Iparku Perusak Rumah Tanggaku

Iparku Perusak Rumah Tanggaku
Terkekang


__ADS_3

Saat ini hidup Rachel sudah cukup bahagia memiliki suami tanggung jawab, mertua yang sangat sayang padanya, juga saat ini dia sedang hamil anak yang pertama. Berbeda dengan kehidupan Rocky, berbanding terbalik dengan kehidupan mantan istrinya.


Kini kehidupan Rocky terbelenggu oleh istri tuanya yang seharusnya menjadi ibunya, karena istri Rocky begitu posesif terhadapnya sehingga dirinya tidak bisa bergerak bebas sama sekali.


Bahkan Rocky sama sekali tidak boleh keluar rumah, sekeliling rumah dijaga oleh beberapa orang body guard dari anak buah istrinya.


Di antara senang atau tidak senang itulah yang saat ini sedang dirasakan oleh Rocky. Ia merasa senang karena tidak perlu bersusah payah bekerja keras untuk membanting tulang mencari uang.


Apapun yang dibutuhkannya selalu tercukupkan oleh istrinya.

__ADS_1


Dia merasa tidak senang, karena tidak bisa hidup bebas seperti pria pada umumnya. Di mana mereka bisa berkumpul dengan para teman-temannya di luaran sana. Ia kerap kali merasa bosan tinggal di dalam rumah terus setiap hari. Bagaikan burung di dalam sangkar emas.


"Aku pikir setelah bisa menikah dengan seorang wanita paruh baya yang sangat kaya raya, hidupku akan lebih bahagia Tetapi ternyata aku salah. Memang segala kebutuhanku tercukupi olehnya, tetapi aku merasa seperti binatang piaraannya saja yang ada di dalam kandang, yang tidak pernah diizinkan untuk sejenak bebas menikmati udara segar di luar sana."


"Ingin aku kabur saja dari rumah ini, jika kerap kali aku merasa bosan karena aku merasa diriku ini bagaikan boneka bagi istriku."


Terus saja Rocky mengeluh dan menggerutu, tanpa sadar ada yang sedang mengamati dirinya.


"Hem... jadi kamu tidak bahagia hidup bersama diriku? padahal segala yang kamu inginkan selalu aku berikan, tak perlu kamu bekerja keras untuk mendapatkan segalanya hanya tinggal duduk diam saja. Seharusnya kamu bersyukur karena aku mau menikahi dirimu. Banyak yang menginginkan untuk menjadi suamiku, tetapi aku tidak bersedia karena aku lebih mencintai dirimu."

__ADS_1


Rocky kaget pada saat mendengar siapa yang telah bicara barusan, dia tidak sadar jika dari tadi istrinya sedang mengamatinya mengeluh berbicara sendiri.


"Sayang, aku minta maaf jika segala perkataanku tadi menyakiti hatimu. Jujur saja aku merasa bosan tinggal di dalam rumah terus seperti ini, tidak ada kegiatan sama sekali. Kenapa kamu tidak membiarkan aku bekerja di salah satu perusahaan yang kamu miliki?" rengek Rocky merayu istri tuanya.


"Bukankah aku pernah memberimu kesempatan untuk memimpin salah satu perusahaan yang aku miliki, tetapi kamu telah mengecewakanku dengan kamu berselingkuh dengan sekretaris pribadimu yang ada di kantorku. Dan kamu juga beberapa kali kepergok merayu menggoda para wanita yang ada di luaran sana."


"Aku tidak mau hal itu terjadi lagi. Makanya lebih baik kamu tinggal di rumah saja supaya tidak bisa berulah jika kamu berada di luaran sana. Karena aku tidak mau uangku kamu habiskan untuk berfoya-foya bersenang-senang dengan wanita lain."


Di dalam hati Rocky merasa kesal terhadap istri tuanya tersebut, tetapi memang apa yang dikatakannya benar adanya. Pada saat ia diberi kesempatan untuk memimpin satu perusahaan milik istrinya, ia tidak mempergunakannya dengan sebaik mungkin, tetapi malah berulah. Dia pikir istri tuanya tidak tahu, ternyata istrinya punya banyak mata-mata di segala tempat.

__ADS_1


__ADS_2