Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1

Jhon Shother Si Penjelajah Dimensi Part 1
pergerakan di tenpat penyimpanan


__ADS_3

Jhon sudah menjelaskan maksudnya ke sana dan menambahkan"saya juga ingin melihat-lihat senjata yang akan di antarkan itu",kata Jhon untuk menambahkan.kepala penjaga di sana bertanya"apa anda tak membutuhkan senjata kelas berat seterti meriam dan peluncur bom?",tanya kepala penjaga itu.Jhon menjawab"untuk sekarang ratu meminta saya untuk mengawasi parajurit baru di kesatuan saya,sedangkan senjata kelas berat belum saat ini di butuhkan di kesatuan saya karena menunggu perbaikan beberapa kapal di kasatuan saya,jika boleh sekarang anda mengantarkan saya ke tempat penyimpanan senjata kelas ringan tapi cukup kuat swbwlum gerhana di mulai",ajak Jhon untuk mengalihkan kepala penjaga itu dan beberapa penjaga yang lainnya.dan kepala penjaga itu berkata"baik akan saya antar bersama beberapa anak buah saya",dan mereka pun pergi dari pos penjagaan dan menuju tempat penyimpanan senjata kelas ringan sehingga para tahanan yang sedang dalam misi khusus itu sangat leluasa,mengingat bahwa meriam dengan kaliber 350 sangat dibutuhkan untuk menghancurkan dinding penjara dan membuka jalan pelarian tahanan.bulan Cerus pun sudah di posisinya sehingga gerhana bulan pun menggelapkan penglihatan para penjaga,dalam kondisi gelap gulita hanya ada satu menara suar yang memiliki cahaya yang terang menyinari beberapa tempat tertentu.Emel si tahanan itu pun bergerak ia menuju ke ruang bahan bakar lampu suar dari menara itu,Emel juga seorang mutan tipe pedengar radar sehingga dapar leluwasa saat gelap dengan memamfaatkan pantulan suara yang di buatnya menggunakan frekuensi tertentu yang dapat di dengarnya saat terjadi pantulan suara.dalam keadaan yang sangat gelap itu Jhon pun tak dapat melihat apa pun sambil kecuali berharap mereka berhasil,mereka langsung bergerak dengan di pandu oleh tiga manusia mutan tipe radar itu.melewati beberapa bangunan mereka sampai di gudang senjata berat tapi ternyata ada dua penjaga di sana,walau begitu para penjaga itu tak bisa melihat apa pun di sana sehingga dua orang tahanan lansung menyergap dua penjaga itu hingga tewas dan membawa jasad kedua penjaga itu ke tempat pembuangan limbah dan melempar jasas keduanya sementara yang lain lansung masuk ke dalam dan mulai membingkar bagian meriam supaya dapat di bawa dengan mudah,tak mmebutuhlan waktu yang cukup lama beberapa bagian meriam pun dapat di lepas dalam keadaan gelap itu supaya pembongkaran berhasil dibantu sebuah lampu senter dari cahaya yang dikeluarkan oleh bakteri yang ada di dalam senter itu.empat orang mengangkat laras meriam keluar dari gudang dan yang lainnya mengambil bagian meriam yang tersisa beserta 8 butir peluru,mereka pun kabur menyusuri lorong-lorong bagunan itu dan tak ada seorang penjaga yang menyadari pergerakan mereka.mereka sampai di tempat untuk menyembunyikan meriam,tempat itu berada di bagian tenggara pulau yang luas dan terpencil dari aktivitas para bajak laut,di sebuah tempat yang sudah digali sebelumnya oleh tahanan mereka langsung menaruh meriam itu dan melemparkan dedaunan yanh sangat banyak ke lubang itu.sementara Emel dam dua tahanan lain sudah berasil mengalihkan perhatian para penjaga,terutama Emel yang berhasil memutus pipa bahan bakar lampu suar menara hingga lampu itu pun padam beberapa jam sehingga saat itu benar-benar hanya ada kegelapan.gerhana tiga bulan itu membawa para tahanan ke tahap selanjutnya untuk keluar dari penjara itu,malam yangbsanagat gelap itu pun berlalu dan Jhon pun terbangun di ruangannya dan langsung merapikan diri untuk menemui ratu dan Frank di istana.ia oun berangkat menyusuri bangunan-bangunan di oulau itu dan seperti biasa areal industri selalu menjadi tempat tersibuk di pulau itu,sesampai Jhon di sana sudah berada Frank yang sedang menunggu Jhon karena sesuai permintaan kemarin sebelum rapat berakhir ia di minta untuk melaksanakan sebuah misi lagi.ngak tahu untuk apa Jhon pun mau tak mau harus mengikuti permintaan mereka,Frank berkata"sampai juga kau ke sini ku pikir kau tak akan datang lagi",katanya.Jhon menjawab"kupikir juga begitu tapi ada seseorang yang memintaku untuk ke sini bukannkah itu kau",tagas Jhon."bagus juga ingatanmu",puji dari Frank.


__ADS_2