
"Clara ayo bangun periasnya dah dateng, ayo bangun, bangun anakku sayang!!" Teriak Anandita membangunkan clara.
"Apaan sihh ma acaranya kan besok, ngapain dirias sekarang?" Ucap clara yang masih mengantuk.
"Sekarang itu acara siraman clara, kan kita pakai adat Jawa."
"Emang harus ya ma?"
"Yayalah harus, kalian berdua harus siraman itu sebagai lambang pembersihan diri."
"Iya iya deh ni aku mau mandi dulu."
Acara siraman pun dimulai jam 10 pagi. banyak tamu yang datang untuk melihat juga ingin ikut serta mengikuti acara ini. setelah acara siraman malamnya pun dirumah clara mengadakan pengajian.
........................
__ADS_1
Rumah candra
"Mam aku ngapain sih pakai baju kayak gini?" Ucap candra gerah karena bajunya terlalu ketat.
" Ya mau siraman lah, ayo kita keluar tamu tamu dah pada nunggu tu!" Delisha dan candra pun keluar. Candra diperintahkan MC duduk dikursi yang disampingnya ada tempat air campur bunga.
"Dad ini apa, kok kayak mau nyiram mayat sih!" Ucap candra sambil menarik pelan tangan andri.
" Ini tu adat Jawa, fungsinya tu untuk membersihkan diri bukan untuk mandiin mayat. Sekolah berapa tahun kamu gak tau soal gini." Ucap andri. Candra pun mulai mengerti dan acara pun dimulai sampai selesai.
Setelah acara siraman orang tua candra pun melakukan 'adol dawet' alias berjualan minuman dawet untuk para tamu. ini untuk mencontohi mempelai bahwa menikah itu butuh bekerja sama. disela itu asisten doni ditugaskan kan untuk membagi perabotan rumah tangga. semua perabotan itu di ikat seperti orang jualan perabotan, dan dibagikan nya dengan cara berebutan.
"Mam apakah tadi clara juga sama kayak aku, pakai acara siraman?" Ucap candra.
"Yayalah le (panggilan laki laki dijawa) laki laki sama perempuan harus mengikuti acara siraman!"
__ADS_1
"Ohh aku baru tau tu mom kalau acara siraman juga bisa sebelum acara pernikahan, aku kira cuma pas hamil 7 bulanan." Ucap candra.
"Kalau itu namanya mitoni atau tingkeban, itu fungsinya untuk memohon doa supaya diberi kelancaran ketika dalam bersalin. Nah kamu besok gitu juga ya kalau clara hamil tujuh bulan nanti kita adakan acara itu. Huhhh jadi gak sabar pingin gendong cucu" Ucap delisha sambil tersenyum membayangkan ia menggendong bayi.
"Ihh mami nikah aja belum, dah mikirin cucu." Ucap candra kesal.
"Mangkanya besok kalau ijab kabul langsung aja tuh kamu bercocok tanam, kayak dady dulu pas muda gak usah nungguin mommy siap langsung aja seruduk." Ucap andri terkekeh.
"Iya sampai aku gak bisa jalan selama dua hari, gara gara kamu juga acara resepsi kita diundur waktu itu!😡" Ucap Anandita marah ketika mengingat masa itu, candra pun tak mau ikut campur ia langsung masuk kamarnya.
"Tapikan akhirnya kita panen juga." Ucap andri sambil menggoda Anandita.
"Iya sihh dad, tapi aku kalau ingat itu kesel tau! "
"Udah jangan kesel kesel mending kita bercocok tanam sekarang, kasian pupuk nya dah lama gak dipakai bercocok tanam." Ucap andri memelas dan langsung menggendong Anandita kekamar tanpa persetujuan Anandita.
__ADS_1
Malam pun tiba acara pengajian pun dimulai baik dirumah Clara maupun dirumah candra. Mulai dari mengundang anak yatim piatu sampai warga kampung, dan akhirnya acaranya pun selesai dengan lancar dan tinggal menunggu jam lagi untuk acara ijab kobul.
H**aii gaess jangan lupa vote, like, dan komen yahhh terima kasih 🥰🙏😇**