Jodoh Ku Satu Profesi

Jodoh Ku Satu Profesi
13 : Terlanjur Mencinta


__ADS_3

"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh" ucap Ara menyelesaikan sholat ashar nya.


"Ya Allah, tenangkan hati ini. Siapapun jodoh hamba, hamba bersyukur jika itu yang terbaik menurutmu ya Allah. Hamba akan mencintai jodoh hamba" ucapnya sambil menangis.


*Tok Tok Tok Tok


"Teh? ini adek teh" ucap Anna yang tiba-tiba datang.


"Iya sebentar," ucap Ara kemudian membuka pintu.


"Oh teteh habis sholat, adek boleh masuk?" tanya Anna memastikan.


"masuk aja" ucao Ara singkat.


"Hmm teh, ade mau curhat. Mamah bikin adek malu di depan cowok yang adek suka" ucapnya dengan sedih.


"Iya tadi bi Ani cerita. Sempat debat ya tadi, ya kamu harus paham juga lah dek, mamah itu prinsipnya nggak bisa dibeli. Mamah kan pengen kamu fokus kuliah, kamu lihat aja. teteh nggak punya pacar sampai sekarang. Soalnya mamah itu juga keras kepala dek" ucap Ara sambil melipat mukena nya.


"Ya tapi kan nggak usah tanya-tanya kerja orang tuanya teman cowok adek teh, kesannya mamah itu kayak matre loh" keluh Anna kesal.


"Sabar aja, kalau cowok itu sayang sama kamu. Bakal perjuangin kamu dengan cara membuat mamah bangga." ucap Ara memberi nasihat.


"Ok deh teh, yaudah yuk ke bawah. Adek bawa martabak kismis keju" ajak Anna.


"Ok" ucapnya tersenyum.


...---...


"Mas, antar yuh besok ke rumah Ara. Udah 4 bulan loh kita nggak ketemu dia. Masa kita nggak minta maaf sih? aku kan sedih jadinya. Lihat kondisi dia yang kayak gitu, lagian kamu sih pake acara nurutin kemauan mas Farhan" kesal Nisa pada suaminya Arya.


"Sabar sayang, ini mas sudah minta tolong pada Anna. Agar dipertemukan dengan Ara" ucapnya sambil mengusap kepala istrinya.

__ADS_1


"Janji ya mas" tanya Nisa memastikan.


"Iya istriku" jawab Arya tersenyum.


"Bagaimana caranya? sedangkan Anna tidak memperbolehkan bertemu Ara. Apa aku langsung ke rumahnya saja?" gumam Arya dalam hati yang kebingungan.


...---...


"Teh enak kan? ini martabak yang baru buka cabang dekat rumahnya Erlan. Kata Erlan selain enak juga dapat kupon" ucap Anna girang. Mereka sedang menikmati sore di di tepi kolam ikan.


"Oh namanya Erlan, cieee. Rencana dia mau kuliah dimana?" tanya Ara tiba-tiba.


"ITB teh, ambil mesin." ucap Anna girang.


"Nama lengkapnya siapa dek?" tanya Ara lagi.


"Erlangga Sanjaya teh, anak kepala sekolah adek" jawab Anna tersenyum.


"Fokus kuliah aja, kalian sama-sama di Bandung. Jadi jaga komunikasi, dunia perkuliahan tidak seindah FTV" ucap Ara memberi nasihat.


"Hmm biarin aja nggak usah di tanggepin, masuk yuh udah mau magrib nih" ajak Ara langsung.


"Anna kamu makan martabak? kan udah mamah bilang. Jangan makan yang manis, kamu mau kuliah. Badan harus ideal, di kedokteran penampilan juga harus ok. Punya anak gadis 2 bikin darah tinggi" ucap mamahnya sambil mendumel.


"Udah dek nggak usah di dengerin, yang penting otak. Nanti kan bisa diet lagi" ucap Ara memberi semangat.


Mereka masuk ke kamar masing-masing untuk menunggu adzan magrib.


...---...


"Adi itu mantannya Azzahra kan sayang?" tanya Karina tiba-tiba. Kini Tio sedang mengantar Karina pulang.

__ADS_1


"Iya sayang, kalau nggak salah cuma 6 bulan. Kenapa sayang?" tanya Tio kebingungan.


"Melia itu kan rekannya Azzahra di kampus. Katanya dia juga syok kalau Azzahra mantannya Adi. Soalnya Adi tunangan karena wasiat ayahnya Adi" ucap Karina lengkap.


"Biarlah sayang, itu urusannya mereka. Kita fokus sama tunangan kita aja ya, seminggu kita bakal di pingit tidak boleh bertemu. Kamu jaga diri baik-baik ya sayang" ucap Tio sambil mengusap kepala Karina.


"Iya sayang" balas Karina. Namun dipikirannya masih ada yang mengganjal.


flashback di restoran bakmi


"Rin, kamu tau kalau Tio tunanganmu juga pernah punya hubungan dengan Azzahra?" tanya Melia kepo.


"Mereka sahabat, Adi, Tio dan Azzahra sahabat ketika SMK. Tapi untuk hubungan yang lainnya aku tidak tahu" ucap Karina jujur.


"Dulu Azzahra yang cerita katanya, dia pernah suka sama cowok di SMKnya namanya Tio tapi pacarannya sama Adi. Tak kusangka Rin yang dia maksud para tunangan kita" ucap Melia kesal.


"Sudahlah itu masa lalu Mel, kita nggak tau yang sebenarnya terjadi seperti apa. Jadi sudahlah, kita fokus pada pasangan masing-masing" ucap Karina tak mau memperpanjang masalah.


flashback on


"Hmm namun hatiku tak tenang Tio, setiap tidurmu kamu selalu mengingau nama Azzahra." gumamnya dalam hati.


Setiap sakit, Karina yang menemani Tio. Maka dari itu dia tahu bagaimana kondisi Tio ketika tidur.


"Aku terlanjur mencintaimu Tio, jika hatimu tetap untuk Azzahra. Aku harus membuatmu mencintai ku, dengan cara terbaik." ucapnya dalam hati dan mengelus pipi Tio.


"Kenapa sayang?" tanya Tio bingung.


"Nggak apa-apa kok, sampai jumpa minggu depan calon tunanganku, muachh" ucapnya sambil mengecup pipi Tio.


"Sayang kamu mulai nakal nih" ucap Tio sambil tertawa.

__ADS_1


...---...


-Bersambung-


__ADS_2