
Mansion Andrianes.
Vic sedang duduk di samping Grace yang sedang berbaring di atas kasur. pria itu menyentuh wajah pujaannya
Karena merasa sentuhan Grace akhirnya sadarkan diri. ia membuka matanya dan melihat calon suaminya sedang tersenyum.
"Vic...."
"Bagaimana denganmu, apakah ada yang tidak nyaman?" tanya Vic.
"Bukankah aku berada di rumah mama, kenapa aku bisa ada di sini?" tanya Grace yang bangkit dan berubah posisi duduk.
"Kamu dibawa pergi oleh seorang pria."
"Seorang pria?" tanya Grace yang berusaha mengingat kejadian sebelumnya.
"Iya, pria itu melakukannya atas permintaan mamamu."
"Mamaku yang melakukannya?" tanya Grace yang hampir tidak percaya.
"Benar! mamamu yang meminta pria itu menculikmu."
"Bagaimana kamu bisa tahu?"
"Walau Anita tidak mengaku dan pria itu diam saja, aku sangat yakin mereka sedang bekerja sama," jawab Vic.
"Apakah dia adalah penjudi juga? oleh karena itu mamaku ingin menyerahkan aku kepada dia?" tanya Grace.
"Mungkin juga! lain kali aku tidak akan membiarkanmu menemuinya sendiri," ujar Vic yang memeluk gadis itu.
__ADS_1
"Terima kasih karena menyelamatkanku, aku tidak ingin lagi bertemu dengan mama," ucap Grace yang di dalam pelukan Vic.
"Tidak ada yang bisa mengambilmu dariku," kata Vic.
"Vic, aku tidak ingin dibawa pergi lagi, ini sudah kedua kalinya."
"Aku berjanji padamu, tidak akan terjadi untuk ketiga kalinya," ujar Vic.
"Terima kasih karena membuatku merasa aman bersamamu," ucap Grace.
"Kau akan selalu aman saat bersamaku, oleh sebab itu jangan jauh-jauh dariku,"
kata Vic.
Di sisi lain Dicky yang dibawa oleh Will dan anggota lain menuju ke hutan yang terdapat banyak binatang buas di sana.
"Lepaskan aku! kenapa kalian membawa aku ke sini," teriak Dicky yang ketakutan. pria itu dalam kondisi terikat.
"Tidak, tidak, aku tidak mau. aku mohon padamu. sebenarnya semua ini adalah permintaan Anita. dia melakukan itu demi Lizabert," teriak Dicky.
"Kami sudah tahu kau melakukannya karena wanita itu berhutang padamu," kata Will.
"Bukan! dia adalah mantan istriku, dan Lizabert adalah putriku," jelas Dicky.
"Bukankah kau adalah bajin*gan karena menculik putri sendiri," ketus Will.
"Grace bukan putriku, dia adalah putri Harry Jhonsters. dan pria itu tidak tahu sama sekali kalau Grace adalah putrinya," ungkap Dicky.
"Nona Grace adalah putri kandung Harry Jhonsters?" tanya Will yang hampir tidak percaya.
__ADS_1
"Benar! Anita sengaja menyembunyikan kenyataan ini, karena Harry Jhonsters adalah seorang direktur hotel mewah, demi ingin putri kami hidup mewah. oleh sebab itu dia ingin aku menculik Grace dan membawanya ke tempat lain," jawab Dicky.
"Kalian sama sekali tidak tahu siapa calon suami nona Grace, bos kami bukan orang yang mudah dilawan. dan dia juga tidak suka kalau ada yang menyentuh barang miliknya," ketus Will.
"Tinggalkan saja dia di sini!" perintah Will.
Kedua anggotanya melempar Dicky di hutan sana dalam kondisi kaki dan tangan terikat.
Setelah itu mereka pun pergi meninggalkan Dicky di sana.
"Tolong...jangan tinggalkan aku...," teriak Dicky yang ketakutan.
"Jangan tinggalkan aku di sini, tolong...," teriak Dicky yang bangkit akan tetapi ia tidak berdaya karena ikatan yang melilit kaki dan tangannya.
Setelah beberapa saat kemudian beberapa ekor serigala dan harimau menghampiri mangsanya. Dicky menjadi pucat saat melihat binatang buas yang semakin menghampirinya.
"Jangan mendekat, aku mohon," tangisan Dicky yang ketakutan.
Harimau dan Serigala saling menunjukan taringnya dan berniat merebut mangsa mereka.
Setelah beberapa menit kemudian tiga ekor harimau dan empat serigala sama-sama mengigit tubuh Dicky.
Malam itu Dicky menjadi rebutan Harimau dan Serigala, dagingnya dicabik-cabik dan menjadi santapan mereka.
"Aarrghh...."
"Aarrghh...."
Tubuh Dicky terkoyak karena gigitan binatang buas itu yang sedang makan dagingnya. pria itu berteriak kesakitan yang tak terbayangkan lagi. teriakannya diabaikan oleh Will dan lainnya yang sedang berada di dalam mobil.
__ADS_1