Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1

Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1
rencana sang penyair


__ADS_3

waktu makan adalah waktu yang dinanti oleh setiap tahanan di blok manapun karena di situ terdapat secuwil kebahagian terutama di blok C, D, dan E karena disitu mereka dapat berbicara satu sama lain dan bersanda gurau, para awak kapal maupun masyarakat biasa pun ikut menikmati suana haru sambil meratapi nasip yang mereka derita saat ini. tapi tidak demikian dengan tahanan blok A dan blok B yang dipenuhi oleh pimpinan penjahat dan tokoh kuat mereka memandang satu sama lain adalah musuh, bukan tanpa sebab mereka semua dahulu saling bermusuhan dalam menunjuki siapa yang paling kuat dilautan ini,tapi pada kenyataannya mereka di sini di satu penjara yang membelunggu mereka. tuan smith dan beberapa anggota awak kapal kapten Jhon sedang makan bersama dan bercerita satu sama lain tapi tuan Smith seperti melamun dan teman disampingnya menugur"apa yamg kau pikirkan bung",tegurnya. tuan Smith menjawab "saya berpikir apakah kita akan selamanya disini, bukankah kalian punya keluarga yang mengkhawatirkan kalian dirumah".Joe yang duduk di sebalah tuan Smith "bukankah itu semua resiko yang kita ambil saat kita masing-masing ikut menjadi marinir ",sautnya. dan tuan smith berkata lagi "memang sudah begitu seharusnya tapi saya tak rela jika resiko itu dihabiskan disini tanpa ada perlawanan sedukit pun ",tegas tuan Smith. dan orang disebalah depan meja makan itu yang menghadap tuan smith ikut berbicara"kita tidak bisa ambil tindakan gegabah dahulu, harus ada rencana kita untuk kabur dari sini",tegasnya. tuan Smith mulai berpikir dan berkata"apakah kapten juga mamikirkan cara untuk kabur dan menyelamatkan kita? ",tanya Smith. sementara itu kapten Jhon duduk di depan meja makan tahanan dan makanan yang ia letakkan di depannya belum di jamahnya sedikit pun ,ia duduk termenung sambil menopang kepelanya dengan tangannya sambil berpikir keras untuk kabur dari pulau ini bersama semua anak buahnya. lama ia berpikir tiba-tiba datang orang yang diselamatkan oleh Jhon yaitu kapten Hensel yang sebelumnya tak begitu akrap dengan Jhon, kini sekarang ia datang menghampiri Jhon dan menepuk bahu Jhon dan berkata "apa yang kau pikirkan, wanita, harta, kekuasaan, atau kebebasanmu dari sini".Jhon langsung menoleh ke kanan dan menjawab dengan santai"mungkin pilihan ke-4 menarik bagiku ",jawab Jhon. Hensel dengan teman -temanya yang datang pun langsung duduk didekat Jhon, Hensel bertanya "apa rencanamu untuk kabur".Jhon menjawab"untuk saat ini saya belum menemukan cara keluar dari sini, terasa buntu bagiku ",Hensel berkata"saya sangat berterima kasih atas apa yang kau lakukan untukku tadi hari ,tanpa itu mungkin hanya arwahku yang ada dihadapanmu, jadi untuk itu saya dan semua kolega saya yang duduk di sini siap membantu kau apapun itu ".kata-katanya membuat Jhon tersenyum dan berkata" baiklah kalau begitu saudaraku". waktu mulai berlalu dan jam makan pun selasai, mungkin hal yang membuat senang para tahanan adalah pertarungan ring tanpa aturan yang di lakukan tiap minggu tengah malam, Jhon yang belum pernah melihat pertarungan tersebut diajak oleh kapten Hensel dan para kapten lainnya ke suatu tempat lokasi pertarungan di aula over dead tahanan Blok A.sesampai di sana, Jhon berjalan menembus kerumunan penonton yang hadir menyaksikan pertarungan. mereka pun tiba di tempat biasa mereka menonton ,Hensel berdiri di depan koleganya dan menirukan kata -kata mc yang membuat heboh penonton"hadirin semuaaaa, malam ini malam paling menegangkan yang akan kalian saksikan, dimana dua bos besar blok A akan menunjukkan kehebatan mereka dihadapan kita, tak butuh waktu lama lagi kami hadirkan bos Beckerjiaaaaai dan bos Santoooos",lagak aksi kapten Hensel yang menirukan gaya mc. salah satu bos datang dari salah satu lorong sambil membawa rantai di tangan kanannya, badannya sangat besar dan berotot dengan postur badan yang tegap jauh dibandingkan kapten Jhon yang tak ada apa-apanya dengan kedua bos tersebut. bos yang datang membawa rantai di tangan itu adalah bos Santos, ia berjalan melewati lorong itu dengan gayanya yang gagah dan menakutkatkan, pakaian tahanannya yang bertuliskan huruf A di punggung bajunya menandakan ia tahanan paling menakutkan di tahanan blok A, begitu juga dengan bos yang keluar dari lorong yang lain juga membawa alatnya yaitu tongkat bisbol yang megah dengan kengeriannya, bis itu adalah bos Beckerjiai.


__ADS_2