
Hari hari pun berlalu,kini Aini kembali ke Jakarta membawa Putri dia ingin Putri kerja di perusahaannya.
" Ren,aturkan tempat buat Putri,di mana ada kosong ya." ucap Aini.
" Baiklah." jawab Reno berlalu.
Kini Aini merasa damai dan tenang,tidak lagi merasa was was akan Arif. Kini fokus mengembangkan perusahaannya agar lebih maju. Dia sudah bisa menguasai semua walau tanpa Reno,namun dia merasa nyaman akan adanya Reno di sampingnya. Sebagai asisten Reni pun mengerjakan semua tugasnya dengan baik.
Tak dapat dipungkiri kalau selama ini Reno sudah jatuh hati pada Aini.
" kamu kenapa Ren?" tanya bu Wiwi kala itu.
" aku tidak apa tante,hanya merasa lelah saja." jawab Reno.
" kalau kamu lelah,kamu bisa cuti atau kalau mau mengundurkan diri juga tante terima. Tante tau kamu sangat terpaksa menerima kerjaan ini yang bahkan sangat menguras tenaga dan pikiran kamu." ucap bu Wiwi. " kalau kamu mau berhenti kasi tante waktu buat cari pengganti kamu yang cocok buat Aini." lanjutnya.
" tidak tante,aku sudah nyaman berada disekitarnya.hanya saja hatiku tidak nyaman saat berada didekatnya." ucap Reno hampir tidak terdengar.
" Kamu mencintainya Ren?" tanya bu Wiwi membuat Reno membelalakkan mata.
" aku tidak tau tante." ucap Reno.
Setelah pembicaraannya kala itu bersama bu Wiwi kini Reni banyak diam,dia berusaha untuk memahami hati dan perasaannya,apakah dia sudah menyukai Aini. Sedangkan Aini memilih fokus pada perusahaan peninggalan sang Ayah. Dia tidak pernah memikirkan lagi untuk menikah,takut akan kecewa lagi.
Hari hari pun dia lalui bersama Reno,sibuk kesana sini urus bisnis dan makin banyaknya yang ajukan kerjasama,membuat Aini tampak lelah.
" kamu kenapa?" tanya Reno tampak khwatir keadaan Aini.
" aku sedikit pusing." ucap Aini yang merasa lemas.
__ADS_1
" baiknya kamu istirahat saja,takutnya kamu drop." ucap Reni yang hanya dibalas deheman sama Aini.
Karena kejadian kemarin hubungan Aini dan Reno pun semakin dekat. Aini yang cuek sedangkan Reno yang bimbang dengan perasaannya.
" Reno, perut aku sakit dan kepalaku pusing." ucap Aini dengan suara lemah,Reno segera menoleh melihat wajah pucat Aini,dia pun panik.
" ayo kita ke rumah sakit sekarang." ucap Reno sambil menggendong Aini,saat lewat depan ruangan Putri diapun berkata
" cepat kamu telpon tante Wiwi,aku akan bawa Aini ke rumah sakit." perintah Ren pada Putri.
Rumah sakit
" gimana keadaan teman saya dok?" tanya Reno.
" dia hanya kena maagh dan kelelahan.mungkin pola makan dijaga ya,jangan biarkan dia telat makan. Ini resep obatnya silahkan tebus di apotik. Untuk sementara dia harus dirawat dulu karena lambung dia sudah mulai luka ." ucap dokter menjelaskan.
" baik dok." kata Reno. Dia pun masuk ke ruangan Aini yang nampaknya tertidur karena pengaruh obat.
" Jika Cinta harus memandang kasta maka dunia ini akan penuh dengan orang yang patah hati Ren." ucap Aini membuat Reno kelabakan.
" kamu sejak kapan sadarnya?" tanya Reno terkejut.
" cukup untuk mendengarkan semua." jawab Aini cuek.
