
pertempuran di seluruh penjuru pulau telah memakan waktu yang cukup panjang dan korban yang berjatuhan pun tak terhitung lagi karena terlampau banyaknya ,antara Santos dan Beckerjiai mereka memiliki masalah pribadi masing-masing .Beckerjiai sudah sampai di depan pintu kerajaan dengan puluhan ribu pasukannya dan berhadapan dengan pasukan Santos di depan pintu gerbang istana ,lansung saja kedua belah pihak langsung menyerang tanpa ragu lagi dan terjadi pertempuran yang luar biasa di depan gerbang istana ,tembakan senjata api langsung menyerang gedung istana dan membuat seluruh kaca istana pecah dan juga membuat panik seluruh pelayan istana .sedangkan raja sedang berada di balkon sambil memandang pertempuran yang membakar seluruh ibu kota tang menjadi pusat kekuasaannya dan melihat akhir dari pemerintahannya ,kota yang menjadi pusat pemerintahan kerajaan Venera sekarang hanya menjadi lautan api di seluruh penjuru pulau .para pasukan kerajaan berjuang mati-matian menghadang pasukan pemberontak untuk memasuki ke dalam istana tapi pada akhirnya ada beberapa pasukan pemberontak yang membawa senjata RPG atau peluncur roket ringan dan menembakkan peluru itu ke pintu gerbang istana,terjadi ledakan besar yang menghancurkan pintu gerbang itu sampai berkeping-keping dan membuat pasukan pemberontak masuk ke dalam istana dan terjadi baku tembak di dalam istana .api cepat menyebar ke seluruh penjuru istana dan membakar istana namun tetap kedua pasukan terus saja bertempur .Santos dan Beckerjiai berhadap dengan pedang yang sangat tajam bahkan bulu yang halus pun dapat terbelah dua dan Beckerjiai pun berkata padanya"apa kau sudah bosan hidup ,sekarang malaikat maut ini akan mencabut nyawa raja idiot itu ",kata Beckerjiai dengan muka yang sangat marah dan ingin menghabisi siapa pun yang di hadapannya.lalu Santos dengan mata sang pembunuhnya berkata"tidak untuk hari ini",dan keduanya pun bertarung bagaikan singa.pertempuran ala para ksatria terjadi antara kedua belah pihak dan goresan pedang membuat percikan api diantara pedang mereka ,Santos menghanyunkan pedangnya dan Beckerjiai menangkis serangan tersebut dan menendang menggunakan kakinya lalu menghayunkan pedang .tebasan-tebasan pedang antara kedua membuat getaran gelombang udara yang sangat dashat sampai kaca pun retak ,pertempuran sengit di antara keduanya dengan desas-desus pedang di antara keduannya .Santos menyerang Beckerjiai dan Beckerjiai terus membalas serangan itu dan tiba-tiba di antara pertempuran terjadi tembakan meriam ke istana padahal tak ada satu pun pasukan pemberontak yang menggunakan meriam ,terjadi ledakan besar dan kedua orang ini terlempar jauh satu sama lain akibat ledakan peluru meriam itu.di luar sana di lepas pantai di antara kabut yang menyelimuti pulau keluar kapal-kapal perang kelas penghancur dengan jumlah ratusan menyerang kapal -kapal militer .di antara kapal-kapal itu berbendera bajak laut dan terjadi pertempuran kapal-kapal perang di lepas pantai ,tembakan meriam bergemuruh di lautan dan kata-kata "tembaaaaaak"dari kapten-kapten kapal memdiminasi pertempuran .terlihat banyak kapal perang kerajaan Venera telaj hancur lebur di hantam meriam kapal bajak laut ,puluhan ribu pasukan militer terbunuh akibat serangan yang tiba-tiba itu bahkan komandan tinggi Emanoel terbunuh dalam pertempuran dan kapalnya tenggelam dalam lautan .kapal -kapal bajak laut itu dengan mudah menghancurkan kapal militer dan langsung menembkkan meriam mereka ke pulau itu dan menghancurkan bangunan-bangunan ibu kota beserta pasukan militer yang sedang bertempur memghadapi pasukan pemberontak di pulau itu sehingga korban berjatuhan sia-sia di puing-puing bangunan,salah satu kapal bajak laut dengan ukuran besar tiba di pantai dan seseorang kapten salah satu kapal menemui kapten bajak laut yang memimpin seluruh armada bajak laut itu dan di hadapannya ia berkata"ratuku seluruh serangan kita telah berhasil dan pulau dalam pengepungan kita",kata orang itu .dan seorang gadis cantik bangun dari kursi kapten dan berkata"keluarkan naga kita dan taklukan kerajaan ini dengan cepat",kata kapten bajak laut itu.dan orang yang menhadapnya itu berkata"perintah kapten siap di laksanakan ",dan tiba -tiba keluar seekor naga raksasa dari dalam kapal besar itu dan menuju pusat kota dan membakar seluruh isi kota tanpa sisa.