Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1

Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1
baku tembak di kantor musuh


__ADS_3

matahari sudah terbenam dan waktu malam pun tiba,di pelabuhan tepatnya di dermaga milik angkatan laut.berdiri pos-pos penjagaan pelabuhan angkatan laut dunia,di samping itu terdapat tiga buah kapal angkatan laut jenis frigat yang sedang berlabuh di sana.anak buah Asoksuka telah menyelam di bawah dermaga menunggu waktu yang pas untuk meletakkan peledak,waktu yang pas adalah saat pergantian pos penjagaan sedangkan Jhon ,dua ajudannya,dan lima orang anak buah Asoksuka sedang memasukkan perlengkapan mereka ke mobil hitam.Jhon meliahtbatah pelabuhan sambil berpikir langkah mereka selanjutnya,waktu pergantian pos penjagaan tiba dan para anak buah Asoksuka mulai bergerak dalam air membawa peledak sebanyak mungkin yang mereka punya.mereka mulai meletakkan peledak itu di bawah kapal tanpa di sadari oleh prajurit yang berjaga di sana,tak lama untuk mereka meletakkan peledak itu dan langsung meninggalkan lokasi yang akan di ledakkan.seorang prajurit di sana merasakan sesuatu dan teman di sampingnya bertanya"ada apa denganmu",tanya ia.prajurit itu menjawab"sepertinya perasaanku tak enak,entah kenapa aku ingin pulang dan memeluk anak istriku",jawab prajurit itu.temannya menasehatinya"mungkin kau sedang rindu pada mereka",prajurit itu menyanggah"bukan itu maksudku tapi ini berbeda serasa aku tak akan bertemu lagi dengan mereka",jelas prajurit itu.temannya merasa heran dan berkata"maksudmu?",tanya ia.keberadaan mereka yang dekat dengan salah satu kapal marinir yang mereka jag itu adalah sebuah mala petaka bagi mereka karema tiba-tiba kapal iru meledak kuat membuat mereka berdua terlempar jauh,suara ledakkan kapal yang lain pun ikut menyusul setelah ledakan pertama itu.suara ledakkam itu terdengar sampai ke seluruh kota dan membuat semua penduduk kota menjadi ketakutan karema sebelumnya belum ada yang seperti itu,seluruh dermaga milik angkatan laut itu pun di lalap api yang luar biasa di mana-mana dan sempat membunuh beberapa orang prajurit yang berjaga di sana sungguh sayang prajurit yang rindu keluarga itu karena ia pun terbunuh saat ledakkan itu.karena ledakkan yamg mengemparkan seluruh kota membuat kantor angkatan laut membunyikan alaram bahaya dan berduyun-duyun seratus lebih pasukan angkatan laut keluar dari kantor itu dan menaiki kendaraan angkut mereka menuju pelabuhan berlengkapkan senjata yang lengkap,kantot itu benar-benar rak di jaga dengan ketat hanya ada 37 orang didalamnya sedangkan kepala kantor itu pun ikut pergi meninggalkan kantor menuju pelabuhan untuk memastikan keadaan di sana.Jhon yang melihat kobaran api besar di pelbihan pun berkata pada pasukannya"semua naik ke mabil kita berangkat",kata Jhon.langsung supir memasang gigi roda dan menginjak pedal gas,mereka pun berangkat dengan dua mobil dengan kecepatan tinggi.mereka melaju dengan cepat melewati mobil-mobil lain dengan cepat,di dalam mobil Bert mengambil sebuah senjata laras panjang sejenis AK 47 dan memberikannya kepada Jhon dengan 4 buah magasin sebagai amunisi.kantor angkatan laut itu benar menjadi kosong dengan hanya beberapa orang di dalamnya,tapi jangan di anggap remeh karena 37 orang yanh berjaga di sana adalah pasukan khusus angkatan laut dengan pengalaman perang yang cukup hebat.mereka sampai di depan kantot itu dan langsung seorang anak buah Asoksuka mengelurkan RPG dan langsung meluncurkannya ke pos penjagaan kantor,para prajurit si pos itu terkujut dan tak bisa menghindar sehingga roket itu pun meledak dan menewaskan mereka,tak berhenti di situ pemegang RPG itu menembakkan lagi senjata itu ke pintu depan kantor dan menghancurkan pintu itu berkeping-keping.langsung Jhon keluar dari mobil denhan senjata AK 47 dan menarik kuncian semjata,dengan gagah menembakkan beberapa peluru ke dalam pintu kantor itu dengan di ikuti anak buahnya yang langsung mencoba memasuki kantor.mendengar suara ledakkan di depan para pasukan angkatan laut yanh ada di dalam kantor pun langsunh melakukan perlawanan,sementara Jhon dan ketujuh anggotanya sudah memasuki kantor.tepat di sebuah ruang kerja ada beberapa prajurit marinir yang sudah berada di sana menunggu para penyusup,Jhon melemparkan granat asap dan membuat seisi ruangan menjadi berasap sehingga para mariniir tak bisa melihat ke arah mana para penyusup datang dan tiba-tiba para penyusup menembak dan terjadi baku tembak di antara mereka,sementara itu Jhon dan beberapa orang yang lain mengambil jalan yang lain untuk tahu di mana anak kecil itu di sekap.


__ADS_2