Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1

Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1
serangan pemberontak


__ADS_3

hari yang sedikit di selimuti oleh kabut di tepi saat pagi hari di pulau utama,yang memungkinkan serangan dapat terjadi di arah mana pun .kapal -kapal nelayan berkeliaran di lepas pantai pulau utama dengan jumlah besar-besaran membuat kapal-kapal militer menjadi curiga ,kapal nelayan yang jumlahnya ratusan itu tak luput dari pantauan kapal militer yang langsung menghampiri kapal-kapal nelayan itu.salah satu kapal nelayan di datangi oleh seorang kapten kapal militer ,ia pun turun ke kapal nelayan itu dan bertanya"ada apa ini,kenapa ada kapal nelayan di lepas laut kami dengan jumlah tak masuk akal ini apa yang sebenarnya kalian rencanakan ",kata kapten kapal militer itu .dan salah satu nelayan menjawab "maaf tuan kami ini hanya mengungsi dari pulau -pulau yang telah di kuasai pemberontak dan ingin meminta bantuan raja agar kami dapat tinggal sebentar di pulau ini untuk mendapat perlindungan ",jawab nelayan itu.dan hal yang sama pun terjadi di berbagai kapal nelayan yang di periksa oleh kapal militer tapi itu tak cukup membuat kapten -kapten kapal militer itu semua puas dengan jawaban para nelayan itu dan langsung memeriksa bagian dalam kapal terutama bagian muatan kapal,dan di salah satu tempat penyimpanan yang mereka periksa tak terdapat benda -benda yang mencurigakan maupun penyusup tapi tiba-tiba salah seorang prajurit memanggil kaptennya sambil berteriak "kapteeeen ada sesuatu yang mencurigakan di sini ",kata prajurit itu.dan bergegas si kapten kapal militer itu langsung berlari menuju tempat prajurit itu ,hal itu membuat para nelayan seakan-akan panik .dengan reaksi ekspresi para nelayan membuat pasukan militer menjadi curiga dengan gerak -gerik nelayan-nalayan itu,dan sesampai di tempat prajurit itu mereka menemukan bahan peledak dan seluruh prajurit geger melihatnya dan para nelayan pun kabur dan langsung meloncat dari kapal dan tiba -tiba terjadi ledakan besar di kapal nelayan itu dan para prajurit yang tak sempat lonvat dari kapal semuanya tewas akibat ledakan itu.dan hal yang sama juga terjadi di ratusan kapal nelayan yang berusaha menabrakkan diri ke kapal militer dan langsung meledak ,ini kejadian di luar dugaan pasukan militer.belasan kapal militer hancur lebur akibat serangan bunuh diri dan puuluhan yang lain dapat menghindari serangan dan bahkan dapat menghancurkan kapal -kapal nelayan dengan meriam kapal mereka,akibat serangan ini ratusan prajurit militer menjadi korban .dan tiba-tiba dalam air keluar pasukan pemberontak di depan pelabuhan dan langsung menyerang secara besar-besaran ,dengan serangan itu pasukan militer yang bersiaga di pelabuhan langsung menahan serangan pemberontak .Beckerjiai dan pimpinan pemberontak lainnya memimpin serangan dari arah lain ,serangan pagi itu sangat dashat dengan kekuatan besar akibatnya beberapa kapal militer haru merapat ke pantai untuk membantu pasukan militer yang lain yang kesulitan dalam menhadapi jumlah pasukan pemberontak yang melebihi jumlah pasukan militer ,aksi baku tembak dan tebasan pedang terjadi di mana-mana di sudut -sudut kota hingga ibu kota pun terbakar dan si jago merah merambat ke penjuru pulau .beckerjiai bertarung layaknya harimau dan tak ada satu pun pasukan militer yang dapat menghentikannya,bahkan tembakan peluru pun tak dapat menembus tubuhnya dan hanya melekat di kulitnya saja sungguh membuat pasukan militer ketakutan dengan kekuatannya dan kulitnya itu seperti rompi anti peluru saja dan ia menggunakan senjata kelas berat dan menghabisi pasukan militer tanpa belas kasihan,puluhan ribu tembakan merusak gedung-gedung kota dan menghancurkan kaca -kaca bangunan .peluru-peluru berterbangan di mana-mana bahkan kaca bangunan yang terkena tembakan berguyuran rontak bagaikan butiran air hujan yang turun dari langit di tengah pertempuran ,entah bagaimana peluru senjata api tak lagi senjata yang cukup membunuh seseorang dengan satu tembakan sungguh manusia di dimensi ini bagaikan orang -orang super di filem holiwot ,Santos berusaha keras menenangkan pasukan pemberontak dengan berbagai resolusi agar adanya genjatan senjata tapi itu semua sudah terlambat dan seluruh pulau di penuhi pertempuran di berbagai sudut bahkan ibu kota pun sudah di lalap api di seluruh penjuru sedangkan warga sipil sudah di evakuasi ke pulau lain agar tak terjadi korban jiwa di warga sipil lagi.


__ADS_2