Hidupku penuh air mata dan luka

Hidupku penuh air mata dan luka
pencarian


__ADS_3

Aini hanya mampu terdiam atas pertanyaan yang Samsul lontarkan. Karena suasana jadi canggung maka Putri pun bersuara.


" lah mang kak Samsul mau bagaimana toh?" ucap Putri mencoba mencairkan suasana,namun hal itu membuatnya mendapatkan jitakan dari sang sepupu.


" Dasar lo perusak suasana aja sih Put." dengus Samsul kesal. Sedangkan Aini hanya bisa tersenyum.


" sudahlah kak. Kenapa sih jadi bertengkar begini. Betul kata Putri mang kaka maunya gimana toh?" ucap Aini disambut tawa sama Putri,sedangkan Samsul cemberut dan bermuka masam.


" Bully aja terus... Bully aja diriku.." ucapnya kesal.


" Kak, aku sayang sama kakak,tapi saat ini banyak yang harus ku perjuangkan,aku ingin membalas semua perbuatan mereka. Mama Hana,om Arman,dan om Arif. Apa yang dulu mereka berikan akan aku kembalikan." ucap Aini dengan mata berkaca kaca.


" Tapi,untuk sementara aku ingin menghindar dulu,biarkan mereka tenang dan bahagia sebelum kehancuran menghampiri." sambungnya.


"Baiklah Ai,aku menurut kamu saja." kata Samsul dijawab anggukan sama Aini dan Putri.


" baiklah,ini surat cerai aku bawa dan akan aku berikan pada Arif besok malam,tapi apa kamu tidak ingin bertemu dengannya dan melihat kondisinya?" tanya Samsul.


" aku rasa kaka tau jawabannya jadi tak perlu ku jawab." kata Aini disambut tawa ma Putri.


" makanya kak Samsul itu ngira ngira dong bertanyanya,jangan ngadi ngadi haha" ucap Putri.


" barangkali kan mau ketemu sama mantan suami dan mantan madu." ucap Samsul.


" ada benarnya juga kali ya kalau aku nemui mereka agar mereka tidak mengganggu aku lagi dikemudian hari." monolog Aini. Namun langsung disambut larangan sama Putri.


" jangan kak,nanti mereka mencelakai kakak,karena yang ku dengar tante Indri dan tante Mika ingin mencelakai kaka karena gara gara kaka om Arif kambuh penyakitnya. Kemarin tuh aku dari rumah tante Mika ingin cari info gitu keadaan gimana tapi aku malah dengar rencana jahat mereka. Mereka ingin melakukan sabotase sehingga mereka tidak dicurigai. Dan hal itu juga yang mereka lakukan sama istri pertama om Arif." ucap Putri membuat Aini dan Samsul terkejut.


" maksudnya gimana Put?" tanya Samsul.


" ternyata yang menyebabkan istri om Arif kecelakaan itu perbuatan tante Mika dan tante Indri karena tante Mika tidak suka sama dia  dan itu karena tante Mika tidak bisa menguasai keuangan om Arif. Jadi dia kerja sama sama tante Indri,namun setelahnya tante Indri menghilang dan baru muncul menggoda om Arif. Dulu memang om Arif belum kenal sama tante Indri,karena saat itu mereka merencanakan tante Indri hadir setelah istri om Arif meninggal, ya hadir disaat om Arif rapuh gitu supaya tampak natural katanya. Namun rencana mereka gagal karena tante Indri hilang. Dan hadirnya tante Indri itu sebagai pihak ketiga itu rencana dari mereka. Mereka tidak mau membunuh kamu langsung,tapi ingin menyiksa kamu perlahan. Dan tante Indri ternyata temanan sama tante Hana. Ternyata mereka bertiga berteman sejak masih sekolah dan mereka memusuhi orang yang bernama Vivian karena katanya Haris memilih Vivian dan mengabaikan tante Hana." cerita Putri membuat Aini menangis dalam diam.

__ADS_1


" lah terus apa hubungannya permusuhan mereka dengan Vivian sama Aini?" tanya Samsul heran.


" aku juga tidak mengerti soalnya aku langsung pulang karena harus kuliah." ucap Putri.


" itu karena aku anaknya Haris dan Vivian." ucap Aini  membuat Samsul maupun Putri terkejut.


" serius kamu Ai? " tanya Samsul. Dan akhirnya Aini pun menceritakan semuanya dan membuat Samsul geram terhadap tante Hana.


" ternyata dia Pelakor teriak pelakor." ucap Putri.


