Hutan Belakang Rumah

Hutan Belakang Rumah
39. Cerita Baraj 2


__ADS_3

Semua itu belum berakhir bagi Sarah. Saat Sarah tahu kalau gurunya telah menghadiahkan Susi kotak kayu yang berisikan kitab kembang setanjung yang bisa melihat masa lalu, Sarah semakin murka. Penyakit iri pun timbul dalam hatinya.


Sarah menemui gurunya. Ia menceritakan semua yang telah terjadi pada Ki Agung. Ki Agung yang mendengarkan cerita Sarah, menyarankan sarah membunuh guru dengan racun serbuk bunga seribu malam. Racun itu diracik oleh Ki Agung sendiri.


Sarah sangat bahagia saat tahu gurunya ingin membantu membalaskan rasa sakit hati yang ia rasakan karena sang guru pilih kasih. Sarah menerima racun itu, lalu membawanya pulang.


Tidak menunggu waktu lama, sepulangnya dari rumah Ki Agung, Sarah langsung menyiapkan segelas air untuk sang guru. Tapi, Sarah yang licik tidak mau ia ketahuan oleh gurunya. Ia pun memanfaatkan Suci yang baik hati untuk mengantarkan minuman itu pada guru.


Susi dengan senang hati membantu Sarah, tanpa ada rasa curiga sedikitpun dalam hatinya.


Setelah guru meminum air itu, guru pun kejang-kejang akibat keracunan. Sarah tertawa bahagia melihat usahanya telah berhasil. Sedangkan Susi, ia panik bukan kepalang.


Dalam keadaan sekarat itu, guru sempat mengatakan sesuatu pada Susi untuk yang terakhir kalinya.

__ADS_1


"Su--si ji--ka ka--kamu punya an--ak nanti, jaga i--ia ba-ik baik. An-nak yang lahir dari ra--him mu kelak, a--da--lah anak berdarah su-su--ci."


Setelah mengatakan hal itu, guru pun menghembuskan napas untuk yang terakhir kalinya. Guru meninggal di pangkuan Susi.


Sayangnya, apa yang guru katakan didengar Sarah dengan sangat jelas. Sarah tahu, anak yang berdarah suci sangat amat langka untuk ditemukan. Hanya anak berdarah suci yang mampu membuka kitab kembang setanjung.


Rasa iri dalam hati Sarah pun semakin membesar saat mendengarkan perkataan guru barusan. Niat untuk melenyapkan Susi pun muncul seketika. Tapi, niat itu segera di cegah oleh Ki Agung. Ki Agung menyarankan untuk menangguhkan niat Sarah itu sampai Susi melahirkan anaknya. Sarah setuju dengan usulan Ki Agung. Ia pun bersabar sampai waktunya tiba.


Setelah anak itu lahir, Sarah memberikan segelas air yang isinya adalah racun. Susi yang tidak tahu hal itu, langsung meminumnya.


Seketika, Susi kehilangan kesadaran dan akhirnya meninggal akibat racun yang Sarah berikan. Racun itu tidak bisa dilihat efeknya. Ia memakan sel-sel bagian dalam tubuh tampa meninggalkan bekas. Apalagi saat itu Susi baru saja melahirkan. Kematiannya tidak akan menimbulkan teka-teki buat semuanya. Warga tahunya Susi meninggal karena melahirkan, bukan karena keracunan.


Baraj yang sedang melawan peliharaan Ki Agung, terpaksa segera menghindar setelah tahu Susi telah tiada. Baraj bukan manusia, ia tahu apa yang terjadi pada Susi hanya dengan memegang jasad Susi yang sudah tidak bernyawa.

__ADS_1


Baraj menyesal telah meninggalkan Susi. Ia menyalahkan dirinya atas kematian Susi yang diracuni Sarah. Ia teledor dalam menjaga Susi.


Hatinya sedih, karena tidak bisa memegang janji pada sang guru untuk tetap menjaga Susi.


Baraj marah pada Sarah. Ia ingin membalaskan perbuatan Sarah pada Susi. Tapi sayangnya, Baraj tidak mampu menandingi peliharaan Ki Agung yang terbilang lumayan banyak.


Baraj pun harus menyerah. Tapi, ia berjanji untuk tetap menjaga anak Susi hingga anak itu tumbuh dewasa. Baraj yakin kalau anak Susi mampu menghukum Sarah suatu hari nanti.


Keyakinan Baraj terbukti. Suci mampu mengalahkan makhluk gaib yang berilmu paling tinggi di antara mahkluk gaib lainnya. Dengan begitu, tugas Baraj pun telah selesai.


Suci tertunduk sedih saat mendengarkan cerita Baraj. Ia tidak menyangka bunda Sarah sejahat itu. Bunda Sarah terlalu tega sampai tidak punya hati nurani sedikitpun.


Budi yang tidak mengerti apa yang terjadi pada Suci saat ini, ia harus menyimpan rasa penasaran yang ada dalam hatinya. Karena tidak mungkin baginya untuk menanyakan apa yang terjadi saat melihat ekspresi wajah sedih yang Suci perlihatkan. Sebaliknya, Budi malah mencoba menenangkan Suci.

__ADS_1


__ADS_2