#
Setelah ungkapan Reno di rumah sakit,mereka pun menjalin hubungan dan sudah di restui sama keluarga. Bu Wiwi pun senang karena memang sejak dulu dia ingin menjodohkan Aini dan Reno. Namun perjalanan Cinta mereka tidak semulus jalan tol,ada saja pengganggu yang ingin menghancurkan hubungan mereka. Aini sudah lelah mengeluarkan air mata,dia sudah cukup menerima luka. Kini Aini ingin menutup cerita masa lalunya yang penuh penderitaan .
Dia pun menyelesaikan semua urusan dengan mama Hana,tante Mika dan semuanya,cuma satu yang tidak dia temui cuma om Arman,karena tanpa dia turun tangan karma menghampiri keluarga itu. Arman yang mengalami kerugian ratusan juta karena tokonya kebakaran. Tante Arumi dan om Amin pun kena tipu ratusan juta oleh teman bisnisnya.
__ADS_1
Kini Aini dan Reno semakin mesra sedangkan Putri pun sudah bertemu jodohnya di perusahaan Aini.
Kini Aini senang,senyum selalu menghias wajahnya,perkebunan yang atas namanya sudah dia berikan kepada kedua kakaknya,rumah oun dia sudah ikhlaskan. Sekarang perusahaannya sudah semakin maju dan berkembang.
" kalian sudah semakin mesra aja,kapan nikah nih ntar kalian kebablasan " ucap bu Wiwi.
" tergantung Reno kapan mau melamar tante." ucap Aini melirik Reno sedangkan yang dilirik jadi grogi,pasalnya ini yang pertama kali dalam hidupnya mengenal Cinta.
"Aku akan segera bilang sama mama tante,soalnya aku juga tidak mau kalau Aini berubah pikiran." ucap Reno.
" sebaiknya begitu,tapi kamu tidak perlu khawatir Ren,tante dan mama kamu sudah atur semuanya,kalian akan menikah minggu depan." ucap bu Wiwi yang mampu membuat pasangan itu membelalak,pasalnya mereka tidak diberitahu kapan acara lamaran dan kapan orang tua Renodatang melamar.
" tidak isah bingung,mama sudah melamar kekasih kamu itu,kalau menunggu kamu yang bicara sampai kiamat kamu tidak ada kemajuan." ucap mama Reno.
" loh ma,kok di sini,sama siapa." tanya Reno
" sama papamu,sekarang dia sama suami tante wiwi bicara bisnis." ucap mama Reno.
Sedangkan Aini lebih memilih bungkam,entah apa yang dia rasakan saat ini,dia jadi linglung,apakah pernikahannya akan bahagia atau mendapatkan luka lagi. Ya trauma masa lalu membuatnya sedikit takut melangkah ke jenjang yang serius namun melihat semua orang bahagia dia harus menurut.
" Put,bisa kita bertemu,aku butuh pendapat kamu?" ajak Aini menelpon Putri.saat ini dia butuh teman berbagi demi tidak salah langkah.
" ya udah kamu temui aku di cafe langganan kita ya,kebetulan aku ada sekitaran itu. Tak lama mereka pun berada di cafe.
" ada apa kak,kok mukanya mendung begitu?" tanya Putri.
" aku akan menikah minggu depan sama Reno,tapi aku takut kalau gagal." ucap Aini.
"Reno orang yang baik pasti dia akan membahagiakan kakak,aku yakin kakak akan bahagia bersamanya,bukan tidak mungkin tapi kakak sudah lama bersamanya dan dia juga sudah tahu semua masa lalu kakak. Kalau ada masalah kaka bicarakan sama kak Reno dari hati ke hati,semua pasti akan baik baik saja. Kalian adalah pasangan serasi." ucap Putri meyakinkan Aini.
__ADS_1
Ternyata kegagalan dan semua peristiwa di masa lalu membuat Aini sedikit takut melangkah ke jenjang pernikahan.
# maaf telat update lagi penuh kesibukan