Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1

Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1
jalan penuh mayat


__ADS_3

setiba komandan tinggi Beckerjiai ke kota ,yang ia lihat hanyalah kehancuran di mana-mana yang membuat matanya terkejut .mayat berserakan di mana-mana dan bangunan hancur menjadi reruntuhan dalam hatinya ia berkata"apa yang terjadi ,bagaimana separah ini"dengan ekspresi yang penuh penyesalan sambil terus melangkahkan kaki menuju tempat pasukan Santos .ia melewati reruntuhan kota bersama puluhan ribu pasukan di belakangnya ,sambil memangku senjata mereka menghindari mayat-mayat yang bergeletakan agar tak terinjak oleh mereka .sungguh eroni bagi penduduk pulau Lamuna dan penduduk yang tersisa di pulau itu hanyalah mereka yang tinggal di desa -desa ,Beckerjiai pun sampai di tempat Santos dengan muka yang senang dengan kemenangan mereka .ia menjumpai Santos dan bertanya padanya"apa yang terjadi dan kenapa dapat separah ini kerusakannya",tanya komandan Beckerjiai .Santos berkata"aku tak mau membicarakanya aku sendiri sedang berduka atas mereka",jawab Santos .tapi Beckerjiai tetap memaksanya dan berkata"apa katamu berduka dengan apa yang terjadi ,seharusnya kita dapat melakukan negosiasi dengan mereka untuk menyerah dengan baik-baik tanpa harus mengorbankan ratusan ribu nyawa di sini",tegas Beckerjiai.dan Santos menjelaskan"itu mustahil mereka terus berjuang sampai titik darah penghabisan dan tak memperdulikan himbauan kita sehingga terpaksa kita harus mengeluarkan seluruh tenaga pasukan",keterangan dari Santos .lalu Beckerjiai bertanya "lalu bagaimana dengan para pemberontak yang sudah menyerah ini ,jumlah mereka mencapi 7000.orang lebih apa yang kita akan lakukan ",tanya Beckerjiai .Santos menjawab"sesuai prosedur kita bawa mereka ke pengadilan setidaknya mereka akan di penjara untuk beberapa waktu ,itu dapat membuat 7000 nyawa itu masih tetap hidup ",dan melihat mayat -mayat bergeletakkan di mana-mana kedua komandan tinggi ini menyuruh seluruh pasukan untuk menguburkan mereka dengan peralatan seadanya saja .hal itu membutuhkan tiga hari untuk menstabilkan situasi di pulau itu dan setelah itu mereka kembali ke wilayah pusat membawa 7000 lebih tahanan ,setiba mereka di ibu kota mereka menemui raja Stivan dan melaporkan situasi pada raja Stivan "salam hormat ,raja kami membawa kabar tentang pertempuran di pulau lamuna yang menjadi basis pemberontak .dan kami telah berhasil menguasai pulau tersebut dan telah membunuh pimpinan pemberontak serta membawa 7000 lebih pasukan pemberintak yang telah menyerah ",hasil laporan itu membuat raja Stivan senang dan berkata"baiklah kalau begitu aku sangat senang mendengar berita itu memang kemampuan kalian tak di ragukan lagi ",ucap sang raja. Santos berkata pada raja"raja ,megenai para tahanan kami akan membawa mereka ke pengadilan untuk menjalani berapa lama hukuman penjara ",kata Santos .dan mereka berdua pun pergi dari istana dan menuju persidangan membawa para tahanan ,di persidangan para tahanan berhadapan dengan putusan hakim sambil tangan mereka di borgol .hakim ketua memulai sidang dengan mengatakan "selamat datang semuanya hari ini sidang mengenai putusan hukuman pemberontak sekarang di mulai ,mohon jaksa penuntut umum membacakan tidak kejahatan mereka",perintah hakim pada jaksa.dan jaksa membacakan daftar kejahatan "pertama para pemberontak telah membangkang terhadap pemerintah dan melakukan tidak kriminal yang diantaranya melakukan pembunuhan terhadap tentara dan petugas keamanan serta mengebom fasilitas militer sehingga membuat negara menjadi rugi,sekian tuan hakim ",dan hakim ketua bertanya pada para pemberintak "adakah pembelaan dari kalian",tanya hakim pada pemberontak.dan para pemberontak tak menjawab apa pun dan memilih membisu sehingga hakim langsung memutuskan perkara dengan berdiskusi dengan hakim lain dan setelah membacakan putusannya"jadi kami telah memutuskan menurut kejahatan yang telah mereka lakukan maka kami putuskan mereka akan di hukum mati esok hari "dan hakim megetuk palu tiga kali tanda putusan telah di jatuhkan dan seketika komandan Beckerjiai berdiri dan berkata "apa-apaan ini hakim bukankah menurut peraturan kerajaan mereka akan di hukum penjara paling lama 70 tahun penjara,ada apa ini hakim",tegas beckerjiai dengan muka yang sangat marah terhadap putusan hakim dan hakim pun berkata"pada peraturan yang baru raja telah mengganti masa hukuman 70 tahun menjadi hukuman mati",keterangan dari hakim itu membuat Santos ikut bicara "apa semudah itu hukum dapat di ganti-ganti tanpa harus menilai efeknya mereka itu pemberontak bukan pasukan negara luar",dan seketika raja muncul ke persidangan dan berkata"mereka itu pantas mati agar menjadi obat jera bagi yang lain ",mendengar kata-kata raja Beckerjiai serasa ingin menghajarnya saja.tapi mau bagaimana lagi itu peraturan raja bersama perlementnya yang korup.


__ADS_2