
"Assalamualaikum pak ini ada sebagian rejeki untuk bapak semoga barokah yaa." Ucap candra sambil memberikan sembako kepada kakek yang sedang kerja becak.
"Ohh iya makasih ya, ini istri mas ya? " Ucapnya sambil menunjuk kearah clara.
"Iya kek ini istri saya namanya clara." Jawab candra.
"Haduhh cantiknya mirip anak kakek, semoga hubungan kalian sakinah mawadah warohmah yaa. Ini juga semoga barokah aminn. " Doa kakek itu.
"Iya makasih ya kek do'anya kami mau pamit pulang dulu." Ucap clara sambil salaman kepada kakek itu dan mereka pun melanjutkan membagikan sembako sampai habiss.
"Alhamdulillah sudah habis, capek juga yaa." Ucap cindi mengeluh.
" mIya aku juga capekk, aku kasihan sayang sama ibuk ibuk yang tadi itu hidupnya sangat rumit! " Ucap candra.
"Yaa namanya juga hidup pasti banyak cobaan kalau banyak cucian itu namanya laundry." Celetuk clara dan dijawab dengan tatapan sinis okeh candra.
"Kak aku lapar nihh beli makan ya terus pulang, pumpung sekarang jam 8 malam semoga aja ada yang masih jualan." Ucap cindi.
"Ide bagus yaudah ayo kita beli makan!" Ucap candra dan mereka pun langsung naik ke pickup.
"Eitsss stopp sekarang aku sama clara didalam mobil ya, kalian dibelakang ini pakai jaket kami biar gak masuk angin!" Ujar candra sambil masuk ke dalam mobil.
"Ihh kaka candra ini kalau malam napa aku yang diluar, aku kan takut nanti kalau ada mbk kunti gimana!" Gerutu cindi.
"Kaka juga takut dekk jadi mengalah aja dari tadi kan kamu didalam kaka diluar, coba lihat kulit kaka agak hitam gara gara tadi siang. Ingat hidup itu harus bersyukur dari pada pulang jalan kaki emang kamu mau! " Ujar clara membuat cindi semakin kesal.
"Udah gapapa ada aku ayo kamu naik dulu." Ucap fauzan sambil menjulurkan tangannya untuk membantu cindi naik.
"Emm iya makasihh." Jawab cindi.
"Gimana dah siap berangkattt?" Teriak candra sambil menyalakan mesin.
"Sudah mas tinggal berangkat aja." Jawab fauzan dan candra pun segera menjalan kan mobil pickupnya. Sementara fauzan dan cindi pun duduk berharap hadapan
"Emm jadi gimana tadi yang kamu bilang gak jadi itu bisa dilanjutkan?" Tanya cindi.
"Yang mana ya aku lupa?" Ujar fauzan sambil mengingat ingat.
"Itu lo kamu kerja supir! "
"Ohh itu aku itu aslinya memang gak kerja jadi supir pickup cuma papa aku aja yang hukum aku." Ucap fauzan.
"Hukum emang kamu salah apa? " Tanya cindi lagi.
__ADS_1
"Karna aku mau dijodohin sama anak temen ayahku, aku dikasih pilihan mau dijodohin atau semua kebutuhanku dicabut dan aku disuruh kerja jadi supir pickup ini. Jelas fauzan.
"Terus kamu milih jadi sopir, kenapa kamu gak milih menerima jodoh itu aja? " Tanya cindi.
"Karena aku merasa gak cocok aja dengan perempuan itu dia bukan tipeku kamu tau dia sangat matre, lagian kan sekarang bukan jaman siti Nurbaya! "
"Kenapa kamu gak jelaskan aja sifat aslinya itu, siapa tau ayah Kamu mengerti! " Saran cindi.
"Sudah aku sudah bilang kalau sifatnya seperti itu tapi ayah aku gak percaya, perempuan itu selalu mencari muka didepan ayahku." Jelas candra.
"Ohh yaudah sabar aja kalau misalnya jodoh pasti dimudahkan kok, semoga aja masalahnya cepat selesai." Ucap cindi.
"Iya maka.. brukk." Ucap fauzan berhenti karna mobil ngerem mendadak dan clara pun jatuh dibadan fauzan dan gak sengaja bibir mereka saling menyentuh. Mereka pun saling menatap dan tidak merubah posisi.
"Cantiknya cewek ini, haduhh mimpi apa sih tadi malam. " Gumam fauzan sambil terus melihat mata cindi.
