Istri Untuk Ayahku

Istri Untuk Ayahku
Sakit


__ADS_3

Tanpa Adit dan Tiara, sadari. Sedari tadi ada yang menguping obrolan mereka berdua. Seseorang tersebut cepat-cepat untuk segera pergi, karena Adit berpamitan kepada Tiara, bahwa dirinya ingin beristirahat dan secepatnya meninggalkan kamar Ziel.


"Tidurlah di kamar ini! Untuk menemani Ziel." Ucap Adit kepada Tiara.


"Baik Tuan." Jawab Tiara, kepada Adit.


Setelah Adit keluar dari kamar Ziel, Adit segera masuk kedalam kamarnya. Namun sebelum tidur, tak lupa Adit pergi kekamar mandi untuk membersihkan Gigi dan muka nya.


Sekitar pukul 2 malam, Ayu tidak dapat tertidur dengan pulas. Karena Ayu mengetahui bahwa Tiara pasti tidur di kamar Ziel.


'Awas saja kamu Tiara, mencari kesempatan untuk merebut Tuan Aditya dari ku.' Batin Ayu, yang merasakan kegelisahan, karena ketakutan dirinya sendiri.


Sedangkan dikamar Adit. Adit tidak dapat tertidur dengan pulas. Keringat bercucuran membasahi seluruh tubuhnya, padahal suhu pendingin di kamar Adit sudah bernyala dengan ful. Namun tetap saja membuat Adit merasakan tidak tenang.


'Astaga aku deman,' Batin Adit dalam hati.


Adit mencoba bediri, untuk mencari obat pereda penurun panas. Namun berdiri saja Adit merasa tidak mampu.


Adit merasa penglihatannya berputar-putar, sehingga Adit merasakan tidak mampu lagi, untuk sekedar bangun.


Adit mencoba sekuat tenaganya untuk mencari remot antara penghubung kamarnya dengan kamar milik Ziel.

__ADS_1


Hingga saat remot itu Adit dapat, dan cepat-cepat Adit memencet Remot penghubung tersebut.


Saat Pintu penghubung terbuka lebar, Adit melihat dengan jelas, jika saat itu pemandangan yang indah. Saat Tiara memeluk erat tubuh kecil Ziel.


Karena tubuh Adit sudah sangat lemas, apa lagi saat ini keringat semakin banyak bercucuran.


"Tiara, Tiara, tolong aku," Ucap Adit, dengan suara lemahnya.


Tiara yang mendengar ada yang memanggil namanya, terbangun dari tidurnya.


Karena Tiara saat dalam tidurnya selalu mendengar kepekaan. Sehingga Tiara mudah cepat bangun.


Saat Tiara terbangun, betapa terkejutnya Tiara saat melihat tidak ada lagi dinding pembatas antara kamar Ziel dan juga kamar Adit.


Hingga Tiara tersadar, dengan cepat Tiara berlari menghampiri Adit. Sehingga Tiara masuk kedalam kamar Adit melalu Dinding Pembatas.


"Tuan kenapa? Apa tuan lagi sakit?" Tanya Tiara kepada Adit.


"Aku tidak kuat Tiara, Kepalaku sakit, Tubuhku lemas," Jawab Adit, kepada Tiara. Karena memang benar keluhannya saat ini sangat tidak berdaya.


"Sebentar Tuan, aku akan mengambil alat kompres dulu kedapur." Ucap Tiara yang ingin melangkahkan Kaki nya menuju pintu kamar Adit. Namun langkahnya terhenti saat Adit meminta untuk tetap disampingnya saja.

__ADS_1


Karena waktu kecil, jika Adit lagi sakit. Maka semalaman penuh Adit tidak ingin jauh-jauh dari Ibu nya. Saat Adit menikah, Adit juga bersikap sama kepada Istrinya. Namun saat ini, Adit ingin sekali meminta hal tersebut kepada Tiara. Walaupun Adit sadar, ini semua salah.


"Tetaplah disni Tiara, temani aku sebentar saja." Pinta Adit kepada Tiara.


Tiara jadi teringat saat Ibu Arini bercerita kepada dirinya. Bahwa jika Adit sakit, maka Adit selalu ingin bermanja dan tidak ingin jauh-jauh dari dirinya. Sebab itu, Arini mendesak Adit, untuk mencari pasangan agar bisa menjaga dirinya saat terjadi seperti ini.


Tidak ingin membantah, karena Tiara tahu jika majikannya ini tidak suka dibantah. Tiara mencoba mengalah, agar Adit cepat sembuh dari sakitnya.


"Maaf Tuan," Ucap Tiara, sambil berbaring disamping Adit, dan menarik selimut sampai menutupi tubuh mereka berdua.


Saat ini mau Adit ataupun Tiara, tidak membedakan jika dirinya adalah Pembantu ataupun Majikan.


Merasa cukup nyaman, Adit berada didalam dekapan hangat Tiara.


"Apakah cara ini yang Tuan inginkan? Maaf Tuan, jika caraku sangat murahan. Hanya saja, aku ingin Tuan cepat sembuh dari sakitnya." Ucap Tiara kepada Adit.


"Tidak apa-apa Tiara, aku suka seperti ini. Karena selama Istriku meninggal, aku tidak pernah sakit seperti ini." Jawab Adit.


Dengan sekali pencet, Dinding penghubung tertutup kembali. Sehingga tidak akan ada yang mengetahui, jika besok harinya Tiara sedang tertidur didalam Kamar Majikannya sendiri.


Lahhhhh ada ya sakit seperti Adi 😅😅😅.

__ADS_1


Jangan lupa ya gaes Like, Komen, Vote, dan Hadiah 😘😘


__ADS_2