
Setelah sekian lama aku menduda ditinggal mati oleh istriku,aku tidak pernah lagi menikah.Mungki karena aku yang mengalami gangguan kejiwaan setelah istriku meninggal dalam keadaan hamil besar,mereka tidak bisa diselamatkan membuat guncangan hebat dalam jiwa.aku pun dirawat dirumah saki jiwa selama 3 bulan,namun aku rasa belum sembuh,emosiku yang tak bisa ku kontrol akupun menjadi tempramen ketika keinginanku tidak terpenuhi. Tidak ada gadis yang menarik perhatianku padahal di kantor gadis cantik dan seksi banyak.Sampai aku lihat gadis muda nan cantik saat pesta syukuran rumah adikku,Mika. Akupun bertanya pada Mika,
" Mik,siapa tuh cewe yang ngobrol ma Samsul."
" dia anaknya mbak Hana kak" ucal Mika.
" Hana sepupunya Nasir?" tanyaku lagi dan dibalas anggukan oleh Mika. Hatiku langsung terbakar cemburu melihat gadis idamanku bercanda akrab bersama Samsu.
" Namanya siapa?" tanyaku lagi pada Mika.
" Aini" jawab Mika singkat,diapun berlalu menyambut tamu yang datang. Mataku tak pernah lepas dari Aini,tapi kemana Samsul kenapa Aini sendirian? Aku pun memperbaiki penampilanku,aku akan samperin gadis manis itu. Namun,tinggal beberapa langkah lagi aku berhenti gadis itu bersama lelaki seumurannya,siapa lelaki itu? Mereka nampak serius,lalu mereka beranjak dari tempatnya.Mau kemana mereka,aku yang penasaran pun mengikuti mereka.
" Ai, aku sudah memberi tahu orang tuaku tentang hubungan kita,mereka setuju." ucap pria itu membuatku marah,jadi mereka pacaran.
" Aku akan pulang kampung untuk mempersiapkan lamaran." ucapnya membuatku membelalakkan mata. Tidak Aini hanya milikku,aku harus segera mendapatkannya. Tidak akan ku biarkan dia jadi milik lelaki itu.
" Kapan kakak akan pulang kampung? Apa lama"? Tanya Ai manja sekali sama pria itu. Jangan harap kalian bersama,Aini hanya milikku. Tak ingin kemarahanku meledak,akupun kembali masuk mencari Nasir,besok harus melamar Aini. Ku lihat Nasir bersama Mika kumpul sama Hana,wah kesempatan nih deketin mamanya dulu sebelum anakny,hahhaha. Aku girang sekali.
" wah pada ngumpul disini toh." ucapku basa basi.
" iyya Arif dari mana mang kok baru muncul?" tanya Nasir yang memang dari tadi tidak ku sapa.
__ADS_1
" dari tadi aku disini saja,kamu aja sibuk layani tamu. Oiyya mba Hana punya anak cewe cantik banget,boleh dong aku jadi menantu mba Hana?" ucapku membuat semua yang ada disini terkejut,apalagi Hana.dia membelalakkan mata tak percaya,aku tak suka penolakan dia harus mau.
" hehhe duh Arif,bercandanya jangan begitu gak enak nanti ada yang dengar." ucap Hana.
" aku serius mau menjadikan Aini istriku,dan aku tidak suka penolakan, oiyya Nasir,siapkan lamaran besok kita lamar Aini,niat baik gak boleh ditundah" ucapku sambil berlalu tanpa peduli ekspresi mereka,hatiku bahagia. Aini kamu akan jadi milikku,kamu harus menerima lamaranku.
" kamu kok begitu Rif,Aini itu masih kecil pantas jadi anak kamu bahkan bisa jdi cucu kamu." ucap Mika tiba tiba ada di belakangku.
" aku tak peduli umurnya berapa Aini harus jadi milikku." ucapku tanpa bisa diganggu gugat lagi.
Akupun kembali ke tempat Hana untuk bicara
" Mba Hana, apa mbak setuju aku jadi mantu mu?" tanyaku dan ku lihat dia terkejut bingung
" kalau aku jadi mantumu,uang bulanan akan aku berikan untukmu. Kebutuhanmu akan aku penuhi?"