"Haduhh jantung jantung diam ya diam." Gumam cindi.
"Heee ngapain kalian belum halal jangan aneh aneh!" Teriak candra dan membuat mereka berdua tersentak kaget.
"Yaampun adek kamu dah besar ya, besok aku bilang ayah deh biar nikahnya dicepetin!" Goda clara.
"Ihh kakak apa apain sih aku masih belum mau nikah, umurku masih muda kak masih 22 tahun terus kuliahku juga belum selesai. Lagian yang salah kakak candra tu kalau ngerem dadak!" Rengek cindi seperti anak kecil.
"Yaudah dilanjutin nanti aja aku laper nihh, cacing aku lagi berdisko sekarang! " Ucap candra sambil menarik tangan clara menuju ke gerobak mie ayam.
"Permisi pak pesen mie ayam empat ya! " Ucap candra.
"Dah habis lah pak apa bapak gak lihat mie nya dah bishabis." Ucap bapak itu dengan logat madura.
"Lah itu yang ada di mangkok buat siapa pak?" Tanya clara.
"Ohh itu ya mbk itu khusus buat saya sendiri lahh, nge rebusnya aja pakek air zam zam jadi ini sangat spesial!" Celetuk bapak itu.
"Ohh gituu." Ucap candra.
"Kalau bapak mau beli mie ayam beli aja disebelah sana pak, gerobaknya tuh warna merahh." sambil menunjuk ke suatu tempat.
"Lihat hahaha lucu gerobaknya warna merah." Ucap bapak biru tertawa sendiri.
"Krik krikk krik krikk....." Ucap cindi menanggapi bapak itu tapi bapak itu masih ketawa.
"Garing!!" Timpal clara.
__ADS_1
"Yaudah pak kita kesana dulu ya makasih." Pamit fauzan.
"Hahahaha kalian jadi ke gerobak merah itu hahaha lucu hahaha." Ucap bapak masih tertawa.
Tinn tinn bunyi klakson dari mobil pickup.
"Pak kami pergi dulu ya." Teriak candra dari dalam mobil dan langsung melajukan mobilnya.
"Hahaha mereka jadi ke gerobak itu hahaha lucu hahaha gerobak kok warnanya merahh hahaha uhuk uhuk uhuk aduh nyamuk ngapain masuk lut mulut tak yekk! " Ucap bapak itu berbicara sendiri.
"Honey bapak itu kenapa ya, gak ada yang lucu tawa tawa sendiri garing tau gak! " Ucap clara.
"Yaudah biarin itu namanya lagi menikmati hidup." Celetuk candra.
" mMenikmati hidup segitunya aneh, ehhh kelihatannya itu deh honey warungnya." Ucap clara sambil menunjuk warung didepan mereka.
"Iya yaudah ayo turun!" Ajak candra dan mereka semua pun segera menuju warung serba merah itu.
"Permisi pesan apa ya kak disini ada mie ayam, mie bonek, mie setan, mie aceh,mie ramen . terus ada minuman es teh, es campur, es oyen, es kopyor, es doger. paketnya juga ada paket hemat, paket sedang, paket mahal, paket surga, paket neraka, paket kuota, paket barang?" Ucap pelayan itu tidak ada hentinya.
"Em aku pesen mie aceh dehh sama minumannya es campur paket sedang aja ya." Sahut clara.
"Maaf yang mbk pesan sudah habis bisa yang lain."
"Yaudah mie bonek 4 sama es oyen 4." Ucap candra.
"Haduhh itu juga sudah habis." Jawab pelayan.
"Ini aja deh mie setan sama es kopyor ya mbk." Timpal cindi.
"Habis juga."
"Kalau gitu mie ramen sama es doger aja dehh!" Ucap fauzan.
"Nahhh kalau itu sihhh."
"Ada ya mbk?" Sahut clara semangat.
"Nggak ada dah habis hehehe." Ucap pelayan itu cengengesan sambil menggaruk rambutnya.
"Terus ngapain di jelaskan semua menu kekita semua kalau sudah habiss!" Ucap mereka serentak.
"Hehehe ojok ngegas to mas mbk, jek ada kok mie ayam sama es teh, pesen 4 kan?" Jawab pelayan itu.
__ADS_1
"Yaudah sana cepetan aku laper!" Jawab ketus candra dan pelayan itu pun segera membuat mie ayam untuk mereka.
Hai gaess jangan lupa tinggalkan jejak dengan cara like dan komen yahh😊😇🥰