INJUSTICE : Save Human Or Surrender

INJUSTICE : Save Human Or Surrender
[EPILOG] Misi Terselesaikan


__ADS_3

Setelah penyerangan malam di Kastil Astaroth, baik manusia maupun iblis banyak sekali yang tewas dalam pertempuran ini.


Pertempuran sengit yang mempertaruhkan nyawa demi mewujudkan dunia yang adil bagi umat manusia yang selama ini menderita.


Hanya karena sebuah masalah kecil.


Masalah kecil yang berkembang akibat perasaan iri dan dengki dari Raja Loritz VI yang berdampak buruk dan membawa malapetaka bagi kehidupan manusia.


Akan tetapi, masalah itu berhasil diselesaikan berabad-abad kemudian dengan tekad para pahlawan yang bulat untuk melancarkan peperangan karena pihak iblis yang tidak ingin berdamai dengan pihak manusia.


Sampai kapanpun.


Perbuatan licik dan ketidakpuasan sudah mendarah daging dalam diri mereka.


Memang perang adalah satu-satunya cara ampuh untuk meredakan situasi seperti ini.


Setelah mereka berhasil menumpas habis seluruh iblis dalam kastil, selanjutnya beberapa prajurit yang masih tersisa langsung menumpas habis rakyat iblis sampai tidak tersisa. Strategi ini sudah direncanakan oleh Nica Rosabelle sebelum hari konferensi perdamaian tiba.


Manusia yang datang dari dunia lain dan diberi misi yang membuat dirinya harus bertarung dengan iblis-iblis menyeramkan di dunia ini. Di samping itu, dia juga sebagai perwakilan dari Aliansi Gabungan Orion.


Dengan menghabiskan seluruh petinggi kerajaan iblis, akan lebih mudah selanjutnya untuk menyerang rakyatnya.


Hal tersebut demi mewujudkan pembalasan dendam Raja Manusia terdahulu, Raja Ehner dan Raja Esther yang dikhianati oleh Raja Iblis, Raja Loritz generasi VI. Dan juga untuk mencegah terjadi masalah selanjutnya dalam waktu jangka panjang.


Pentingnya belajar dari pengalaman.


Pertempuran ini membawa kehidupan manusia menuju peradaban baru. Peradaban yang terbebas dari segala penindasan yang telah merenggut ribuan nyawa manusia setiap tahunnya.

__ADS_1


Kini kisah peperangan antara iblis dan manusia tinggal menjadi serbuk-serbuk kelam umat manusia. Menjadi sejarah penting bagi generasi-generasi manusia selanjutnya untuk selalu dikenang.


Sebagai pengorbanan yang telah dilakukan oleh para pahlawan demi mewujudkan cita-cita manusia.


--


Di dunia nyata,


Dunia Nica,


Evi's POV


Kak Evi merasa heran dengan adiknya yang sama sekali tidak keluar dari kamarnya.


Sudah 3 jam yang lalu dirinya merapikan tas dan perlengkapan untuk sekolah esok hari.


Seketika jiwa Kak Evi terdorong untuk memeriksa Rika di kamarnya yang tertutup rapat. Akan tetapi, dirinya tidak semudah itu untuk memasuki ruangan adiknya.


TOK TOK TOK


"Rika sayang?" panggilnya sambil mengetuk pintu kamar Rika.


TOK TOK TOK


"Rika? Kau belum makan malam, lho! Udah larut malam, nih!"


Masih tidak ada jawaban.

__ADS_1


Apa aku buka aja kali pintunya?


Tekadnya pun bulat.


Akhirnya dengan rasa penasaran yang amat tinggi, dirinya langsung memutar ganggang pintu sampai terdorong. Tiba-tiba dirinya tidak menemukan wujud adiknya di sana.


Hanya gadgetnya yang tergeletak di atas kasur dan menyala sambil menampilkan layar yang error. Gadget milik Rika itu pun tampak menampilkan sebuah kalimat.


"PERMAINAN BERAKHIR"


Seketika terjadi keheningan sesaat.


Kak Evi terus menatap kalimat tersebut di layar gadget adiknya dengan perasaan tidak percaya.


"RIKA!!!" teriak Kak Evi histeris tiba-tiba sambil menggenggam gadget milik adiknya.


Dirinya tidak bisa berhenti menangis selama beberapa bulan lamanya. Meratapi kepergian adiknya ke suatu dunia lain dan meninggalkan dirinya sendiri.


Akhirnya Kak Evi memutuskan untuk menyimpan gadget adiknya dan menghapus permainan yang selalu dimainkan adiknya.


Permainan itu telah merenggut jiwa Rika dari dirinya.


Selamat tinggal, Rika!


Maafkan kakak yang masih belum bisa menjadi sosok kakak yang baik untukmu.


End.

__ADS_1


__ADS_2