
Grace dibawa pergi dari pintu belakang, sementara anggota Vic masih belum sadar atas kejadian itu.
Anita bersikap panik dan berlari langsung keluar untuk menjumpai mereka.
"Tuan, Tuan...," teriak Anita yang menghampiri mobil itu.
Anggota Vic yang berdiri di samping mobil langsung memandang ke arah wanita itu yang sedang memanggil mereka.
"Ada apa, Nyonya?"
"Tidak baik...dia...dia...sudah kabur dari pintu belakang," jawab Anita yang pura-pura cemas.
"Gawat! cepat kejar!" teriak salah satu anggota Vic yang kemudian mencari keberadaan calon istri bos mereka.
"Dengan cara ini aku yakin Vic pasti kecewa dan marah besar, Grace, maaf. walau kamu dan Lizabert adalah putriku. tapi aku harus memihak kakakmu agar dia bisa hidup lebih mewah. siapa yang menyuruh aku menikah dengan Dicky, pria tidak berguna itu. sehingga kakakmu memiliki latar belakang yang tidak bagus. aku harus menjadikan kakakmu sebagai putri orang kaya walau pun Harry bukan papa kandungnya," gumam Anita.
Tiga jam kemudian.
Anggota Vic telah kembali ke rumah menghadap bos mereka setelah melakukan pencarian selama beberapa jam.
Vic yang mendengar calon istrinya telah kabur, ia menghancurkan meja kaca ruang tamunya dan cangkir yang ada di atas meja itu.
Prak...
Prak...
"Kalian semua tidak berguna, aku menyuruh kalian mengawasinya, tapi kalian malah tidak tahu dia kabur. untuk apa aku percayakan dia pada kalian kalau hal sekecil ini saja kalian tidak bisa melakukan dengan baik," bentak Vic dengan nada tinggi.
__ADS_1
"Maaf, Bos," ucap mereka dengan menunduk.
"Dua hari...waktu kalian hanya dua hari. kalau kalian tidak bisa membawanya ke hadapanku maka kalian hanya bisa menjadi santapan binatang buas," bentak Vic yang membuat anggotanya cemas dan gemetar. karena apa yang dikatakan oleh bos mereka akan terjadi kalau mereka masih gagal melakukan tugasnya.
"Baik, Bos," jawab mereka yang langsung meninggalkan kediaman Vic.
"Grace, berani sekali kau mengkhianatiku, jangan salahkan aku kalau bersikap kasar padamu setelah aku menemukanmu kembali," ketus Vic.
"Bos, bagaimana kalau kita pergi ke rumah Anita untuk memastikannya?" tanya Will.
"Grace tidak berada di sana lagi, mereka sudah periksa," jawab Vic.
"Apakah bos percaya dengan kata-kata Anita?"
"Apakah maksudmu Anita yang merekayasa cerita?"
"Kalau saja dia membawa pergi calon istriku, aku pasti tidak akan tinggal diam. dan tentu saja aku berharap Grace tidak mengkhianatiku. kalau tidak, aku juga tidak akan memaafkan dia," ujar Vic yang bangkit dari tempat duduknya.
Vic dan Will mendatangi tempat tinggal Anita, dua pria itu memeriksa setiap sisi rumah untuk mendapat bukti bahwa Anita yang menyimpan putrinya itu.
Anita dan Lizabert berusaha untuk tidak takut saat Vic sedang menatap mereka dengan tatapan tajam.
"Ke mana dia pergi dan kenapa dia pergi?" tanya Vic yang duduk berhadapan dengannya.
"Tuan Andrianez, semua ini salahku yang tidak bisa mendidiknya dengan baik. dia datang memberiku undangan. aku ingin memasak untuk dia. dan tidak ku sangka saat aku di dapur dia malah kabur begitu saja. awalnya aku mengira dia sudah pulang tanpa pamit. tapi ternyata dia kabur dari pintu belakang," kata Anita yang berpura-pura merasa bersalah.
Saat mendengar penjelasan wanita itu, Vic sedang melihat sesuatu di hanphonenya.
__ADS_1
"Tuan Andrianez, maaf karena adikku pergi begitu saja, mungkin masih ada cara lain agar pernikahan ini tetap dilangsungkan," ujar Lizabert yang berharap menjadi penganti adiknya
"Sebaiknya apa yang kamu katakan adalah benar, kalau tidak, aku tidak akan ragu mengambil nyawa kalian kalau sampai aku tahu ini adalah bagian dari rencana kalian," kecam Vic yang bangkit dari tempat duduknya.
"Mana mungkin aku melakukan ini, Grace adalah putriku," jawab Anita yang tidak berani memandang Vic yang berdiri di hadapannya.
"Aku bukannya tidak tahu sifatmu terhadap putri bungsumu sama sekali tidak adil," kata Vic yang kemudian melangkah pergi meninggalkan rumah itu.
Anita dan Lizabert yang mendengar ancaman calon suami Grace, mereka sangat cemas dan ketakutan.
"Ma, seharusnya dia tidak bisa mendapatkan Grace," kata Lizabert.
"Gadis itu disembunyikan di dalam rumah orang itu, jadi tidak akan ada yang tahu," jawab Anita
"Ma, siapa yang membawanya pergi? pria atau wanita?"
"Kau tidak perlu tahu soal ini, fokus saja pada papamu itu," jawab Anita.
Vic yang menuju ke mobilnya bersama Will, ia menunjukkan sesuatu kepada asistennya itu.
"Bos, ini adalah?"
"Titik Grace sekarang berada di sini, kita harus segera ke sana!" perintah Vic.
"Apakah bos memasang GPS ke handphonenya?"
"Bukan handphonenya, tapi aku memasukkan alat itu ke dalam saku bajunya. dia adalah wanita yang akan menjadi istriku mana mungkin aku tidak awasi dia," jawab Vic yang masuk ke dalam mobil.
__ADS_1