Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1

Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1
misi pengantaran


__ADS_3

Frank berkata"ratu ingin kau untuk menjemput barang kami di sebuah pelabuhan di negeri Amberta yang bernama pelabuhan Terase disana ada seorang bernama Asoksuka,ia penyelundup kami dan barang kami ada padanya menunggu untuk di antarkan pada kami.ratu ingin kau membawanya kepada kami beserta barang tersebut tanpa diketahui oleh pemerintah dunia,misi ini harus berhasil dengan cara apa pun kau mengerti",kata Frank."baik tidak masalah bagikuntapi aku ada saru permintaan",syarat dari Jhon.Frank merespon"kau tidak mengerti ya posisimu bukan sedang untuk negosiasi",langsung Jhon menjawab"memangnya kenapa,sejak aku bergabung dengan kalian aku bukanlah budak kalian.aku masuk ke kelompok kalian bukan karena ancamanmu tapi karena aku juga ingin tahu dunia macam apa yang aku datangi ini,jadi aku bukan budak kalian yang dapat kalian perintah sesuka hati dan kau tahu juga aku seperti apa sejak kau bertemu denganku di kuburan kapal",tegas Jhon."wah walau kau dalam pengawasan kami kau tetap dapat sombong begitu rupanya,ya memang taruhannya adalah nyawa orang terdekatmulah yang akan menjadi taruhan jika misi ini gagal tapi aku akan mengabulkan syarat darimu katakanlah!",tegas Frank.Jhon pun memberikan syarat"aku telah pergi ke dermaga dan melihat sebuah kapal aneh yang berbentuk seperti piring besar,kapal ini sepertinya sebuah alat untuk pergi ke dimensi lain.aku ingin kapal itu di bawa ke suatu tempat untuk di teliti dan jangan sembunyikan satu pun informasi tentang kapal itu",Frank berkata"sepertinya ada sesuatu dengan kapal itu yang membuatmu tertarik katakan padaku",Jhon menjawab"sudah aku katakan tadi satu hal bagiku tetap di kelompok ini adalah untuk mengetahui cara keluar dari dunia ini",jawab Jhon.Frank pun menanggapinya"oke jika itu alasannya kita sepakat,katakan saja maupu pada kepala dermaga di sana dengan kartu ini ia akan melakukan perintahmu",kata Frank.Jhon langsung mempersiapkan dirinya untuk berangkat ke pelabuhan itu nanti malam dengan sebuah kapal semi kargo,sementara itu seseorang sedang duduk di kursi yang mewah dengan sebuah meja besar di depannya.ia sepertinya seseorang yang kuat dan di lihat dari seragamnya yang di penuhi pangkat berarti ia orang penting,seorang marinir datang memasuki pintu ruang kerjanya beserta beberapa orang yang mengawalnya.sambil berdiri ia berkata"lapor kolonel!,kami menemukan pergerakkan yang mencurigakan di pelabuhan Terase di negeri Amberta.menurut mata-mata kita ada penyelundupan sebuah senjata yang belum di ketahui apa itu tapi sepertinya itu bukan dari beberapa laut di sini dan tampaknya itu elegal dan terlarang oleh pemerintah dunia untuk di gunakan sembarangan orang,senjata itu harus kita amankan pak",sebuah laporan seorang marinir angkatan laut dunia di benteng Meldov.kepala anagkatan laut yang bertanggung jawab atas benteng Meldov itu pun berkata"kirim beberapa anak buah kita ke pelabuhan itu dan segera mulai penyelidikan",kata kepala benteng Meldov yang berpangkat kolonel itu.para marinir itu pun pergi meninggalakan ruangan yang luas itu dan kepala benteng itu pun duduk sambil mengingat kejadian dua hari yang lalu ketiaka ia di datangi puluhan kapal marinir tanpa alasan yang jelas,kapal-kapal marinir itu di beri akses masuk ke dalam benteng dan tinggal di benteng itu.ribuan orang turun dari kapal dengan keadaan luka parah dan langsung di bawa ke pusat kesehatan benteng Meldov,seseorang marinir datang kepadanya dengan keadaan yang menyedihkan dan berkata"maaf telah datang begini,kami dari pangkalan laut kepualauan selatan,pangkalan kami telah di serang oleh kelompok bajak laut dengan kekuatan sebanding dengan suatu negara.komandan kami kapten Herior telah terluka dan di bawa di pusat kesehatan benteng ini,saya letnan satu Veltinsen meminta bantuan pada anda",kata marinir itu.dan komandan besar benteng Meldov oun berdiri dengan wajah tak senang"apa bagaiman bisa terjadi hal yang memalukan ini,ini tak mungkin terjadi",suara lantak dari komandan itu.marinir itu menjelaskan"begini komandan ada seseorang yang memimpin pasukan bajak laut itu,bendera mereka tampaknya sama dengan bajak laut yang menyerang negeri Venera yang negeri itu telah menghilang di dalam kabut.saya membwakan foto orang yang memimpin serangan itu",langsung prajurit itu menyerahkan foto Jhon yang tertangkap saat menyerang pankalan angkatan laut dunia.


__ADS_2