Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1

Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1
diskusi di meja kekuasaan


__ADS_3

 

__ADS_1


segera setelah itu mereka berdua kembali cepat-cepat agar mereka sampai di dalam gedung tahanan di waktu jam makan tanpa dicurigai, lubang fentilasi yang sama yang mereka lewati itu tetaplah gelap gulita tapi ingatan kuat mereka mengarahkan mereka kembali ke dalam gedung tahanan. sesegera mungkin mereka menutup lubang fentilasi kembali seolah tak pernah di buka, mereka langsung meninggalkan ruang mandi tahanan itu. dengan ketepatan wiaktu yang pas membuat mereka sampai di waktu jam makan. mereka menemui teman-teman komplotan dan duduk di meja makan sambil bercerita apa yang mereka lihat dan alami. Hensel menceritakan pada mereka "saudara-saudaraku kalian mungkin terkejut apa yang kami alami, lubang yang gelap gulita itu telah menuntun kami ke tiket kita keluar dari sini. kalian camkan ini kita harus pergi dari sini dengan cara apapun karena kita sudah mendapat tiket kita, diluar sana saya dapat menghirup udara kebebasan tanpa diawasi oleh orang-orang konyol itu yang membuat mataku iritasi. di luar sana saya dapat merasakan sensasi rumput-rumput dibawah kakiku yang selama ini sudah saya lupakan, dan diluar sana saya dapat mengejek matahari yang selalu melihatku sebelah mata sesudah lelah di pekerjakan seperti hewan".ada satu hal yang ditanyakan oleh semuanya yang bersama Hensel"lalu kapan kita dapat pergi? ".Jhon menjawab"kita tak bisa pergi tanpa membawa anak buah kita, kita juga harus mengeluarkan semua orang di sini".lalu mereka bertanya"lalu kenapa kita harus mengeluarkan semua orang di sini apa urusan kita",Jhon langsung menjawab "tak ada ruginya kita membebaskan mereka lagi pula semua berhak merasakan kebebasan".salah satu dari mereka memberikan saran"masih ada masalah jika para tahanan di sini tak bersatu, sangat sulit mengeluar mereka kalau begitu",yang lain langsung menanggapi"kalau begitu hanya ada satu cara kita harus membuat kesepakatan dengan dengan kedua bos besar disini, dengan adanya mereka berdua cukup membuat seluruh tahanan di pulau ini bersatu, dengan menimbang jumlah tahanan di pulau ini jauh lebih banyak dari para penjaga, tak akan ada kesempatan bagi para penjaga jika ada kericuhan besar-besaran disini. kita butuh jaringan dengan dengan kedua bos tersebut".lalu ada yang menanggapi" tenang saya kenal dengan seseorang yang dapat membawa kita ke bos besar".orang yang tahu seseorang tersebut langsung menemui orang itu dengan beberapa teman-temannya itu, ia menghampiri orang itu dan berkata "aku perlu bantuanmu ",lalu orang itu menjawab "kenapa aku harus membantumu? ".teman hensel bernama ampertu ini membujuknya lagi kenalannya ini yang bernama Sporo "kau jangan lupa kau berhutang nyawa padaku",ia menjawab "oooh, kau mulai perhitungan sekarang. baiklah kalau begitu katakan pernintaanmu!".Ampertu berkata"pertemukan kami dengan bos besar",dan ia bertanya "ada perlu apa kau denganya "dan ampertu menjawab"jika kau ingin bebas turuti aja permintaanku ".mereka langsung menemui bos besar, bos besar Santos duduk di kursi bersama pengikutnya dan Sporo langsung memperkenalkan diri pada bos besar "bos kau ada tamu, mereka punya sesuatu yang di tawarkan untuk bos".lalu Jhon maju dan berkata"namaku Jhon Shother dan kami ada tawaran untuk anda"bos santos berkata "cepat katakan tawarannya",Jhon berkata"kebebasan"."kebebasan ",kata bos Santos. "iya benar, kita sudah lama di sini sudah saatnya kita mnghirup aroma laut lagi dan mengibarkan bendera kebanggaan kita, kami menemukan jalan keluar melalui fentilasi, tapi itu tak muat untuk semua orang dan juga akan membuat kecurigaan bagi para penjaga, kita harus melawan jika ingin bebas".dan bos bertanya "lalu apa yang kalian butuhkan ".Jhon menjawab "kami hanya membutuhkan kedua bos besar bersama kami agar seluruh tahanan penjara ini dapat bersatu dan dapat membuat serangan besar-besaran, dan satu lagi bos tak perlu khawatir soal senjata, kita punya lubang fentilasi yang cukup membawa kita ke tempat senjata",kata Jhon. dan bos Santos berkata "baiklah kalau begitu aku terima tawaran kalian".

__ADS_1


 

__ADS_1


__ADS_2