Jodohku Teman Smp

Jodohku Teman Smp
47


__ADS_3

"Kamu kok malah nyanyi dangdut sih gak jelas. Hehh maling Kalau butuh uang bilang aja jangan maling dosa tau gak, lagian mentang mentang disini gak ada penjaganya bisa seenaknya nyolong! " Omel candra.


"Ekhem saya delisha istri dari Ibrahim dan saya memiliki dua anak yaitu Edwin dan candra, tapi sayang nya kenapa anak terakhir saya mengira bahwa saya maling!" Jawabnya sambil membalikkan badan.


"Eh mami aku kira siapa." Ucap Candra cengengesan😁.


"Ini ni mi anak durhaka hukum, aja maminya sendiri dibilang maling! " Tuduh Clara.


"Kamu juga nuduh mami hantu, emang mami sebegitu jeleknya dimata kalian!😔" Ucapnya sedikit emosi.


"Maaf mami kita kan gak tahu." Ucap mereka serentak.


"Gak ada kata maaf buat kalian! " Ucapnya ketus.


"Lagian mami malem malem pakai sarungnya daddy kayak maling aja." Gerutu candra.


"Bukan maling honey tapi hantu soalnya rambut mami terurai terus sarungnya warna putih lagi." Sahut Clara.


"Ishh kalian ya bener bener kayak orang gak punya salah aja, mami itu tadi gak bisa tidur perasaan mami gak enak!"


"Ohh tapi jangan keluar pakai sarungnya daddy kali."


"Udah mami gak mau debat mami masuk kamar aja, sudah bilang mamanya maling gak minta maaf malah ngajak debat." Gerutunya sambil beranjak ke kamar.


"Huraa mami marah lihat aja besok pasti kamu dicuekin." Ucap Clara sambil menyenggol bahu candra.


"Kamu kan juga ikut ikutan kita tanggu bersama ya sayang, kan keluarga harmonis itu susah senang bersama." Jawab candra sambil mencubit hidung clara.


"Ogahh udah ahh aku mau masak dulu semoga aja di kulkas ada makanan yang bisa dimasak, kamu tunggu disana aja yaa aku masak cuma sebentar kok!" Pintah clara sambil menyiapkan bahan bahannya, ketika clara sibuk memasak candra pun dengan jahilnya memeluk dari belakang dan mencium tengkuk clara.


"Honey jangan ganggu aku kamu gak lihat aku lagi masak."


"Aku nyaman kalau gini sayang biarkan aku begini saja. Ohh ya besok aku mau panggil tukang buat bikin kolam renang di sampingnya taman belakang." Ucap candra sambil masih memeluk clara dari belakang.


"Buat apa kolam renang?" Tanya clara.


"Ya buat olahraga lahh biar tubuh kita itu sehat, terus kamu juga kalau pingin diet renang aja biar kurus." Jawab candra.

__ADS_1


"Emang bisa buat kita kurus, kalau bisa buat kita kurus nah paus itu tiap hari berenang kok gak kurus kurus?"


"Pertanyaan mu kalah dengan anak kecil tau gak!" Jawab ketus candra dan melepaskan pelukannya.


"Muahh Udah jangan ngambek ngambek ini makanannya sudah jadi." Seketika candra pun leleh akibat ciuman clara.


'Pintar banget buat aku gak marah lagi." Batin candra sambil tersenyum. Mereka pun makan deng saling menyuap satu sama lain.


"Honey ambilin buah di kulkas dong males jalan nihh!" Rengek clara.


"Buat apa makan buah emang kamu masih laper?" Tanya candra sambil membereskan sisa makanan mereka.


"Ya gak tapikan buah kan sehat bisa buat menghilangkan detox juga bisa buat kulit kita mulus." Jawab clara.


"Masak sihh tapi monyet kok makan buah tiap hari wajahnya masih tetep kayak monyet aja yah." Ucap candra membalas perkataan clara tadi.


"Ihh bilang aja gak mau ambilin, udah ah gak jadi pingin makan buah mau tidur aja." Ucapnya kesal dan pergi meninggalkan candra.


'Dasar cewek selalu benar!' Gumam candra.


Keesokan harinya karena ini hari minggu semua orang pun berkumpul dirumah candra, Terutama doni dan Rico mereka ikut kumpul dirumah candra. Mereka semua kumpul di taman dan membakar jagung, ikan, sosis.


"Kalau daddy terserah kamu aja kan ini rumah kamu, kamu mau bikin kolam renang kek mau bikin bioskop kek mau bikin taman kanak-kanak itu hak kamu." Jawab andri.


"Wah sudah ngumpul semua ya!" Teriak Edwin ceria meskipun mukanya masih pucat.


"Edwin kok kamu gak pakai kursi roda sihh?" Tanya andri khawatir.


"Kan aku bisa jalan daddy lagian aku sudah sehat kok, ohh ya kita mau izin jalan jalan ke mall boleh kan?" Tanya Edwin balik.


"Pakai supir aku ya biar aku hubungi dulu." Sahut candra.


"Gak usah aku ingin menghabiskan waktu berdua dengan Aziel masak gak boleh sihh."


"Iya abi betul kita beldua udah lama gak jalan beldua yakan abii." Ucap Aziel dengan polosnya.


"Tapi kan kamu belum sembuh total le, firasat mami juga dari kemarin gak enak! " Ucap delisha.

__ADS_1


"Sama om aja ya yang nemenin." Sahut Ibraham.


"Gak usah repot repot om aku kan sudah sehat, aku ingin menghabiskan waktu dengan Aziel biar kalau aku sudah tiada hidupku akan tenang nanti." Ucapnya dengan muka sedih.


"Yaudah kalau mau pergi pakai mobil yang sering aku pakai aja mas. " Jawab clara.


"Yee jadi keluar jalan jalan! " Teriak Aziel kegirangan.


"Huhh yaudah kalau nyetir jati hati ya le , kalau ada apa apa hubungi kami ya." Ujar delisha yang dalam hatinya masih khawatir.


"Siap yaudah kita berangkat dulu ya."


"Gak mau bawa jagung atau sosis kak? " Tawar cindi.


"Gak usah nanti kita rencananya mau makan di restoran aja." Teriak Edwin yang sudah beranjak pergi sambil menggendong Aziel.


Magrib pun berlalu mereka semua sholat berjamaah dan makan malam bersama. Di meja makan mereka semua kurang semangat, karena biasanya ada aziel yang selalu bikin ketawa karena kepolosannya.


"Hmm mas Edwin kemana ya kok belum pulang juga?" Ucap candra yang sudah menghabiskan makanannya duluan.


"Mungkin mereka masih menikmati jalan jalan, tapi kok perasaan mami gak enak ya? " Ucap delisha yang seketika panik.


"Mungkin itu han.. " Ucap andri kepotong karena hpnya berbunyi.


"Siapa dad?" Tanya delisha.


"Gak tau nomer gak dikenal aku angkat ya." Jawabnya.


"Halo! siapa ni?"


" ........ "


"Iya saya dengan keluarga Edwin ada apa ya? "


" .......... "


"Apaaa!......"

__ADS_1


J****angan lupa like dan komen ya...


lope youuā¤


__ADS_2