Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1

Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1
ruang rahasia


__ADS_3

situasi baku tembak di ruang kerja angkatan laut menjadi tak terkendalikan,pasukan angkatan laut yang berada di kantor itu mulai berdatangan semakin banyak sehingga kelima anak buah Asoksuka yang menahan angkatan laut untuk mencari Jhon dan dua ajudannya mulai kewalahan menahan pergerakan pasukan angkatan laut itu.sementara itu Jhon dan dua ajudannya sedang sibuk mencari anaknya Asoksuka yang di sekap di kantor itu tapi sejauh mereka melangkah tak ada satu pun ruang yang mereka periksa menghadirkan harapan kehadiran anak itu,anak buah Asoksuka sudah terjepit di posisi tak menguntungkan dengan seseorang diantara mereka sudah terluka sehingga tak dapat bergerak lagi.melihat kondisi itu seorang dari mereka mengambil RPG dan meluncurkannya ke arah pasukan marinir yang mengepung mereka,ledakkan besar pun terjadi dan membuat seisi ruangan di penubi api dan asp yang pekap entah ada yanh masih hidup di kepungan asap itu.Jhon berhasil memasuki ruangan kepala kantor setelah dua ajudannya membunuh dua marinir penjaga pintu itu,mereka berhadapan dengan seseorang yang sangat tangguh yaitu wakil kepala kantor angkatan laut untuk negeri Amberta.dia tak bersenjatakan apa pun tapi kekuatan bertarungnya tak dapat dianggap remeh,Jhon memberi kode kepada dua ajudannya yang merupakan pasukan bajak laut Red Dragon level 4,karena itu Jhon yakin mereka berdua dapat menghadapinya sebab Jhon hanya manusia biasa biarkan para mosnter saling bertarung duku anggap Jhon.mereka berdua pun lansung menyerang wakil kepala kantor letnan dua Verter DeLo,letnan itu sangatlah handal dalam pertarungan itu sehingga ia mudah menangkis serangan keduanya,mereka melancarkan serangan yang bertubi-tubi padanya hingga kewalahan.tak lama Youter berhasil menendang perut letnan itu hingga terpental lalu tiba-tiba Bert melesat dan menghajar muka letnan itu ke dinding,di pun tak bisa bergerak leluasa seperti awal dan tak di duga kaki letnan itu di tembak Jhon hingga ia terjatuh.Jhon mendekati letnan itu dengan sebuah senjatanya dan berkata"memang ini sedikit curang tapi satangnya kami tak memiliki waktu yang lama untuk bermain denagnmu",letnan itu berkata"dasar kau bajak laut akan kubunuh kau",Jhon berkata"maaf soal ini tapi kelihatannya kondisi kau tak memungkinkan untuk melawan lagi,lagi pula kami ke sini bukan untuk membunuhmu tapi hanya menjemput barang milik orang lain yang kalian ambil",dia menjawab"jangan bercanda kau",Jhon menebak kaki orang itu saru lagi hingga darah keluar lebih banyak dan ia merasa berteriak kesakitan lalu Jhon berkata lagi"kami benar-benar tak ada waktu,jika kau ingin masih melihat matahari besok cepat katakan di mana kalian menyekap anak kecil itu"wakil kepala kantor itu lansung menunjukkan jari telunjuknya dan mengarahkannya ke sebuah patung di ruang itu sambil mukanya menahan kesakitan dan ia tak mampu berkata-kata lagi,Jhon langsung mendekati patung itu dan menedang patung itu hingga patung itu terjatuh dan hancur.ternyata ada sebuah tangga yang menuju ke bawah,Jhon berkata pada kedua ajudannya"Bert ikut aku dan Youter kau obati orang itu",Jhon masuk ke dalam ruang rahasia itu.di dalamnya sedikit gelap tapibada cahaya lampu di tengah ruangan itu dengan seorang gadis kecil usia 6 tahun yang di iikat di kursi,Jhon nerkata pada Bert"cepat kau lepaskan anak itu dari kursi",kata Jhon.Bert langsung melaksanakan tugasnya,perlahan tali itu di lepaskan dari anak itu dan megetahui ada seseorang anak itu menangis kencang.anak itu pun terlepas dan Bert mengangkat anak itu dan mengendongnya walau anak itu terus menangis ketakutan,tak tahan dengan tangisannya Jhon mengambil selotip di ruang itu dan menempelkannya ke mulut anak itu sehingga suara tangis itu lenyap seketika dan Jhon berkata"ya ini lebih baik,dengar nak kami teman ayahmu dan kami akan membawamu ke ayahmu",kata Jhon dan langsung mereka meninggalkan ruangan itu,Jhon berkata pada wakil kepala kantor itu"terima kasih pak,kebaikanmu tak akan kami lupakan semoga bapak dapat sembuh lebih cepat",kata Jhon sambil mereka berempat meningalkan ruangan kepala kantor angkatan laut itu.


__ADS_2