." ucapku pun berlalu dan masak untuk makan siang...

__ADS_1


__ADS_2