
Para tamu sudah memenuhi ruangan yang sangat luas itu untuk menghadiri acara ulang tahun tepatnya bertahan perusahaan yang selama ini Adit jaga.
Namun ada yang berbeda di tahun ini karena Adit datang bersama dengan ibu anak dan juga istri barunya.
Adit akan mengumumkan kepada seluruh rekan bisnis, biar publik mengetahui bahwa saat ini dirinya sudah tidak menduda lagi melainkan sudah mendapatkan perempuan yang selama ini dia cari.
Semua makanan terhidang sangat rapi menu-menu yang terlihat sangat nikmat, dan minuman mulai dari hangat, dingin, jus juga tersedia di atas meja yang sudah tersaji.
"Selamat malam semuanya, terima kasih banyak untuk kehadirannya di ulang tahun perusahaan ini. Terima kasih banyak atas kerja keras kalian semua, perusahaan ini tidak bisa berdiri seperti sekarang tanpa bantuan kalian semua. Terima kasih Tetap Bertahan dan mau bersusah payah dalam kondisi apapun baik dan buruknya."
"Dan saya juga akan mengumumkan kepada semuanya bahwa saat ini wanita yang berada di samping saya, yang bernama Tiara adalah istri saya, calon ibu untuk anak-anak saya nanti," ucap Adit kepada semua orang yang berada di tempat sana.
Semua rekan bisnis yang berada di ruangan itu bertepuk tangan gembira. mereka semua bersyukur karena saat ini Adit sudah menemukan pasangan hidupnya.
Namun ada juga para rekan wanita yang merasa marah jika saat ini Adit sudah memiliki istri. Sebab mereka tidak bisa lagi untuk sekedar mencari perhatian dari Adit walaupun semua itu hanya sia-sia. karena Adit tidak pernah merespon sedikitpun setiap wanita yang bersikap tidak wajar kepadanya.
__ADS_1
Setelah memperkenalkan Tiara dan acara doa dari Ustadz. Semua acara akan berlangsung sampai selesai.
***
Sedangkan di belakang Laura, bersama Herman, dan juga Ayu sudah mulai merencanakan aksi mereka. Herman akan pergi ke depan Untuk mengantarkan minuman kepada Adit beserta ibu anak dan juga istrinya. namun sebelum itu di minuman Adit sudah diberikan obat perangsang.
Yang membuat Adit nantinya akan merasa kepanasan dan pergi ke kamar mandi dan di sana sudah ada Ayu yang menunggu untuk Menjadi santapan nafsu Adit.
Karena jika semuanya gagal maka Herman dengan Laura bisa selamat. sebab itu Laura tidak ingin dirinya terlibat dalam masalah ini.
"Terima kasih," jawab Adit dengan sikap dinginnya.
Setelah itu Herman langsung meninggalkan tempat tersebut namun tidak melihat apakah Adit sudah meminum atau belum.
Tiba-tiba ada seorang wanita yang berjalan menghampiri Adit dan memberikan sesuatu kepada Adit. yang membuat Tiara merasa bingung karena Adit tidak sedikitpun marah saat wanita tersebut mendekat ke arah dirinya.
__ADS_1
"Terima kasih Dwi kerja yang bagus. terus awasi setiap gerak-gerik mereka akan kita ikuti permainan yang saat ini mereka buat," ucap Adit.
"Siap Tuan," jawab Dwi yang langsung meninggalkan tempat tersebut hingga membuat Tiara merasa sedikit cemburu.
Adit yang melihat wajah Tiara seperti menahan cemburu sedikit tersenyum karena Adit merasakan sangat bahagia jika saat ini bukan dirinya saja yang sangat mencintai Tiara, namun Tiara pun juga sangat mencintai dirinya.
Saat Adit ingin berdiri dan melangkah menjauh dari Tiara. tiba-tiba Tiara dengan cepat memegang erat tangan Adit. "Mas mau ke mana? Apa mas mau mengikuti wanita tadi?" Tanya Tiara dengan wajah yang sudah menahan rasa cemburunya.
"Ibu tolong aku mengertilah," ucap Adit kepada ibunya.
"Ayo Tiara ikut ibu! Biarkan dia pergi," ucap Arini kepada Tiara.
"Tapi Ibu?"
"Percayalah kepada ibu! Apa yang kamu pikirkan itu semua tidak benar," jelas Arini.
__ADS_1
Mau tak mau Tiara mengikuti Arini bersama dengan Ziel, dan diikuti dari belakang dua orang pengawal yang menjaga Arini, Tiara, dan Ziel.