
pertanyaan dan jawaban dari keduanya itu merupakan kode rahasia yang akan mengungkap siap mereka,tapi kedua ajudan Jhon rak tahu tentang kode rahasia itu.Jhon bertanya padanya"kenapa kau tak langsung saja m3nemuiku si pelabuhan malah membuat kami berlari ke sana ke sini tak karuan",Asoksuka menjawab"bagiku keamanan adalah hal yang penting jadi maaf jika sudah membuat jalian sedikit berlari,tentang barang yang di minta ratu akan aku serahkan padamu tapi aku punya permohonan padamu,ini mengenai putriku yang berusia 6 tahun.dia di culik oleh angkatan laut untuk di jadikan umpan agar aku keluar dari persembunyian",minta Asoksuka dengan hormat.Jhon menjawab"menolongmu untuk menyelamatkan putrimu adalah di luar misiku tapi seorang anak kecil tak seharusnya terlibat di masalah kita,baikalh akan aku terima permohonanmu tapi ceritaka padaku bagaiman kronologinya",tanya Jhon.Asoksuka menceritakan"waktu itu pagi yang cerah,putriku bernama Aerini seorang gadis kecil berusia 6 tahu sekolah di gedung pendidikan anak kota negeri 14 Amberta,ia duduk di ruang kelas level 5.seperti biasa ia tinggal dengan dua orang yang aku bayar sebgai orang tua palsunya,aku tak ingin ia terlibat dalam masalahku apalagi dalam bahaya.hari itu tepat haei ke 23 bulan Ema tahun 134034 Segi ia berangkat ke sekolahnya diantar oleh seorang penjaga bayaranku pukul 08.23 dan tiba di gerbang sekolah pukul 08.45 tapi ketika ia turun dari mobilnya dan berdori di pintu gerbang sekolah,tiba-tiba seseorang yang tak di kenal langsung mengangkatnua dan membawanya ke sebuah mobil hitam.si penjaganya yang melihat kejadian itu langsung mengejar para penculik,dan terjadi kejar-kejaran yang hebat.tapi sayangnya si penjaga itu di hadang oleh dua mobil yang berada di belakang mobil si penjaga itu dan si penjaga mulai menginjak pedal gas tapi kedua mobil di belakangnya dapat megejar mobil si penjaga dan merapatkan kedua mobil mereka hingga mobil si penjaga terjebak di tengah-tengah,tiba-tiba di depanya sudah ada perempatan dengan sebuah patung di tengah permpatan.si penjaga tak bisa menghindar lagi apalgi mengerem mobilnya karena sangat di rapatkan denagn kedua mobil yang menjebak mobilnya hingga mobilnya tepat menabrak patung peremoatan jalan itu hingga mobilnya meledak sedangkan kedua mobil yang menghadangnya terus melaju meninggalkan si penjaga yang terbunuh,menurut informenku mereka dari angkatan laut dunia divisi pasukan khusus",Jhon berkata"lalu bagaimana kami dapat membantumu",tanya Jhon.Asoksuka berkata"menurut informenku putriku berada di kantor pengawas milik angkatan laut,di sanalah ia sekap.aku tak bisa menyerbu mereka terang-terangan itu sama saja membunuh saya dan putriku,aku minta kau membebaskan putriku dan langsung aku akan memberikan barang yang di minta ratu padamu",kata Asosuka.Jhon berkata"aku mengerti soal itu tapi sebelum itu berapa banyak peledak yang kau miliki?",tanya Jhon.Asoksuka balik bertanya"memangnya untuk apa",Jgin menjawab"nanti tepat setelah waktu matahari terbenam di malam nanti,kau dan anak buahmu harus meledakkan kapal-kapal milik angkatan laut di pelabuhan bagaimana pun caranya,itu sebagai pengalih perhatian sehingga kekuatan mereka di kantor pengawas dapat berkurang dan kami akan lanfsung dapat menolonf putrimu kau mengerti",jelas Jhon.Asoksuka berkata"aku mengerti",hari mulai senja dan Jhon berada di sebuah penginapan yang ia pesan untuk semalam.menunggu hari hingga gelap di sebuah lantai atap gedung penginapan datang kedua ajudan Jhon dan melaporkan"bos semua persiapan sudah siap,ada lima orang dari anak buah si penyelundup itu yang akan ikut membantu kita",Jhon menjawab"bagus segera persiapkan mental kalian,nanti malam kita akan berpesta di kantor angkatan laut",kata Jhon.matahari mulai terbenama dan Jhon mwlaksanakan salat magrib sambil berdoa"ya tuhanku mungkin tindakanku bisalah salah maupun benar tapi aku ingin kau memaafkanku atas tindakanku yang mungki saja salah,hal itu mungkin karema ketidakpahaman aku terhadap itu,tapi juga aku mohon nyawa yang kecil itu tak ada urusan apa pun dengan semua kegiatan yang kami lakukan,selaamatkanlah ia.amin".