Tawarku padanya karena aku tau mata dia akan hijau melihat uang,dia tidak akan menolak.
" Aku akan bicara dulu sama Aini,aku tidak bisa mengambil keputusan sekarang." ucapnya tersenyum,aku yakin dia akan memaksa anaknya demi uang. Dasar ibu mata duitan.
Esok hari pun lamaran terjalin dan semua berjalan sesuai kemauanku,aku memboyong dia kerumahku namun aku tak bahagia dia tidak bisa memuaskanku. Dan akupun selalu cari pelampiasan diluar untuk memuaskan hasratku,karena punya istri tapi hanya diam saja saat digauli. Aku pun bertemu Indri temannya Hana,wanita dewasa yang seksi membuatku tergoda.pakaian yang terbuka membuatku suka.
__ADS_1
" loh Arif kok disini,?tanyanya dengan suara manja menggoda membuatku semakin tertarik.
" kamu bisa gak nemeni aku malam ini,aku pasti bayar kamu.?" tanyaku tanpa peduli dia tersinggung atau tidak,namun aku salah
" tentu sayang,kamu mau dirumahku atau di rumahmu atau hotel?hmmm" tanyanya sambil elus pahaku,dan sejak saat itu aku dan Indri menjalin hubungan namun aku belum bisa melepaskan Aini.
Sampai suatu saat aku ketahui dia cuma anak tiri Hana,yang tidak aku tau ibunya siapa. Aku marah entah kenapa,sampai aku mengamuk dirumah dan mengusirnya tanpa uang sepeserpun. Dan saat dia akan keluar dari rumahku aku pun ajak Indri tinggal dan memang aku dan indri sudah menikah siri tanpa ada yang tau. Namun aku harus mencari Ainj,aku ingin dia tersiksa aku mau dia melihatku bersama Indri tiap hari. Entah kenapa aku mau menyiksa dia. Aku pun ikuti Samsul,pasti dia yang sembunyikan Aini. Samsul ke kontrakan putri?? Atau Aini ada disini,aku oun berniat akan samperin tapi sayan Indri minta aku menjemputnya. Besok aku akan kesini lagi. Aku pun kembali menemui Indri.
Besoknya aku ke kontrakan putri,tapi disana tidak ada Aini. Kemana anak itu pergi kata Hana dia tidak disana. Akh bikin aku kesel aja,tapi aku yakin dia tidak akan bertahan diluar sana tanpa uang,dia gak punya kerjaan kecuali Samsul yang memberinya uang. Aku harus tanya Samsul enak aja dia mau mendekati Istriku,aku tak akan mau dia menggugatku,aku belum puas sama Aini,aku harus mendapatkannya kembali. Aini hanya milikku,dia hanya boleh bahagia bersamaku dan Indri. Akupun menemui Samsul di kantornya.
"Ada apa tumben kamu kesini? " tanyanya seolah dia gak tau apa apa.
" tidak usah berpura pura gak tau kamu Sam, dimana kamu sembunyikan Aini?" tanyaku kesal
" Kamu nuduh aku yang sembunyikan Aini? Aku gak tau apa apa. Sana pulanglah aku sibuk" usirnya lagi,kenapa aku gak ikutin kemana dia pergi,kalau dia pulang kantor pasti dia akan menemui Aini.sial sekali Indri kenapa telepon lagi sih.
" ada apa?"tanpa basa basi lagi aku kesel banget
" kamu dimana sayang,apa kamu gak kangen sama aku? " tanyanya sungguh membuatku tergoda.
" ntar malam aja aku kerumah,aku sibuk saat ini" ucapku. Ya aku emang sibuk,sibuk cari Aini. Tak lama kemudian Samsul keluar aku harus ikutin dia.loh ini kan jalan ke rumah Mika,kok dia tidak menemui Aini atau aku yang salah menuduh dia sembunyikan Aini? Ah aku pusing aku rasanya mau gila,menyesal aku ngusir Aini.
__ADS_1
"# baru belajar nulis,maaf kalau masih amburadul dan ceritanya kurang menarik hati.#