Iparku Perusak Rumah Tanggaku

Iparku Perusak Rumah Tanggaku
Mencoba Tegar


__ADS_3

Saat itu juga baik Reta maupun Rocky pergi dari rumah besar milik keluarga Rama. Reta bingung dia tidak punya tujuan yang pasti.


"Reta, kamu tak usah bersedih lagi. Jika urusanku dengan Rachel selesai, aku pasti akan segera menikahimu. umUntuk sementara waktu memang kita harus seperti ini dulu," ucap Rocky di sela mereka melangkah keluar dari rumah milik Papah Sony.


"Aku bingung entah mau ke mana, karena aku sudah tidak punya siapa-siapa lagi," ucap Reta sedih.


"Kamu tak usah bingung, aku akan mencari kamu sebuah kontrakan nanti aku yang membayarnya," ucap Rocky menenangkan hati Reta yang sedang gundah gulana.


Reta sama sekali tak menjawab perkataan dari Rocky, dia hanya tersenyum kecut. Di dalam hatinya ia merasa menyayangkan jika dirinya akan berpisah dari Rama.


"Aku sudah kembali dengan cinta pertamaku, tetapi hatiku tidak merasakan ada sedikitpun rasa bahagia. Justru aku sedih karena pada akhirnya rumah tanggaku dengan Mas Rama menjadi berantakan karena kebodohanku sendiri. Aku juga tidak tahu kenapa aku melakukan hal yang sangat menjijikan seperti ini," batin Reta merutuki diri sendiri.


"Reta, sebaiknya kamu pergi bersamaku saja. Sekalian aku akan mencarikanmu rumah kontrakan. Aku harap kamu jangan bersedih lagi atau bingung lagi ya? aku akan selalu ada untukmu dan aku janji kali ini tidak akan menyia-nyiakan pengorbananmu padaku." Ucap Rocky seraya membukakan pintu mobilnya untuk Reta.


Reta terus saja diam, dia masuk ke dalam mobil Rocky tanpa ada sepata kata pun. Yang ada di dalam pikirannya bukanlah kebahagiaannya karena sudah bisa bersama Rocky, tetapi justru kesedihannya berpisah dengan Rama. Tetapi nasi sudah menjadi bubur, dia tidak akan bisa kembali lagi kepada suaminya yang sangat baik dan tanggung jawab.


Seperginya Reta dan Rocky, Papah Sony memutuskan untuk kembali lagi ke kantornya. Setelah sejenak ia mengurungkan untuk kembali ke kantor karena ada insiden baku hantam yang terjadi antara Rama dan Rocky.


"Rachel-Rama, kalian yang sabar ya dalam menghadapi ujian hidup kalian saat ini. Papah yakin kalian akan bisa menghadapinya dengan ikhlas dan penuh lapang dada. Papah juga sangat yakin kelak kalian akan mempunyai jodoh kembali yang terbaik. Anggaplah yang terjadi pada kalian ini bahwa mereka itu bukanlah yang terbaik untuk kalian. Sudah dulu ya, papah kembali lagi ke kantor jangan banyak pikiran ya."


Saat itu juga Papah Sony berlalu pergi dari ruang tengah. Ia sebenarnya tak tega meninggalkan kedua anaknya yang sedang bersedih. Tetapi karena ia sudah janji akan bertemu dengan klien barunya yang satu jam lagi akan datang, hingga terpaksa ia pergi meninggalkan kedua anaknya yang sedang bersedih.


"Rachel, terima kasih ya. Jika dari awal kamu tak mengatakan akan hal ini, pasti aku tidak tahu tentang hubu gelap mereka," ucap Rama.

__ADS_1


"Iya, mas. Sama-sama," jawab Rachel singkat.


"Rachel, kita harus kuat walaupun ini sangat sulit bagi kita. Tapi kita harus buktikan pada mereka jika tanpa mereka justru kita akan lebih bahagia," ucap Rama.


"Iya, mas. Aku akan ke kamar ya mas, kepalaku rasanya pusing sekali."