Mereka pun akhirnya tertawa bersama. Kini Samsul paham akan kenapa Aini tidak ingin hubungan mereka ada ikatan karena Aini ingin membuat perhitungan pada masa lalunya.


*


Esok hari pun Aini packing semua barang barang yang akan dia bawa ke Jakarta dan dibantu sama Putri. Tidak banyak mang cuma barang pribadi yang dia bawa. Kini Aini siap akan meninggalkan kota ini dan akan mulai hidup baru dan dengan pribadi yang baru.


" Kak Ai,sering sering telepon aku ya." ucap Putri.


" Ai kamu dah siap berangkat kah?" tanya Bu Wiwi.


" iyya tan,sebentar lagi aku berangkat ke bandara."


" kamu pergi sendirian ya,jangan sama Putri dan Samsul." larang ibu Wiwi.


" loh kenapa tan,mereka semua yang bantu aku selama ini?" tanya Aini heran.


" mereka semua diawasi oleh orang suruhan Arif,sebaiknya sekarang kamu pergi dari sana karena Arif akan kesitu kini dia tau kamu sembunyi di sana." perintah ibu Wiwi membuat Aini kelabakan. Mereka pun buru Buru mengosongkan rumah itu dan saat mereka akan keluar sebuah mobil hitam berhenti dan itu cukup membuat Aini terkejut dan seorang pemuda turun menghampiri


" aku di suruh tante Wiwi menjemput yang nama Aini." ucap pria itu datar.


" eh apa buktinya?" semprot Putri.

__ADS_1


" silahkan tanya langsung." sambil menyodorkan hpnya ke putri,di sana mang panggilan video berlanjut dengan ibu Wiwi.


" Ai,kamu berangkat sekarang,itu Reno yang jemput kami akan jadi asisten kamu." ucap ibu Wiwi mengejutkan. Dan mereka pun pergi secepatnya dari sana sedangkan Putri dan Samsul mereka pun meni gagalkan kontrakan itu dan memilih bersembunyi juga dari pada dapat masalah. Karena Samsul yakin dia bakalan jadi samsak oleh kaka sepupunya itu.


" Put,kamu mau tinggal dimana sekarang,tidak mungkin bisa kucing kucingan terus sama Arif?" tanya Samsul membuat Putri berpikir.


" kalau aku pindah kuliah gimana?" tanya Putri.


" boleh aja sih tapi pasti Arif nyari kamu ke kampus pindahanmu.lagian kamu kan tinggal urus skripsi kamu mana bisa pindah begitu saja."ucap Samsul.


" betul juga sih lagian skripsiku dah selesai kok aku pasti banyakan di rumah dari pada  kampus,terus kak Samsul gimana hadapi om Arif?" tanya Putri.


" aku akan kembali ke kantor pusat yang emang kan Arif gak tau perusahaan ku itu. Bahkan kak Nasir dan kak Mika tidak tau. Aku akan ke Jakarta saja ntar malam. Ntar aku ambil tiket tengah malam yang mana Arif lagi lengah." ucap Samsul.


" lah aku sendirian dong kalau begitu." ucap Putri gak terima ditinggal sendiri.


" atau gini aja,kamu percepat skripsimu,trus ikut aku aja atau kamu sembunyi saja dulu di rumah temanku.?" tawar Samsul.


" iyya aku sembunyi saja tapi aman gak aku di sana jangan smpe aki jadi perkedel di sana."


" aman kok,mereka juga bisa jadi bodyguard kamu."


" ya udah deh kita ke sana saja,tapi gimana caranya kita ambil pakaianku. Lagian kontrakan juga sudah selesai masanya jdi aman aja." ucap putri.


" ntar malam kita ambil sebelum aku ke bandara." ucap Samsul. Dan kini mereka pun ke rumah teman Samsul. Sedangkan tak lama setelah mereka tinggalkan kontrakan Arif  pun sampai. Mendapati kontrakan kosong membuat dia ngamuk.


" om,gak usah ngamuk,orangnya juga sudah pergi bawa barang barangnya. Mending om cari diluar sana,mereka baru aja berangkat pake mobil putih." kata tetangga yang sengaja kasi informasi salah.


Dan Arif pun berlalu bersama anak buahnya.


" untung cepat pergi,kasian kalau mereka kedapatan sama orang gila itu." katanya,memang sebelum berangkat tadi Aini berpesan pada tetangganya untuk kasi info salah. Kini Aini sudah terbang ke Jakarta.

__ADS_1


" selamat tinggal masa lalu,selamat datang masa depan." ucapnya memejamkan mata.


__ADS_2