Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1

Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1
pencuri dompet


__ADS_3

beberapa lama Jhon menunggu berharap orang yang menjadi misinya itu segera datang di pelbuhan tak kunjung datanhbdan akhirnya ia pergi menuju sebuah alamat yang tertera di sebuah koran aneh dengan tulisan yang tak biasa dinlwtakkan di sebuah koran,alamat itu menunutun Jhon ke sebuah bar di kota dan ia pun masuk ke dalam walau merasa enggan untuk masuk.di dalam bar sama seperti apa yang ada di dunianya,banyak orang di dalam dan penuh dengan minuman sehingga Jhon memesan sebuah minuman khas bar tersebut dengan rasa aneh tapi enak dan yang terpenting tidak memabukkan.lama ia menunggu di bar itu dan tak ada seorang pun yang mendatanginya dan kedua ajudannya,sebelumnya Frank telah memberikan ciri orang yang akan ia temui yaitu seseorang dengan tanda tato matahari di tangan kanannya berwarna merah,itu adalah simbol rahasia orang-orang yang menjadi pendukung kelompok bajak laut Red Dragon.minuman di gelas Jhon pun sudah habis dan waktu pun sudah terlalu lama yang terbuang sehingga Jhon memutuskan meniggalkan bar itu dan pulang ke kapal,langsung Jhon membayar minuman yang Jhon dan dua ajudannya minum ke bartender dan langsung bangu meninggalkan bar itu.ketika ia mau pergi tak sengaja seseorang menyenggol bahu Jhon dan orang itu berkata"maaf tuan saya tak sengaja",kata orang itu,dan Jhon berkata"tak apa-apa",kata Jhon.Jhon pun pergi tak menghiraukan orang itu dan orang itu langsung duduk di depan bartender yang sedang melayani minuman pelanggannya,di depan pintu setelah keluar dari bar tak sengaja seorang anak remaja barusia sekitar 16 tahun menyenggol bahu salah satu ajudannya Jhon bernama Bert dan di samping Youter.Bert menjadi marah dan berkata"hei kalau jalan pakai mata jangan dengkul",tegur Bert pada remaja itu.remaja itu dengan mudah langsung meminta maaf"maafkan aku tuan,aku tak sengaja tadi",Jhon yang melihat itu berkata"tak apa biarkan anak itu pergi",saran Jhon pada Bert.anak itu pun pergi meninggalkan Jhon dan kedua ajudannya itu cepat-cepat,Bert memriksa pakaiannnya dan ternyata dompetnya hilang dan berkata pada Jhon"bos dompetku hilang sepertinya remaja itu yang mencurinya",sambung Youter"remaja itu ada di depan kita jangan biarkan dia kabur!",sahut Youter dan mereka berdua pun mengejar anak itu sehingga Jhon pun harus ikut mengejar kedua ajudannya dan anak itu juga,remaja itu merasa dia sudah ketahuan langsung berlari kenjang sebelum ia tertangkap.remaja itu lari terbirit-birit dengan kenjang di jalanan kota,larinya begitu kenjang tapi kedua ajudan Jhon terus mengejar remaja itu tak peduli siapa ia.remaja itu berbelok ke arah pemukiman padat penduduk,ia berlari cukup kencang di jalan-jalan sempit di sana melewati pedagang-pedagang yang berjualan di samping-samping jalan yang sempit itu.kedua ajudannya membagi arah keduanya,Bert mengejar remaja itu dari belakang sedangkan Youter akan meyergap remaja itu dari depan dengan berlari di jalur yang lain.Jhon mulai kelelahan untuk mengejar mereka dan sapai di persipangan kawasan pasar peduduk padat itu melihat jalan yanh bercabang itu Jhon berkata"sial kemana mereka pergi,dasar mereka itu",Jhon memilih jalan ka arah kanan dan berlari mencari keduanya.remaja itu sampai pada tengah-tangah pasar di pemukiman padat penduduk itu dan ternyata di depannya ada Youter dan ia berputar ke belakang dan ternyata di belakang pun ada Bert yang mengejar ia bergumam"apa-apa mereka hanya dompet pun mereka mengejar sampai begini",gumam si remaja itu.mereka berdua pun sudah dekat dengan remaja itu,sehingga remaja itu ketakutan dan langsung masuk ke salah satu rumah penduduk.Bert dan Youter sampai si depan rumah yang dimasuki remaja itu dan keduanya pun ikut masuk ke dalam rumah penduduk itu,remaja itu naik ke atas atap rumah penduduk sambil terus diikuti Bert dan Youter.Bert dan Youter yang melihat remaja berusaha kabur lewat atap rumah-rumah penduduk juga itu naik ke atap rumah dan berlari di atas atap rumah penduduk mengejar remaja yang mencuri dompet miliknya Bert.


__ADS_2