
Saat ini Reta tinggal di sebuah kontrakan yang di sewakan oleh Rocky.
"Sayang, kamu nggak usah bersedih lagi ya. Untuk sementara waktu kamu tinggal di sini. Nanti aku yang akan bekerja. Kamu tinggal duduk manis saja diam di rumah," ucap Rocky.
Reta tak menjawab, ia hanya menyunggingkankan senyuman. Di dalam hatinya masih saja tidak percaya dengan apa yang ia lakukan dengan Rocky.
"Padahal terakhir aku mengajak Mas Rama untuk pindah rumah karena Rocky. Tetapi kenapa aku malah semakin jauh melangkah bersama, Rocky? aku sebenarnya heran dengan diriku sendiri, di dalam hati ini aku ingin menolaknya. Tetapi kenyataannya malah lain," batin Reta terus saja menggerutu di dalam hatinya.
Dia kini sudah terjebak dengan permainan licik Rocky, dan sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Walaupun di dalam hatinya ingin memberontak dan kembali pada, Rama. Tetapi itu sudah tidak aman mungkin lagi.
**********
Berlalunya waktu cepat sekali, tak terasa kini sudah satu bulan berlalu dari kejadian itu. Bahkan baik Rachel maupun Rama sudah sah dengan status baru mereka yakni janda dan duda.
"Kalian jangan patah semangat ya, walaupun kini menjadi janda dan duda. Papah yakin, kalian kelak akan menemui kebahagiaan. Berjodoh dengan seseorang yang benar-benar setia terhadap kalian. Berusahalah kalian untuk move on dari masa lalu," ucap Papah Sony berusaha menasehati Rama dan Rachel.
"Baik, pah."
Jawab keduanya serentak tanpa ada suatu kata lagi.
Karena memang keduanys Mash belum percaya dengan apa yang telah terjadi pada mereka. Terlebih lagi dengan Rachel, yang belum lama menikah dengan Rocky malah kini status janda.
Tetapi mereka harus lapang dada, karena jika mereka memilih untuk bertahan, itu akan lebih menyakitkan. Belum tentu Reta atau Rocky benar-benar bisa berubah. Bahkan hingga saat ini mereka juga belum bisa memaafkan kesalahan yang di perbuat oleh Reta ataupun Rocky.
Kehidupan harus terus berjalan walaupun dengan status yang baru. Baik Rama maupun Rachel tidak ingin di pandang lemah oleh Reta ataupun Rocky. Mereka justru bersemangat jalani hidup tanpa ada pasangan masing-masing.
Hingga pada suatu hari, tak sengaja Rachel berpapasan dengan Reta dan Rocky di sebuah pusat perbelanjaan yang lumayan besar.
"Rachel," sapa Reta tetapi Rachel justru membalikkan badannya akan menghindari Reta yang saat ini sedang bersama dengan Rocky.
"Tunggu, Rachel. Tolong jangan pergi dulu, karena aku ingin bicara sebentar denganmu," pinta Reta memelas.
__ADS_1
"Bukannya sudah jelas, dan sudah tak ada lagi yang perlu di bicarakan lagi. Berbahagia kalian berdua, dan jangan ganggu hidup aku lagi," ucap Rachel kesal.
"Rocky, kamu bisa menyingkir sebentar. Karena aku ingin bicara dengan Rachel dan ini khusus antara wanita," ucap Reta menatap ke arah Rocky.
Rocky pun menuruti kemauan Reta, ia menyingkir agak jauh dari hadapan Reta dan Rachel.
"Sebenarnya apa yang ingin di katakan oleh Reta pada Rachel? padahal ia sudah bersamaku lantas untuk apa pula sok baik pada, Rachel?" batin Rocky penasaran ingin tahu dengan apa yang akan di katakan Reta pada Rachel.
"Rachel, jujur saja aku memang dulu mantan pacar Ricki. Tetapi aku sama sekali tidak ada niat untuk kembali lagi padanya. Hingga pada suatu hari, aku meminta Mas Rama untuk pindah bukan? karena aku ingin menjauhi Rocky."
