Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1

Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1
perlawanan yang pertama


__ADS_3

suara lainnya datang dari seorang yang sudah berlari tergesa-gesa dengan kata-kata yang baru sepatah seperti dia tak bisa menarik nafasnya lagi, melihat itu kapten dengan muka gelisah mendengar fakta mengejutkan sebelumnya bersiap mendengar fakta selanjutnya ia berkata"tarik nafasmu coba katakan apa yang terjadi ".awak yang baru datang itu tadi menarik nafas dan berkata"kapten seluruh sistem rudal tak bisa berfungsi dan kapal musuh sudah dekat ",kata awak itu. selanjutnya kapten dengan muka berusaha tidak panik memberikan perintah ke pimpinan di ruang mesin dengan menyuruh awak yang datang tadi "hidupkan mesin secara manual, engkol mesinnya cepat ,cepaat, cepaaaat!. "dengan buru-buru awak itu berlari dengan kencang, sementara awak yang satunya lagi kapten memeritahkan "persenjatai semua awak dan siapkan meriam depan kita hantam pantat mereka dengan cara-cara apapun ",dengan perintah itu awak itu dengan semangat mengatakan "siap kapten".ia pun berlari kencang menuju tiang radio dan menaikinya sambil menyeru "semuanya ambil senjata kalian, siapkan meriam kita hajar mereka semua ".semua awak berlarian mengambil senjata dan pasukan meriam mulai mengisi amunisinya dengan cepat, sedangkan ruang mesin beberapa awak dan pimpinan ruang mesin yaitu letnan Charles berusaha keras mengengkol mesin kapal .mereka memegang tuas engkol dan memutarnya, memutar, memutar akhirnya mesinnya pun hidup. letnan Charles memegang tuas mesin dan menaikkan rotasi gerakan mesin, ia berusaha menaikkannya sampai 18 not .dengan menyalanya mesin kapal pun bergerak dengan seganap kemampuan sang kapten ia menggerakkan kemudi sehingga kapal memutar kearah 30 derajat menghindari kapal perompak, melihat hal tersebut dari kejauhan seorang yang sambil memegang teropong pun tersenyum mengejek. ia yang sedang berada di salah satu kapal perompak yang terdiri dari lima kapal memalingkan badan dan berkata "semua dengarkan para pengecut ada di cakrawala siapkan meriam kita tangkap mangsa empuk itu ",layaknya perompak para awak megibarkan bendera perompak di setiap sudut tiang kapal dan menaikkan layar. mereka pun melesat cepat diatas air dengan ditambah kekuatan mesin mereka yamg kuat dan kapal besinya yang sebesar kapal kapten Jhon, kapten Jhon berusaha mengendalikan kapal karena di setiap sudut sekeliling laut dipenuhi oleh bangkai kapal seolah ingin ini adalah kuburan. kapten Jhon mengeluarkan perintah "tingkatkan kecepatan ke 24 not",mendengar perintah kapten seorang awak yang berjaga di pintu ruang kemudi menunggu aba-aba kapten ia segera ke ruang mesin melaporkan perintah kapten. kapal pun bergerak sangat cepat. melewati puing-puing kapal, tiba-tiba sebuah peluruh meriam melesat kencang dari sisi kanan kapal "gelegaaaaar",suara ledakannya sempat membuat ombak di sisi kanan kapal kapten Jhon. ternyata tembakan itu dari kapal musuh yang sedang mengejar mereka yang posisinya hampir dekat, seketika pasukan meriam kapal kapten Jhon menembak balas kapal musuh. pertempuran heroit dan menegangkan terjadi mereka saling menyerang tapi tak satu pun tembakan mengenai kedua belah pihak itu karena disejeliling mereka dipenuhi bangkai kapal yang menghalangi tembakan mereka seakan bangkai-bangkai kapal itu tak ingin mereka yang bertempur itu tenggelam seperti mereka, kapten Jhon melihat celah bangkai kapal di sisi kanan. ia pun memutar kemudi mengarahkan kapal ke celah itu ,kapal musuh yang melihat kapal kejaran mereka berusaha malarikan diri di celah itu. mereka pun menyusul kejaran mereka itu padahal celah itu hanya dapat dilalui satu kapal saja, sementara itu kapal kapten Jhon sudah bersiap dengan moncong meriamnya yang menghadap sisi kiri dan siap menyambut musuh. kapal Jhon yang berhenti dilaut itu menunggu aba-aba kapten untuk menyerang dan letnan charles yang memegang tuas gigi roda mesin bersiap menyalakan mesin ketika tembakan sudah berbunyi serta seluruh awak sudah bersiap menyambut musuh mereka dengan senjata berat anti kapal, tiba-tiba muncul moncong kapal musuh yang berusaha memasuki celah dan begitu kangetnya melihat bahwa mereka disambut dengan meriam yang mengarah ke kapal mereka. seketika keluarlah suara kapten Jhon "tembaaaak",langsung meriam memutahkan amunisinya keluar menuju lambung kapal musuh yang diikuti dengan tembakan lainnya. "gereeduuuuuuum"suara hantaman peluru meluluh lantakkan kapal musuh ,kapal itu dihajar habis-habisan.


__ADS_2