Jadilah Wanitaku

Jadilah Wanitaku
Lizabert Ditolak


__ADS_3

Lizabert yang mendengar perkataan Vic hanya bisa menahan kesal dan dengki pada adiknya.


"Tapi aku tidak mengatakan ingin menikah denganmu," ujar Grace pada Vic.


"Kamu tidak bisa menghindar lagi, karena ini adalah keputusanku," kata Vic dengan senyum.


"Tuan Andrianez, adikku masih terlalu muda, dia masih tidak bisa memahami sebuah hubungan, untuk saat ini saja kami yang merawat dirinya. jadi, soal pernikahan mana mungkin sesuai dengan sifatnya sekarang," kata Lizabert yang sengaja mengejek adiknya.


"Perkataan kakak sangat benar, seharusnya tuan Andrianez menikahi kakakku yang cantik ini, dan kakakku juga sebagai menager di perusahaan besar," puji Grace.


Lizabert merasa bangga dengan pujian adiknya sehingga dirinya tersenyum.


"Adik, akhirnya kamu menyadari bagaimana dengan kelebihanku," ujar Lizabert.


"Kakak, siapapun yang menikahimu dia adalah pria yang sangat beruntung, selain kerjamu bagus sebagai manager. kakak juga dipercayai oleh atasan sendiri. walau saat di rumah kakak bersikap seperti ratu tidak bisa menyuci pakaian, tidak bisa memasak, tidak bisa membersihkan rumah dan hanya tahu makan tidur juga tidak masalah. karena dengan kekayaan yang dimiliki oleh Tuan Andrianez di rumahnya pasti memiliki banyak pembantu dan koki yang akan masak untukmu," ucap Grace dengan sengaja.


"Jadi untuk menjadi ratu malas dan ratu bodoh sepertimu sangat sesuai menikah dengan pria kaya," lanjut Grace dengan menyindir.


"Kau--" ucap Lizabert.


"Jangan marah di saat aku berterus terang, karena sebelum menikah harus membiarkan pihak laki-laki mengetahui segala kekuranganmu. tidak bisa mengurus rumah tidak masalah. yang penting bisa mengurus suami saja. apalagi suami kaya dan tampan seperti dia. kalau kamu masih menganggap dirimu sebagai ratu maka siap-siap saja suamimu akan diambil orang," kata Grace dengan sengaja.


"Apa bisa kamu jangan banyak bicara," ketus Anita.


"Memang salahku di mana?" tanya Grace..

__ADS_1


"Kenapa harus memburukkan kakakmu di depan orang, semua ini tidak benar," ujar Anita.


"Tuan Andrianez, jangan dengarkan kata-kata dia, semuanya tidak ada yang benar," ucap Anita.


"Aku tidak peduli benar atau tidak, aku hanya peduli pada gadis pilihanku," jawab Vic yang menatap Grace.


"Jangan melihatku! aku tidak ingin menikah denganmu," ketus Grace.


"Kalau menikah denganku, kau tidak akan hidup dalam kesulitan, semua hutang ibumu akan ku lunasi. bagaimana, apakah kau tidak ingin mempertimbangkan?" jawab Vic.


"Tidak, soal hutang adalah urusan mamaku tidak ada hubungan denganku," jawab Grace yang berjalan menuju ke gudang tempat tidurnya.


"Maaf, Tuan. karena sifatnya yang tidak sopan," ucap Anita dengan segan.


"Iya, bibi mengerti, bibi akan menasehati Grace!" jawab Anita.


"Baiklah, kalau begitu! aku permisi dulu!" ucap Vic yang kemudian melangkah ke arah pintu. Lizabert mengejar pria itu hingga keluar dari rumahnya.


"Tuan Andrianez," panggil Lizabert.


"Ada apa?" tanya Vic yang berjalan menuju ke mobilnya.


"Tuan Andrianez, atasanku sangat kagum padamu, apakah Anda tidak ingin mempertimbangkan lagi?" tanya Lizabert.


"Tidak perlu! karena aku tidak berminat, perkataan yang sama aku tidak ingin mengulanginya," jawab Vic yang langsung masuk ke dalam mobilnya dan mengabaikan wanita itu.

__ADS_1


Lizabert hanya bisa menelan kekecewaan karena ditolak langsung oleh pria yang dia kagumi.


Klek..


"Grace, kenapa kamu ingin mempermalukan kakakmu?" tanya Anita yang baru melangkah masuk ke gudang itu.


"Ma, apa yang harus malu, apa yang ku katakan semua adalah benar," jawab Grace yang duduk dengan menyandarkan diri.


"Apakah kamu sengaja melakukan itu agar kamu yang dipilih?" tanya Anita.


"Ma, sudahlah! dia mengunakan cara ini adalah untuk mendapatkan pria itu, lagi pula siapa yang tidak kenal dengan Vic Andrianez, dia adalah pria kaya yang sudah menikah sekali dan kemudian dia tidak bersama istrinya lagi," kata Lizabert yang masuk ke dalam gudang itu.


"Apa? dia sudah menikah?" tanya Anita.


"Iya, tapi sudah lama tidak ada berita mengenai istrinya. tidak ada yang tahu di mana istrinya sekarang. mungkin saja sudah bercerai," jawab Lizabert.


"Kalaupun dia menikahi Grace hubungan mereka juga tidak akan bertahan lama, pria kaya dan tampan tidak akan berminat dengan gadis biasa," kata Lizabert dengan menyindir.


"Sama seperti dirimu, dia juga menolakmu karena bagi dia kamu tidak istimewa," ucap Grace dengan mengejek.


"Apa yang kau katakan? kau tidak perlu bangga, karena dia hanya bermain denganmu. lagi pula walau dia menikahimu aku tidak yakin kalian bisa bertahan lama," ketus Lizabert.


"Apakah kamu sedang dengki denganku? karena seorang pria tampan dan kaya datang ke rumah melamarku, dan dia menolakmu walau kamu berusaha mencuri perhatiannya," jawab Grace.


"Aku tidak akan begitu bodoh sehingga harus merasa dengki denganmu," ketus Lizabert.

__ADS_1


__ADS_2