Istri Untuk Ayahku

Istri Untuk Ayahku
Restu Dari Ibu


__ADS_3

Tina masuk ke dalam kamarnya dengan emosi yang sangat memuncak. Tina tidak ingin jika adiknya merasakan kebahagiaan, sedangkan dirinya tidak pernah merasakan, apa yang selama ini Tiara, rasakan.


"Akhhhhhhh, ini tidak bisa dibiarkan! Aku tidak ingin Tiara menikah dengan Tuan Aditya. Bagaimana bisa Ibu tidak pernah mengatakan bahwa Ibu memiliki majikan setampan itu, jika saja aku tahu dulu majikan ibu setampan itu, aku pun mau menggantikan ibu yang menjadi Asisten Rumah Tangga. Coba saja kamu Tiara, berani melanggar apa yang aku katakan kamu tidak akan pernah bahagia dalam rumah tanggamu itu," teriak Tina, yang merasa tidak ingin, jika Tiara selalu bahagia.


Sedangkan di ruang tamu, Tiara menangis didalam pelukan Ibu nya. Tiara, tidak pernah menyangka jika selama ini Kakak nya selalu menyalahkan dirinya, akibat pergi Ayah nya.


"Ibu bagaimana ini? bagaimana pernikahan kami, sedangkan kak Tina tidak merestui hubungan kami ibu," ucap Tiara yang menangis di dalam pelukan ibunya.


Sedangkan Aditya merasa iba melihat Tiara yang bersedih seperti itu. sebenarnya Aditya, juga tidak ingin jika pernikahan ini akan gagal. Karena kali ini Aditya akan berjuang untuk Rumah Tangganya kelak, dan juga permintaan anaknya.


"Sudahlah Tiara, mau kakakmu menerima atau tidak, aku tetap akan menikahimu! Jangan pikirkan bagaimana perjalanan Rumah Tangga kita, itu semua kita yang menjalani tidak dengan kakakku," ucap Aditya kepada Tiara.


"Ibu kenapa diam? apa Ibu juga tidak merestui hubungan kami. Ibu lebih berpihak kepada kak Tina, daripada aku. Ibu jangan seperti ini, Ibu harus memberi pilihan ibu. Bukankah selama ini aku selalu menuruti apa yang Kak Tina, inginkan Apakah aku tidak berhak untuk bahagia ibu?" ucap Tiara, kepada Ibu nya.


"Ibu tidak berpihak kepada siapa-siapa Tiara, Ibu merasa sedih karena gagal menjadi orang tua. Ibu sangat menyesal sudah terlalu memanjakan Tina. sehingga dia bersikap seperti itu kepada kamu. Jika kamu dengan Tuan Aditya sama-sama saling mencintai, ibu merestui walaupun Tina tidak merestui hubungan kalian," Jawab Bi Sum


"Apakah Anda serius bu? Apakah ibu merestui hubungan kami," Tanya Adit, yang lebih memastikan, agar ini tidak salah paham.

__ADS_1


"Iya saya merestui hubungan kalian, berbahagialah kalian! Dan buat Tuan Aditya, saya mohon dengan Anda. Tolong jaga Tiara, karena Sedari dulu Tiara tidak pernah merasakan yang namanya kebahagiaan."


Tiara dan Aditya, saling pandang. Mereka merasa sama-sama bahagia setelah mendapatkan restu dari ibunya. Dan Aditya memutuskan bahwa sore ini juga Aditya akan menikahi Tiara, yang ada di Kantor KUA, yang berada di desa Tiara.


Namun semua itu tanpa sepengetahuan Tina, karena ibunya tidak ingin jika Tina akan menggagalkan pernikahan Aditya dan juga Tiara.


Setelah mendapatkan restu dari Ibunya. Tiara berpamitan kepada Ibunya, untuk pergi ke kantor KUA, bersama dengan Aditya. Tiara juga akan mendatangi rumah keluarga ayahnya dan meminta untuk menjadikan Wali di pernikahan Tiara nanti


Karena Tiara masih memiliki keluarga dari Ayahnya, yaitu adik kandung dari Ayah Tiara. Setibanya Tiara dan Aditย  di kediaman pamannya itu, Tiara mengetuk pintu rumah Pamannya dan tidak lama pintu rumah pun terbuka lebar, dan muncullah sosok laki-laki tua yang kemungkinan berumur 45 tahun.


ย "Oh iya silakan masuk Tiara, ayo Silakan duduk," jawab Paman Tiara, yang terlihat sangat terkejut. Karena Tiara datang keย 


rumah nya dengan sosok Laki-laki yang berpenampilan seperti orang kaya.


Tiba-tiba datang dari arah dapur Istri dari Pamannya Tiara. "Siapa Pak yang bertamu itu? Apakah teman mu Pak?" Ucap Nining, kepasa suami nya itu.


"Ini Bu, Tiara datang bersama dengan Bosnya," jawab Paman Tiara, yang bernama Asep.

__ADS_1


"Wah Tiara, kapan datang? Kenapa tidak bilang-bilang kepada Bibi, jika tahu kan tadi Bibi bisa masak buat kamu dan juga Bos kamu," ucap Nining yang berbicara sehalus mungkin. Karena Nining juga tidak terlalu menyukai Tiara, namun setelah melihat Bos, Tiara. Nining berubah menjadi sangat baik.


"Tidak apa-apa Bibi, jangan repot-repot! Tiara datang kesini juga tidak lama," jawab Tiara.


"Lah kenapa tidak lama? Memangnya ada apa ini? kenapa tiba-tiba datang ke desa bersama bos," ucap Asep, yang merasa bingung dengan Tiara.


"Begini paman saya kesini bersama dengan Tiara, ingin meminta bantuannya untuk menikahkan kami berdua. Saya benar-benar Tulus dan menyukai Tiara," jawab Adit, kepada Asep.


"Bagaimana bisa mendadak seperti ini? Apa bisa kalian Jelaskan kepada paman? Apakah Tiara, sudah-" ucapan Asep, terhenti ketika Adit menjawab apa yang sedang dalam pikiran Asep.


"Kami tidak pernah melakukan apa-apa! dan saya sudah lama menyukai Tiara, apalagi Anak saya juga menginginkan Tiara sebagai ibu sambungnya. Jadi apakah salah kalau saya ke sini meminta dengan baik-baik untuk menjadikan Tiara sebagai Istri dan juga Ibu sambung buat Anak saya," jawab Adit dengan suara lantangnya. Karena Adit, tahu betul dengan sikap-sikap seperti Paman Tiara ini.


"Oh seperti itu saya pikir tadi? Oh sudahlah baiklah kapan kalian menginginkan bantuan dari saya?" Ucap Asep kepada Adit. sedangkan Tiara hanya terdiam saja karena tidak ingin mencampuri urusan Adit dan juga Pamannya.


"Hari ini, dan jam ini juga! Tolong antarkan saya bersama dengan Tiara, untuk ke KUA! Mumpung kantor jam seperti ini masih buka dan satu lagi tolong rahasiakan ini semua dari Tina! Karena tadi sempat Tina, menantang dengan hubungan kami namun Ibu sudah merestui.jadi berhak saya untuk melakukan apa dengan niat awal saya," jawab Adit dengan tegas kepada Asep.


Maaf ya gaes baru bisa update, author lagi banyak kerjaan. Tapi akan selalu author berikan yg terbaik. ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2