
sekembali Santos dan Emnoel dari pulau Opplan yang membawa kekalahan membuat raja marah besar,ia berkata "apa yang sebenarnya terjadi kenapa bisa pasukanku bisa di kalahkan oleh pemberontak yang senjata puntak sanggup mereka beli ,gara-gara kalian kerajaan kehilangan sektor industri di suatu pulau dan malah di rampas oleh pemberontak ",kata sang raja dengan muka yang sangat marah dengan laporan ke dua komandanya .mereka menjawab "maaf soal itu ,para pemberontak sudah bergabung di pulau itu dengan jumlah pasukan yang sangat melampaui jumlah pasukan kita gara-gara kejadian eksekusi pemberontak yang raja lakukan dan dengan kejadian penebakan mahasisiwa membuat jumlah rakyat yang memberontak semakin besar dan sulit untuk di kendalikan",jawab komandan Emanoel .dan raja membalas "itu semua salah kalian ,kalian seharusnya dapat mengendalikan rakyat kalau prlu bunuh rakyat yang membangkang",kata sang raja yang egois itu.dan itu membuat Santos sempat geram dan berkata pada raja"rajaku dari pada memikirkan para pemberonrak lebih baik kita pikirkan para penyusup yang mnyusu ke negeri kita dan menyusup dan membuat masalah dengan mempropaganda rakyat ,ini adalah masalah serius dengan adanya berita dari intelijen bahwa ada beberapa kapal misterius yang berkeliaran di perbatasan laut kita ",kata Santos dengan nada suara yang tegas.dan raja berkata"itu belum tentu benar tapi yang di depan mataku para pemberontak telah merebut satu pulauku dan membuatku rugi",dan dengan kesal karena pendapatnya tak pernah di dengar oleh raja si Santos pun meninggalkan istana.di pulau Opplan para pemberontak yang si pimpin Beckerjiai mengadakan rapat dengan pimpinan kelompok pasukan di gedung yang mereka taklukan ,mereka pun berkumpul dan membahas situasi perang dan merencanakan serangan berikutnya tapi Beckerjiai memutuskan seluruh pasukan harus mengajak rakyat untuk ikut berperang dan meminta mereka untuk menambah kekuatan pasukan dengan menyusupkan ratusan ribu senjata dari luar agar secepatnya ibu kota dapat di kuasai dan menurunkan raja secepatnya agar rakyat dapt hidup secara sejahtera.sejumlah pasukan datang ke gudung tersebut dan melapor ke pimpinan tertinggi ,dan mendengar berita itu Beckerjiai keluar dari gedung menemui mereka dan mereka melapor pada beckerjiai dan berkata "bos semua senjata dari pesanan bos bulan lalu sudah tiba dan siap di pergunakan",kata mereka dan Beckerjiai berkata pada seluruh pasukannya" baik semuanya kita akan melakukan serangan balasan ke pasukan kerajaan ,ini saatnya kita tunjukan pada mereka kekuatan pasukan rakyat sebenarnya",kata Beckerjiai.sementara itu dari lepas laut kerajaan Venera di sebuah kapal yang berada di perbatasan laut seseorang baru saja naik ke kapal itu dan bertemu dengan seseorang di dalam kapal,mereka saling berhadapan dan salah satunya yang baru datang berkata"tuan saya sudah mendapat laporan dari mata-mata kita bahwa negeri yang menjadi target kita sedang mengalami kekacauan dengan masalah pemberontak yang sudah melebihi kemampuan pasukan militer negeri itu untuk di kendalikan dan saya dengar kekuatan pasukan militer negeri itu sedang dalam kesulitan dengan salah satu perwira tinggi mereka yang bergabung dengan pasukan pemberontak ,ini menguntungkan kita untuk menyerang mereka secepatnya tuan",kata orang yang baru naik ke kapal itu.dan kapten kapal itu berkata padanya "itu kabar bagus ,kapten bajak laut kita akan senang mendengar kabar ini",kata kaptem kapal itu .setelah mendengar itu dan menerima perintah langsung para bajak laut yang sudah menyusup ke negeri venera melancarkan aksi mereka dengan mengadu domba kekuatan pemberontak dan pasukam militer hingga menjatuhkan nama baik raja di hadapan rakyat dengan menfitnahnya dengan hal -hal yang merugikan kehormatan raja .para bajak laut mulai membuat kerusuhan si suatau malam mereka menyamar menjadi pasukan kerajaan dan memaksa rakyat membayar pajak secara paksa ,dan jika rakyat menolak membayar pajak mereka tak segan -segan membakar rumah-rumah penduduk .beberapa rakyat sempat menolak memberikan pajak dan mereka semua di pukuli oleh pasukan yang menyamar menjadi pasukan kerajaan dan bajak laut ini membakar rumah-rumah penduduk hingga kebakaran itu menjalar ke rumah-rumah lain dan membuat kerugian besar.