
Nanik dan Nafik?
Alter ego adalah sebuah identitas atau karakter yang merupakan bentukan dari seseorang dalam dirinya secara sadar. Tak sedikit orang menggunakan alter ego ciptaannya untuk lebih berani menghadapi dunia.
Hal itu lah yang di alami oleh ibu kandung Abdul. ibu kandung Abdul memiliki Alter ego. Karakter asli dari sang pemilik tubuh adalah Nanik. Dan yang hampir membunuh Aisyah adalah Nafik.
Beberapa tahun yang lalu, saat itu Nanik masih duduk di bangku SMA. Ia sering menangis karna ia selalu di bully oleh teman – temannya. Nanik adalah murid yang cerdas dan pintar. Ia mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan sekolah di SMA ternama ini berkat kepintarannya.
Namun tidak semua murid di sekolah ini menerimannya karna ia adalah anak dari orang miskin. Sedangkan mereka semua adalah anak dari orang kaya.
“Nanik? Nama mu sangat kampungan sekali!” hina mereka.
Nanik hanya bisa menangis dan merintih karna selalu di bully dan di pukul.
Hingga pada suatu hari, Nanik kembali di bully dan di kurung di dalam kamar mandi. Hari sudah malam, dan Nanik sangat ketakutan. Di sana sangatlah gelap. Saat itu lah, karakter Nafik muncul. Nafik hanya akan muncul saat Nanik merasa marah.
__ADS_1
Malam itu, nafik menjadi salah satu kepribadian Nanik. Nafik awalah gadis yang kuat dan tangguh. Nafik menghancurkan pintu kamar mandi dan sejak saaat itu, Nafik membalas kelakuan semua orang yang sudah memperlakukannya dengan buruk. Mereka semua, menjadi menghormati Nafik, yaitu alter ego nya Nanik.
“Terima kasih karna sudah menyelamatkan aku, Nafik.” Ucap Nanik tulus.
“Ya, sudah menjadi tugas ku, karna aku adalah dirimu juga. Kau adalah karakter dari tubuh kita yang lembut. Dan aku adalah orang yang pemberani dan kasar. Jadi sebaiknya kau harus berhati – hati. Karna aku tidak bisa mengendalikan diri jika sudah berbuat kasar, aku akan semakin kasar. Jadi kendalikan diri mu. Jangan sampai kau marah. Karna saat kau marah, saat itu lah aku bisa muncul sendiri tanpa kau undang.” Ucap Nafik memperingati.
“Baiklah.” Ucap Nanik sambil tersenyum.
(orang yang memiliki alter ego itu normal ya. Dan memang bisa berbicara dengan alter egonya sendiri.)
Saat ini Nanik sedang menjalani terapi agar bisa mengendalikan alter egonya. Ia takut kemunculan Nafik yang terus menerus akan semakin memperburuk keadaan. Apalagi sekarang menantunya sudah pergi entah kemana, akibat dari kelakuan Nafik yang sedang mengendalikan tubuhnya.
“Sepertinya sekarang sudah semakin membaik. Tapi Nafik masih muncul dalam diri ku. Aku sering kesulitan sendiri saat menghadapinya. Bahkan aku tidak bisa mengendalikan tubuh ku sendiri. Semuanya di kuasai oleh nafik. Aku tertekan, dokter. Tidak ada tempat untuk ku mengadu.” Ucap Nanik dengan sedih. Ya, selama ini ia mengobati penyakitnya sendiri. Ia harus berdamai dengan sifat lain dalam dirinya, sehingga mereka bisa bekerja sama untuk menjalani hidup yang baik.
“Saya sarankan agar anda memberi tau keluarga anda, agar ada yang mendukung anda.” Ucapnya.
__ADS_1
“Tapi, apakah mereka akan memaafkan semua perbuatan ku? Apalagi Abdul. ia akan semakin membenci ku saat tau semua yang sudah aku lakukan pada Aisyah.” ucap Nanik dengan menangis tersendu.
“Saya yakin anak anda tidak akan tega melihat anda bersedih seperti ini. Anda adalah ibu yang baik dan penyayang. Jadi saya yakin anak anda akan mengerti dan mendukung pengobatan anda.”
“Benarkah seperti itu?” tanya Nanik berharap kalau itu adalah benar.
“Ya. Anda juga harus berbicara pada diri anda sendiri. Cobalah berkomunikasi lagi dengan Nafik. Ajak ia berdamai seperti pertama kali kemunculannya.” Ucap si psikolog.
“Baiklah. Terima kasih dokter.”
“Ya, sama - sama. Sudah menjadi tugas saya untuk megobati para pasien saya.”
Setelah perasaannya sudah mulai membaik, Nanik pun keluar dari ruangan itu dan menuju kamar dimana Abdul di rawat. Aisyah kebetulan juga ada disana dan bersembunyi dari ibu mertuannya.
Aisyah heran, apa Abdul juga sedang mengalami gangguan jiwa sehingga idu harus mengunjungi dokter psikologi? Tidak! Aisyah semakin penasaran dengan kesehatan Abdul, sehingga ia harus memastikannya.
__ADS_1
Bersambung.......