
Jhon Shother keluar bersama tahanan lain melalui pintu besar itu, jalannya agak terganggu di sebabkan rantai yang mengikat kaki sehingga ia harus berjalan pelan seperti tahanan lainnya. lapangan yang luas dipenuhi dengan tahanan kelas A dan mata Jhon yang memperhatikan mereka, ia melihat ada disalah satu dari mereka yang menonjol dari segi kekuatan dan kesombongannya dalam berbicara dihadapan kawannya. ia pun menuju ke salah satu kelompok yang agak bisa diajak bicara untuk mencari informasi, langkahnya yang santai itu berusaha mendekati mereka dengan sikap biasanya itu seolah ia sudah bisa berbaur dengan mereka. salah satu dari mereka yang sedang duduk di samping tembok tiba-tiba melihatnya yang sedang mendekat dan ia langsung memberitahu teman-temannya dengan bahasa isyarat simpel yaitu dengan mengeluarkan suara dari mulutnya "uuuus"lalu memalingkan mukanya ke jhon yang menghampiri mereka, mereka langsung melihat Jhon di hadapan mereka. Jhon langsung menyapa mereka "bolehkah saya duduk",kata Jhon. salah satu dari mereka berkata "duduklah jika kau mau",Jhon pun duduk disamping mereka dan mereka berkata "kesopanan adalah budak disini tapi kekuatan adalah penguasa disini "Jhon memberi tanggapan dari hinaan mereka "bukankah penguasa di dunia ini tak semua kuat karena kelicikan dapat memperdaya yang kuat".pernyatan Jhon ini sontak membuat yang berbicara tadi tertawa"haaah,haaaaah,haaaaah,aku suka orang ini jadi siapa orang ini yang berani bicara"reaksi yang berbicara pertama, jhon menjawab "perkenalkan nama saya Jhon Shother dari angkatan laut di suatu dunia yang jauh dari sini yang langitnya biru dengan harapan di setiap orang"jawab Jhon. orang yang mengajak Jhon berbicara pun juga memperkenalkan dirinya "namaku hensel pimpinan bajak laut dari timur negeri anta beranta dan yang disamping saya semua adalah pimpinan perompak di laut mereka masing-masing dan harapan yang kau cari di dunia ini tidak ada sedikit pun kecuali rasa takut dan kehampaan, tidak ada keadilan bagi mereka yang lemah disini "ujar si Hensel .Jhon pun berkata "keadilan hanya ada bagi mereka yang ingin memperjuangkannya bukan pada orang bodoh yang ingin di tindas oleh orang lain dan harapan hanya hadir bagi mereka yang mencarinya bukan mereka yang menunggu belas kasihan orang lain"sindiran halus dari Jhon. "aku senang hari ini ada bocah yang baru membuka matanya di dunia ini yang gelap gulita,jadi apa rencanamu? ",tanya hensel. Jhon menjawab"bukankah ada sedikit niat kalian untuk bebas dari sini dan menghirup lagi aroma lautan",jawab Jhon. orang disamping hensel berkata"namaku asper pimpinan kelompok penjaga kerajaan ini sebelum di rebut bajak laut itu sungguh semua tahanan di sini bermimpi mereka akan bebas dari sini tapi tak ada mimpi mereka yang terwujud disini, lihatlah di sekelilngmu menjular tembok yang memisahkan kita satu sama lain mana mungkin kita bisa kabur kecuali kita mati di sini",ujar Asper. Jhon berkata "bukankah tuhan tak ingin makhluknya di halangi kebebasannya? ",jawab Jhon. salah satu dari mereka berkata"namaku seldor pimpinan bajak laut harimau putih, tolong jangan kau bawa nama tuhan di sini ia tak pernah melihat kesusahan kami yang disuruh kerja paksa oleh lagu lain lintah-lintah itu ",tegas Seldor. jhon terus berkata dengan santai "jangan berkata seperti itu, tuhan selalu membantu hambanya yang ingin dibantu, bagi mereka yang melupakan tuhannya sungguh mereka kehilangan jati diri mereka",tegas Jhon. lalu hesel bertanya "jadi apa maumu?. Jhon menjawab "kita robohkan dinding itu dan hancurkan tirani yang membelunggu kita".mendengar kata-kata Jhon tiba-tiba terdengar suara bel yang keras serentak mereka memerhatikan menara pengawas dan dari sana terdengar pemberitahuan"semuanya sudah saatnya bekerja cepat ke ruang industri segera"mereka termasuk jhon bergegas menuju ruang atau lapangan industri mereka berjalan melewati pintu besar lain, Jhon yang melewatinya bersama tahanan lain melihat kerja berat yang mereka hadapi. sementara itu awak kapal jhon berada di lokasi lain yaitu tahanan kelas C, mereka sedang disuruh membawa besi -besi untuk dijadikan barang yang dapat dijual.