Tanpa menunggu jawaban dari Rama, Rachel pun melangkah pergi dari ruang tengah menuju ke kamarnya. Ia pun langsung merebahkan tubuhnya di pembaringan dengan mata berkaca-kacak seraya menatap langit-langit kamar.


"Aku sama sekali tidak menyangka jika rumah tangga aku dengan Mas Rocky yang baru berjalan belum lama, pada akhirnya hancur seperti ini."


"Aku juga lebih tidak menyangka lagi jika yang menghancurkan rumah tanggaku adalah kakak iparku sendiri, yang selama ini aku anggap sudah seperti layaknya seorang kakak kandung, bahkan kami sudah begitu akrabnya."


"Astaghfirullah aladzim, kenapa aku terus mengasihani diri sendiri seperti ini dan terus memikirkan apa yang telah terjadi di dalam rumah tanggaku?"


********


Sore menjelang di mana kedua orang tua Rama dan Rachel pulang dari kerja. Akan tetapi Mamah Nana merasakan ada yang aneh di dalam rumahnya.


Pada saat acara makan bersama, ia tidak mendapati adanya Reta dan Rocky. Karena ia belum tahu apa yang telah terjadi.


"Rama, mana istrimu? kok tidak ikut makan? dan kamu Rachel, suamimu mana?" tanya Mamah Nana menyelidik menatap ke arah Rama dan Rachel.


"Mereka berdia susu tidak ada di rumah ini lagi, mah," ucap Rama singkat.

__ADS_1


"Hah, maksudnya bagaimana?" tanya Mamah Nana penasaran.


"Mereka selingkuh, mah. Bahkan ini sudah terjadi sejak lama, tetapi aku baru tahu kemarin itupun Rachel yang memberi tahu padaku. Dan Rachel mengatakan perselingkuhan ini sudah terjadi sejak lama, taoi Rachel awalnya ragu mengatakan padaku."


"Dan tadi, kami sengaja menjebak mereka. Kami pura-pura berangkat kerja, tetapi sebenarnya kami ingin menangkap basah mereka berdua."


"Aku melihat sendiri, mah. Mereka bercinta di ranjangku. Ranjang aku dan Reta."


Mendengar cerita dari Rama, sejenak Mamah Nana menghentikan makannya. Dirinya terperangah kaget.


"Astaghfirullah aladzim, padahal mamah pikir selama ini Reta itu pendiam dan tidak banyak tingkah. Masa iya sampai berbuat sejauh dan seberani ini?" ucap Mamah Nana.


"Iya, mah. Padahal dulu saat awal pernikahan, aku tidak mempermasalahkan jika dirinya itu sudah tidak perawan. Karena aku tulus cinta padanya. Tetapi kini ia malah berpaling dariku dan kembali pada mantan pacarnya yang telah mengambil keperawanannya dulu. Aku baru tahu jika Rocky mantan pacar Reta, itu hari ini," ucap Rama sedih.


"Rama-Rachel, sudahlah kalian tak usah berlarut dalam kesedihan. Kalian masih muda, dan mamah yakin suatu saat nanti kalian akan berbahagia dengan pasangan tay setia pada kalian," ucap Mamah Nana mencoba memberikan penghiburan pada kedua anaknya.


"Pah, kok kamu diam? kasih saran atau nasehat buat anak kita," ucap Mamah Nana.


"Mamah pikir, papah tidak tahu? justru papah yang terlebih dulu tahu akan hal ini pada saat papah pulang sejenak untuk mengambil berkas kantor yang tertinggal," ucap Papah Sony.


"Astaga, kenapa papah tidak memberitahu mamah? seharusnya kabari mamah, supaya mamah bisa labrak tuh Reta dan Rocky yang kurang ajar!" ucap Mamah Nana kesel mengingat perlakuan Reta dan Rocky.


"Maaf, mah. Papah tadi juga buru-buru karena sudah janji akan bertemu dengan klien baru. Jika tidak ada janji, papah akan di rumah saja menemani Rama dan Rachel."

__ADS_1


__ADS_2