"Karena sejak kira satu rumah, Rocky terus saja mendekatiku. Dia selalu mencari kesempatan di sela kesempitan."
"Rachel, aku berkata yang sesungguhnya. Aku entah kenapa melakukan hal menjijikan seperti ini. Di dalam hatiku menolak, tetapi apa yang aku lakukan justru yang aku tak ingin aku lakukan."
Mendengar apa yang dikatakan oleh Reta, justru Rachel maldh tersenyum sinis. Ia pun tak percaya sama sekali dengan apa yang dikatakan oleh Reta.
"Sudahlah, Mba Reta. Tak usah kamu merasa dirimu itu benar, dan hanya Mas Rocky yang salah. Jika keduanya telah sepakat untuk selingkuh ya terjadilah."
"Jika sebenarnya Mba Reta itu tidak bisa melupakan cinta pertamanya yakni Mas Rocky."
Setelah mengatakan banyak hal, Rachel pun pergi begitu saja meninggalkan Reta yang masih saja diam terpaku menatap kepergian Rachel.
"Padahal aku mengatakan apa yang memang aku rasakan saat ini. Tetapi Rachel sama sekali tidak percaya padaku. Lantas bagaimana aku harus membuat Rachel percaya?" batin Reta gelisah.
Melihat Rachel sudah pergi menjauh, kini Rocky menghampiri Reta kembali.
"Sayang, sebenarnya apa sih yang kamu bicarakan dengan Rachel? sampai aku di larang mendengarnya?" tanya Rocky penasaran.
"Bukan apa-apa, ini hanya urusan antara wanita saja dan seorang pria di larang mendengar apa lagi sampai ikut berbicara," ucap Reta ketus.
Ia pun melangkah pergi mendahului Rocky. Hingga Rocky berlari kecil untuk bisa mensejajarkan langkah dengan Reta.
__ADS_1
Sepanjang perjalanan pulang, Reta hanya diam tanpa ada sepatah kata pun. Ia saat ini maldh sedang melamunkan saat kebersamaan dengan Rama. Hingga tanpa sadar, ia senyam senyum sendiri membuat Rocky heran.
"Aneh, kenapa Reta senyam senyum sendiri ya?" batin Rocky.
"Sayang, apa kamu tidak apa-apa? " Rocky menepuk bahu Reta.
"Ist, Mas Rama."
Tanpa sadar Reta salah dalam memanggil nama.
"Reta, ini aku Rocky bukan Rama!"
Sontak saja Reta terhenyak kaget dari lamunannya.
"Yang mengatakan kamu Rama siapa? memang kamu Rocky," ucap Reta terus saja melangkah.
"Astaga, Reta. Baru saja kamu yang mengatakan bahwa aku ini Rama!? masa iya kamu tidak sadar dengan apa yang barusan kamu katakan?" ucap Rocky kesal.
Sejenak Reta menghentikan langkahnya, begitu juga dengan Rocky.
"Rocky, apa maksud kamu seperti ini? apa ingin mengajak aku bertengkar, hah? malas lama-lama aku jalan sama kamu, lain kali aku mending kemana-mana pergi sendiri saja!"
Setelah mengucapkan akan hal itu, Reta pun kembali melangkahkan kakinya mendahului Rocky. Sementara Rocky hanya bisa memicingkan alisnya. Ia bingung sendiri dengan gelagat Reta.
"Ada apa sih dengan, Reta? apa ia benar-benar cinta Rama dari pada aku? apa rasa cintanya pada Rama lebih besar dari pada rasa cintanya padaku?"
"Jika seperti ini aku percuma dong, rajin ke dukun supaya Reta terus saja jatuh cinta padaku."
"Jika saja saat ini masa Iddah Reta sudah lewat, pasti aku akan segera menikahinya. Aku masih harus menunggu dua bulan lagi."
Terus saja Rocky menggerutu dan melim sampai diq tak saat jika Reta sudah terlalu jauh melangkah dan bahkan sudah tidak terlihat sama sekali.
__ADS_1
Ia terus saja mencari keberadaan Reta.