
Elma yang sedari tadi tengah melamun, pun tidak menyadari kehadiran Reina yang tengah duduk di dekatnya.
"Hayo loh, lagi mikirin siapa nih?"
Reina pun mengagetkan Elma yang tengah melamun sambil memandangi danau. Terkesiap, Elma langsung menoleh ke samping.
"Kamu, ngagetin aku aja. Enggak sih, aku gak sedang melamun, cuma lagi bengong aja tadi." Jawab Elma dibarengi tawa kecil untuk menghindari ledekan dari Reina.
Reina pun tersenyum pada Elma.
"Nih, minumannya sama cemilannya juga. Oh ya, kamu gak perlu sungkan sungkan sama aku, anggap saja kalau kita ini bersaudara. Yuk diminum, entar keburu dingin, hambar jadinya." Ucap Elma penuh tawa.
'Kenapa Reina masih bisa tertawa, ya? tapi tidak denganku, justru aku sedang menatap sedih pada diriku ini. Seharusnya aku belajar dari Reina, wanita yang kuat, juga bisa menutupi kesedihannya.' Batin Elma sambil menikmati segelas kopi panasnya.
"Em ... aku dengar, kamu diceraikan suami kamu yang kedua kah? maaf, bukan maksud aku untuk ikut campur dengan masalah kamu. Maaf ya, maaf banget." Ucap Reina merasa tidak enak hati.
__ADS_1
"Gak apa-apa kok. Ya, benar, aku diceraikan oleh suamiku yang kedua. Ya mungkin aja dia memang bukan jodohku, aku harus positif thinking. Jodoh, kematian, tidak ada yang bisa menebaknya, sekalipun itu kesuksesan yang terkadang bisa kita rencanakan, juga bisa gagal dan jatuh terpuruk begitu saja." Jawab Elma berusaha untuk tetap tenang.
"Bener banget, kita memang tidak bisa untuk memprediksinya. Maaf banget ya, aku sudah lancang bertanya hal pribadi kamu." Ucap Reina sambil menikmati cemilannya.
"Kamu sendiri, bagaimana hubungan kamu dengan suami kamu, baik-baik saja, 'kan?" tanya balik oleh Elma.
Reina tersenyum mendengar pertanyaan dari Elma.
"Kok malah senyum, gimana hubungan kamu dengan suami kamu, baik-baik saja 'kan? maaf, jika aku terus bertanya. Soalnya aku lihat kamu sama suami kamu kek sama-sama diam diaman, gak lagi bertengkar, 'kan? atau-- gara-gara kedatangan aku di rumah suami kamu, menjadikan kamu diabaikan. Aku minta maaf, dan aku akan segera pergi dari rumah suami kamu, serius."
"Kamu ini ngomongin apaan sih, aku ini bukan istrinya Kak Virzo, aku adik kandungnya, cuma, kita beda ayah. Aku memang punya suami, tapi sedang di luar negri." Jawab Reina dan tertawa kecil saat Elma yang beranggapan jika Reina adalah suaminya Virzo.
Elma masih bengong mendengar ucapan dari Reina, sungguh seperti mimpi.
"Kok malah bengong, aku serius." Ucap Reina kembali bicara jujur.
__ADS_1
"Jadi, kamu adik kandungnya Virzo? bukan istri ketiganya?"
"Ya, serius. Aku lagi liburan selama satu bulan, nah, akhirnya aku tinggal di rumah kakak aku. Ya iyalah kita orang dingin, masa iya harus mesra, kita kan kakak beradik."
Elma masih bengong seperti tidak percaya atas pengakuan dari Reina. Sungguh diluar dugaan jika Reina adalah adiknya Virzo.
"Tapi aku gak pernah dengar kalau Virzo punya adik perempuan, serius."
"Gimana kamu mau tahu, hubungan kalian berdua tidak harmonis. Jangankan untuk bicara baik-baik, kalian udah kek gak saling kenal selama menjalani hubungan pernikahan kalian. Juga, aku tinggal di luar negri. Tentu saja tidak ada yang tahu. Bukankah kamu juga tahu, jika Kak Virzo punya ibu tiri, ya 'kan? dia ibunya Airo." Ucap Reina yang akhirnya menjelaskan kebenarannya.
"Ya, soal itu aku sudah tahu. Tapi, kalau untuk adik perempuannya sih, aku tidak pernah tahu."
"Sekarang udah tahu, 'kan? Kak Virzo setelah menikah dengan istri yang kedua, hubungannya hanya berjalan satu bulan, lantaran ketahuan bermain belakang dengan laki-laki lain di luar negri. Saat itu juga, Kak Virzo kembali melajang sampai sekarang. Kesehariannya Kak Virzo hanya sibuk dengan dunia kerjanya. Bahkan, dia belum aku temui ada pasangan." Ucap Reina kembali menjelaskan dan menceritakan tentang sosok kakak laki-lakinya.
"Jadi, kamu adik kandungnya? pantas saja kalian berdua itu mirip, aku pikir tadi kalian itu suami istri. Makanya aku sedikit heran dengan sikap kalian yang tidak menunjukkan kalau kalian berdua ini suami istri." Jawab Elma yang akhirnya merasa lega karena tidak menjadi perusak rumah tangga orang lain.
__ADS_1
Setelah mendapat penjelasan yang begitu detail, Elma dapat bernapas lega.