
"Yaampun kak bagus banget rumahnya." Teriak candi yang langsung nyelonong masuk ke rumah.
"Dekk kalau masuk ucap salam napa kok malah teriak teriak! " Ucap clara.
"Hehehe iya lupa assalamu'alaikum. "
" Telat!! loh yang lain mana kok gak masuk." Ucap clara sambil clingak clinguk di pintu.
"Itu kak ditaman sama kak candra, emang kaka pengen jadi petani ya punya kebun sendiri di tengah kota ini. "
"Sawah emang ada disini? " Jawab clara karna ia masih belum tau isi dirumah ini.
" Ihh rumah sendiri gak tau, sini ikut aku! " Cindi pun menarik clara sampai di tempat yang ditunjukan. Yha di sana selain ada tempat untuk bersantai juga ada perkebunannya.
"Yaampun asri banget kayak di pedesaan." Teriak clara membuat semua orang yang sedang duduk santai menatap clara.
"Anak siapa sihh kerjaannya ngagetin aja, gak tau ni kita sudah tua apa kalau jantungan gimana! " Ucap Anandita.
"Hehehe maaf ma aku syok tadi." Ucap clara sambil cengengesan.
"Pangelan apakah itu latunya yang tadi pangeran ceritakan." Ucap anak kecil yang berumur 5 tahun.
"Iya boy coba samperin, ratunya dah jinak kok " Ucap candra.
"Halo latu! " Ucap aziel sambil berlari memeluk clara.
"Halo ganteng lucunya, nama kamu siapa? " Ucap clara.
"Aku aziel latu, ratu mau gak main cama aku. " Ucap aziel dengan logat anak kecilnya.
" Kamu kok panggil aku ratu? " Ucap clara sambil mencubit pipi aziel yang gemesin.
__ADS_1
" Diculuh cama pangeran candla, katanya pangelan tadi latu itu jahat tapi ternyata gak, Latu sangat cantik."
"Hmm ratu memang baik jadi jangan takut, ohh ya bantu ratu yuk ambil minuman buat semua orang nanti ratu kasih hadiah es crime. Honey awas ya nanti kamu, beraninya bilang aku jahat!😡" Ucapnya sambil menatap candra tajam.
"Iya ayo latu aku gak sabar makan es clime." Ucap aziel dan langsung lari menuju dapur.
"Hayo cann clara marah tuhh, kayak gak tau aja kalau clara marah ya apa." Ucap Abraham menggoda candra.
"Iya biasanya kaka kalau sedang marah gitu sedang pms." Sahut cindi.
"Tenang aja, nanti aku rencananya mau beli kucing biar menghindar dari jurus mak Lampir nya." Ucap candra membuat semua orang yang disana tertawa.
"Eekhmm hehehe mama, papa, momy, dady, dan mas edwin ini minumnya silahkan diminum pasti kalian haus." Ucap clara.
"Lah kopi aku mana sayang kok gak ada?"
"Gak bikin sendiri sana, aku mau ajak aziel pergi! " Ucap clara ketus.
"Acalamualaikum aziel pelgi dulu ya!" Ucap aziel dan mereka berdua pun langsung pergi meninggalkan mereka.
"Itu clara beneran lagi pms ya kok galak banget, biasanya sih kalau gitu dia lagi pms."
"Iya ma clara lagi pms, mangkanya jadi sensitif kayak gitu." Ucap Candra.
"Wihh jadi belum malam pertama dong kamu dek." Ucap Edwin.
"Ya sudah lah mas, tapi cuma sekali." Ucap candra sambil menunjukan wajah melas.
"Hahaha kasian anakku, sabar ya le! " Ucap andri membuat semua orang tertawa.
Malam pun tiba semua orang memilih untuk pulang. Rencananya orang tua candra ingin kembali ke Jakarta, dan orang tua clara pergi keluar negri karna Abraham sedang ada pekerjaan disana. Tinggal cindi yang masih dirumah itu karna dia masih ingin tinggal di surabaya.
__ADS_1
"Sayang kamu masih marah? " Ucap candra menggoda clara.
"Aku dah gak marah lagi, tapi aku lagi males ngomong aja. " Ucap clara, tiba tiba clara tidur dilantai dan ia langsung berberglosotan seperti cacing.
" Eem eem eem emm " Ucap clara sambil meniru gaya cacing yang sedang jalan.
"Sayang kamu ngapain yaampun, cindi cindi cepetan kesini ini kenapa kaka mu?" Teriak candra dan cindi pun keluar dari kamar.
"Ada apa kak candra kakak kenapa? "
"Tuh lihat sendiri, itu kesurupan? " Ucap candra sambil menunjuk clara.
"Ohh dah biasa tuh kak, pasti itu kakak lagi palang merah. Asal kak candra tau aja ya kak clara itu kalau lagi pms kadang marah marah gak jelas, kadang nangis tanpa sebab, yha kadang kelakuannya aneh kayak sekarang. Kalau dah gini ya kak lebih baik kakak kasih kesukaannya apa biar dia normal lagi."
"Hmm apa ya kesukaannya, ahh iya sebentar ya cin kamu jaga kakakmu dulu aku mau ambil sesuatu! " Ucap candra dan ia pun langsung beranjak pergi.
'Meongg meongg'
"Kucing mana kucingnya." Ucap clara tiba tiba berdiri dan tengok kanan kiri untuk mencari kucingnya.
" Ini kucingnya bagus kan, ini namanya sayur dan mayur gimana lucu kan?" Ucap candra sambil menggendong kucing Persia dua.
"Ahh lucu aku suka hikss hikss....." Tiba-tiba tiba clara menangis sambil menggendong salah satu kucing.
"Suka tapi kok nangis sihh, jangan nangis dong aku juga ikut nangis ni."
"Ihh gombal, aku ni terharu tau bukan sedih. " Clara pun mendengus sambil mencubit perut candra.
"Aduhh aduhh sakit sayangg, kamu suka banget sih cubit cubit."
"Telinga ku gak denger, huhh akhirnya aku ada temennya kamu pesek banget kayak aku lucu dehh hihh gemesin." Ucap clara yang sibuk menguyel uyel tubuh mayur.
__ADS_1
H****aii gaes jangan lupa komen dan like yaa Terima kasihhh🥰😊😇