Istri Untuk Ayahku

Istri Untuk Ayahku
Pergi Untuk Balas Dendam


__ADS_3

Saat ini keluarga Laura hancur berantakan, perusahaan yang selama ini mereka Jaga dan dikelola hancur tidak bersisa. kebangkrutan yang mengakibatkan satu persatu anak buah orang tua Laura, pergi meninggalkan begitu saja. sehingga Ayah Laura mengalami stroke dan tidak dapat berbuat apa-apa lagi.


Sedangkan ibu Laura tidak bisa hidup dalam keadaan kemiskinan, hingga Ibu Laura memutuskan untuk berpisah, daripada merawat Ayah Laura yang sakit-sakitan.


Dendam Laura semakin besar untuk menghancurkan keluarga Aditya. Apalagi dari penyelidikan yang Laura cari beberapa minggu ini Adit telah menikah dengan seorang wanita yang Laura ketahui mantan asisten rumah tangga Adit sendiri.


Laura kembali melihat ayahnya yang terbaring lemah di atas kasur, tinggal di kontrakan kecil membuat Laura merasa sumpek, gerah, dan juga kesal dengan keadaan.


Laura meminta seseorang untuk menjaga ayahnya beberapa hari, karena tidak mungkin jika Laura meninggalkan ayahnya terlalu lama.


"Tolong jaga ayahku! Beri dia obat dan juga makan sesuai jamnya," ucap Laura kepada seorang gadis yang hampir seumuran dengannya


"Baik kak Laura, akan aku jaga ayahnya kakak," jawab gadis tersebut.


Setelah itu Laura kembali melihat ayahnya ada setetes air Mata yang turun membasahi pipi Laura. Kemudian Laura keluar dari rumah kontrakan tersebut dan berjalan melewati gang kecil untuk menuju Jalan Raya.

__ADS_1


Setibanya sampai di jalan raya, Laura menghentikan sebuah angkot yang terlihat banyak sekali penumpangnya.


Dulu Laura sering naik Mobil mewahnya. namun saat ini keadaan sangat berbalik. Mobil angkot melaju hingga menelusuri jalan yang mulai dipenuhi dengan keramaian orang-orang beraktivitas.


"Akan aku balas semua yang telah kamu berikan Mas Adit, kamu harus membayar semua yang telah terjadi dan hancurnya keluargaku," batin Naura yang melamun di dalam mobil angkot.


***


Mobil mewah Adit terparkir di depan apartemen, Adit bersama dengan ibu, dan juga anaknya, turun dari mobil tersebut. dengan berlari Ziel, masuk ke dalam apartemen, hingga langkah Ziel terhenti saat menabrak seorang perempuan yang tidak dikenali Ziel sama sekali.


Ya yang ditabrak Ziel tadi adalah Tina, sehingga Tina terkejut saat mendengar anak tersebut mengatakan Apartemen ini milik bapaknya. "Berarti anak ini adalah, anak Mas Adit,’’ batin Tina dalam hati.


"Hai sayang kenalkan namaku Tina, aku adalah kakak dari Bibi Tiara," ucap Tina yang sengaja menyebut nama Tiara adalah bibi.


"Dia bukan bibi ku! Tapi dia adalah Mamaku," jawab Ziel dengan suara marahnya.

__ADS_1


Tina terdiam, dia pikir tadinya rencananya akan berjalan dengan lancar. Namun ternyata anak Adit tidak menyukai dengan rencananya tersebut.


"E-eh, maafkan Tante ya," ucap Tina kepada Ziel.


Namun pembicaraan mereka terhenti ketika Arini tiba-tiba datang dan menegur percakapan mereka. ’’Kenapa sayang? Apa ada sesuatu yang membuatmu marah, sehingga mukamu memerah seperti itu,’’ anya Arini, yang sengaja berbicara seperti itu.


Sebenarnya Arini sudah mengetahui bahwa sang cucu sangat marah kepada Tina, namun hal tersebut tidak Arini Perlihatkan. Takutnya rencananya akan gagal untuk mengetahui datangnya saudara Tiara ke kota ini.


"Eh Maaf kamu siapa ya? Kenapa ada di rumah anak dan menantu saya?" Tanya Arini, kepada Tina, yang berpura-pura tidak mengetahui hal tersebut.


Karena Adit sampai sekarang belum juga masuk, sehingga Arini masih berpura-pura tidak mengetahui keberadaan Tina.


"Oh, berarti ini Ibu nya Mas Adit, lumayan terlihat wanita berkelas. Aku akan memanfaatkan situasi ini, agar dia membenci Tiara, dan meminta Mas Adit untuk bercerai dengan Tiara. dan menjadikan aku istri satu-satunya," batin Tina.


Senyum manis Tina, terlihat jelas dimata Arini.

__ADS_1


"Maaf Ibu, aku kakak nya Tiara. Kenalkan nama aku Tina," ucap Tina, kepada Arini dengan suara yang dibuat selembut-lembutnya.


__ADS_2