Jodohku Teman Smp

Jodohku Teman Smp
62


__ADS_3

"Heyy apa kau riko, ngapain kau kesini? " Teriak seseorang dari belakang.


Degg.... Deg.... Deg.....


Riko kaget dengan teriakan seseorang yang memanggil namanya, ia pun memberanikan membalikkan badannya dan melihat siapa yang menyapanya.


"Wahhh emakkk! " Jawab riko sambil memeluk seorang yang memanggilnya tadi.


"Emak kok ada disini bukannya emak di medan ya? " Tanya riko kepada emak boru.


Enak boru adalah adik dari ibu kandung riko. Dulu riko hampir setiap hari di urus oleh emak boru karena orang tua nya yang dulu sering sakit sakitan.


"Emak disini nginap di rumah menantu emak, heii lihat lah riko yang dulu sekarang sudah kembali." Ucap emak boru.


"Hehehehe alhamdulillah mak."


"Nah sudah sudah lebih baik kita masuk ke rumah aja, tak baik maghrib magrib di luar!" Emak boru pun membawa riko ke rumah joglo yang tidak jauh dari sana.


"Assalamualaikum!" Salam riko sebelum masuk rumah.


"Wa'alaikumsalam, heei apa kau riko ku?" Sahut dando anak dari emak boru.


"Horas abang! " Jawab ruko sambil berjabat tangan.


"Sudah duduk dulu emak mau bikinin teh hangat dulu! " Ucap emak boru dan segera pergi menuju dapur.


"Abang kok ada di sini, sudah gak tinggal di Medan? " Tanya riko.


"Gak aku disini cuma dua bulan aja , biasa istri ngidam kangen rumah jawa. Aslinya abang ngelarang soalnya usia kandungannya masih 4 bulan tapi yah gimana lagi." Jawab dando.


"Wahh kak Sinta sudah hamil ya, selamat ya abang habis ini mau menjadi seorang ayah."


" Iya makasih. Ohh ya kau ngapain ada di sini? "


"Itu aku di suruh bos aku untuk mengawasi seseorang."

__ADS_1


"Hebat kamu sekarang jadi detektif!" Sahut emak boru sambil membawa makanan dibantu dengan istri dando.


"Bukan detektif mak tapi asisten pribadi!" Jawab riko.


“Hemm emak sama kak Sinta tau aja kalau riko lapar🤤. " Lanjutnya sambil tak sabar memakan semua makanan itu.


"Yayalah ini kan sudah waktunya kita makan malam kamu juga pasti laper plus capek." Ucap sinta sambil menata makanan.


Dilain sisi clara dengan budenya Devi asik mengobrol sambil memakan camilan yang tadi dibeli clara, sedangkan cinta sedang tidur karena kecapean dan juga faktor hawa sejuk di desa. Meskipun clara terlihat tenang dan memaksa bibir agar tersenyum, tapi tidak dengan hati dan pikiran nya terlihat disana sangat ambyar💔😂.


"Ohh iya kamu kapan terus berkerudung nak? Aku kira ketika dulu kamu kesini pakai kerudung itu kamu sudah insaf tapi ternyata kamu masih belum siap." Tanya Devi tapi clara selalu gak fokus karena pikirannya kosong.


"Terus juga kok suami kamu gak di ajak kesini?" Tapi garingg karena clara melamun.


"Claraa!....." Teriak devi menyadarkan clara dari lamunannya.


"Hahh iya apa? Bude tadi bilang apa maaf aku gak fokus?" Ucap clara yang tersadar dari lamunannya.


"Kamu ini sih dari tadi hah heh hah he! Ada masalah?" Tanya Devi sedikit kesal


"E.. Eng... Enggak kok, aku gak ada masalah mungkin aku kecapaian." Alasan clara.


"Hehehe ya gitu deh aku masih belum siap ceritain, yaudah aku masuk kamar ya bude badan aku capek." Clara pun segera menuju kamar dan segera menumpahkan tangisannya lagi sampai dini hari.


.............................................


Candra yang dari tadi mengurus masalahnya dengan angel pun memilih untuk pulang menenangkan dirinya dan karena hari juga sudah malam. Tetapi ketika ia menuju ke parkir rumah sakit angel pun mencegahnya untuk pulang.


"Candra kamu mau kemana? aku mau ikut!" Angel pun langsung merangkul lengan Candra dengan sangat manja.


"Lepas angel! Jangan membuat aku semakin emosi dan mencabik cabik kamu!" Teriak Candra sambil menghempaskan angel dengan kasar.


"Oke oke aku tidak mengganggumu sekarang, tapi besok kau harus temani aku hingga malam!“ ucapnya sambil bergaya sedikit menggoda.


Candra tidak menanggapi omongan angel ia memilih masuk mobil dan segera pergi dari tempat itu.

__ADS_1


"Heyy ini keinginan anakmu Candra bukan dari aku! Turuti lah sekali kali dan pendam egomu itu!" Teriak angel sambil mengetuk kaca mobil.


"Hmm aku sangat jijik dengan pernyataan itu! " Gumam candra dan segera melakukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


"Ckk kamu hanya milikku candra!" Umpat angel kesal.


Di dalam mobil yang dipikirkan candra sekarang hanya clara dan cinta. Ia sangat khawatir dengan kedua belahan hatinya itu, serta takut mereka meninggalkannya dan membencinya.


Setelah melewati beberapa jalan yang padat candra pun sampai di rumah. Ketika membuka pintu terlihat di sana delisha sedang menangis dan ada bi ani yang sedang menenangkan delisha.


"Assalamu'alaikum! Mam..mami kok nangiss?" Ucap candra kaget melihat maminya nangis.


"Ehh tuan candra sudah pulang saya ke belakang dulu ya nyonya besar." Pamit bi ani dan langsung berlari menuju ke kamarnya.


"Mam!...." Panggil candra tapi delisha mengacuhkannya sambil mengusap air matanya.


Candra tahu bahwa maminya sedang marah dan kecewa padanya. Ia pun duduk di samping maminya dan terus menerus melihat maminya itu. Candra merasa bersalah akibat ulahnya semua orang menjadi sedih dan kecewa, ia bingung harus bagaimana sekarang.


'Huhh bodohnya aku yaAllah telah membuat semua orang sedih.' Batinnya sambil mengusap kasar mukanya.


"Mam maafkan aku!" Ucap candra sekali lagi dan meraih tangan delisha.


"Hikss candra kenapa kamu melakukan ini hikss...." Tangisnya.


"Mami maafkan aku aku dijebak nya mam." Jawab candra dan tak terasa air matanya pun ikut mengalir.


"Apa yang kamu maksud di jebak nak! Hikss ustru kamu yang menjebak clara dari belakang, kamu selingkuh dan di..dia ha..hamil anakmu... Kami kecewa dengan mu hikss!" Ucap delisha sambil terus menangis.


"Ma... Ma... Maksdunya?" Tanya cindi yang sudah di depan pintu masuk.


.


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa like, komen, dan vote🖤☺


__ADS_2