
"Haloo jeng apa kabar!!lama gak ketemu" Sapa anandita.
"Hallo alhamdulilah kabarku baik, apa ini anak kamu yang namanya clara itu?" Ucap Delisha bergantian memberi salam sama Clara
"Iya tante ini aku Clara yang dulu sering ngikutin tante terus"
"Yaampun aku hampir pangling lo.Dulu aja kamu kayak laki laki mulai dari penampilan sampai kelakuannya, tapi sekarang MasyaAllah cantikk banget."
"Hahaha iya jeng gimana dulu gak petakilan coba terus tingkah lakunya kayak cowok,orang dulu ngidamnya aja pengen manjat pohon sama pingin ikut lomba maraton." Mereka pun tertawa puas kecuali, Clara memberikan ekspresi mulut bebeknya.
"Mama sama tante ini selalu meledek, emangnya gk ada kerjaan lain apa selain itu" Gerutunya kesal
"Enggak" Serentak menjawab sambil tertawa.
"Ohh ya jeng mulai kapan kamu buka toko disini, kok aku gak tau ya padahal aku sering belanja disini?" Tanya anandita.
"Sudah lama kok, tapi aku jarang kesana soalnya cabang ku banyak ada yang sampai luar kota." Jelasnya.
"Wahh kalau gitu tante mau gak bekerja sama dengan butik ku? nanti khusus buat tante aku kasih diskon yang banyak dehh." Sahut clara dengan semangat.
"Okee tante mau kok, kamu minta jadi mantu pun tante mau kok mumpung candra jomblo. Ehhh tapi bukannya kamu dulu gak bisa gambar ya tapi kok punya butik??"
"Aku tuhh suka banget koleksi baju te, jadi aku bikin butik sendiri deh pakai uang tabungan aku. Lagian selain itu aku juga ingin membuka lapangan kerja yang banyak untuk mereka yang pengangguran, mulai dari desain baju terus penjahit, sampai yang bagian pembersih kantor butik." Jelas clara panjang lebar.
"Wahh kamu baikk banget sayang, tante yang bukan orang tua kamu aja bangga apa lagi mama kamu." Puji delisha dan di jawab anandita dengan senyum yang tidak bisa diartikan.
"Ahh tante jangan berlebihan gitu, hmm ngomong ngomong tentang candra sekarang tuh anak kemana te? Dah lama lo te itu anak anak gak pernah ikut reunian SMP." Tanya clara penasaran.
"Aku disini ngapain cari aku,kamu rindu ya??" Ucap seseorang dari belakang clara.
Deg Clara yang mendengar suara itu pun kaget dan segera membalikkan badan, seketika ia pun membulatkan matanya dan diam sejenak.
'Ini candra ganteng banget, dulu sih ganteng tapi sekarang gantengnya ditambah bangett. Tapi ngomong ngomong kenapa jantungku berdetak kencang, ya apa aku kena penyakit jantung' Gumam clara.
"Haloo clara kamu sadar kan, kamu gk kesurupan kan" Ucap candra Sambil tangannya di lambaikan didepan muka clara.
"Ahh iyha aku baik baik saja kok, aku tadi cuma kaget saja. Lagian sejak kapan kamu disitu, kenapa gk bilang aku kalau kamu disitu?" Jawabnya ketus
__ADS_1
"Kamu sendiri aja nggak kerasa kalau aku disini emangnya aku makhluk halus apa." Candra pun gk kalah ketus dengan clara.
"Gak kamu bukan makhluk halus tapi makhluk kasar." Jawabnya asal sambil menjulurkan lidahnya.
"Ckk kamu ya dari dulu gak pernah berubah!! " Ucap candra kesal.
"Sudah masak baru ketemu dah bertengkar.Dari pada kalian bertengkar mending jalan jalan sana kalau gak ke restoran, biarkan kita berdua di sini karena kami ingin bicara penting." Ucap delisha sambil mengusir clara dan candra.
"Ishh orang tua macam apa sih ngusir anaknya" Protes candra.
"Tau mami kamu tuhh.“ sahut clara
Mereka pun akhirnya pergi dari toko delisha, dan dalam perjalanan mereka tidak bicara. dan akhirnya clara pun membuka bicara karna clara anaknya gk bisa kalau diam diam karna dia gk bisa diam hahaha bercanda clara.
"Apa kabar kamu? sekarang kerja apa? kenapa kamu gak pernah main dirumahku kalau gak chat aku? " tanya clara bertubi tubi
"Banyak amat tanya nya" Dengan wajah dingin
" Hehehe Yaya lah kan kita lama gak ketemu, jadi aku sudah lama gak tau informasi dari kamu" Sambil tertawa kik kuk
"Kabarku baik aku, sekarang naik jabatan jadi CEO di perusahaan XX. Menjadi seorang CEO adalah memiliki tanggung jawab yang sangat besar, jadi aku tidak punya waktu untuk berkumpul dengan teman teman." jawabnya Sambil memilih tempat restoran untuk mereka makan.
"Jangan teriak teriak suara kamu cempreng, lebih baik kita makan di restoran itu aja." Ucap candra sambil menuju ke salah satu restoran.
"Permisi ini buku menunya silahkan kalian mau makan apa." Ucap salah satu pelayan sambil memberikan lembaran menu makanan.
"aku yang ini ya mbk pasta satu sama jus alpukat satu, Kamu pesan yang mana ra" tanya candra
"Aku sama kayak kamu deh " Sambil keluarkan senyum manisnya
Deg jantung candra pun melompat lompat, rasa ingin copot ketika lihat senyum manisnya clara.
"Candra kok diam aja itu ditunggu mbaknya lo, dasar onde onde! " Tegur nya.
"Ahh ohh iyha pasta ya mbk 2 porsi sama jus alpukat 2 porsi juga ya mbk." Sambil memberikan menu kepada mbaknya.
"Ehh ngomong ngomong kamu sekarang sukses ya, cita cita kamu yang dulu sudah tercapai." tanya clara.
__ADS_1
"Iya dong kan aku ternak tuyul" celetuk candra.
"Ihh beneran kamu, gak mau temenan deh kalau gitu. " Wajah clara pun kesal.
"Ndak lah aku sukses itu berkat doa dan dukungan kalian, aku juga menjadikan kata katamu sebagai motivasi hidupku."
"Masak kata kata yang mana tu?" Tanya nya heran.
"meskipun IQnya orang itu tinggi, kalau ia tidak mau sholat atau ibadah pasti gk akan jadi pintar atau sukses karena ia terlalu menyepelekan Allah. tapi kalau orang itu iQnya rendah kalau ia mau berusaha dan selalu ibadah selalu ingat sama Allah pasti kita akan bisa dan jadi pintar, singkatnya hidup kita akan sukses jika kita ishoma, tawakal dan selalu berusaha benar kann." jawab candra.
"Ohh yang itu, aku seneng kalau kata kataku jadi motivasi kamu makasih ya."
"Justru aku yang Terima kasih sudah menyemangati aku dulu, dan inilah hasil dari semangat kamu dan semua orang yang dulu pernah menyemangati aku." Entah mengapa tiba tiba pipi clara pun merona ia sedikit tersanjung.
Mereka pun saling bercanda ria dan menikmati makanannya.Setelah keliling mall sampai puas mereka pun kembali ke mama mereka.
"Kalian sudah selesai jalan jalannya? "
"Sudah aku sudah cukup ngobrol dengan candra."
"Yasudah yuk kita pulang! Jadi nanti ya jeng kamu kerumah kita bawa keluarga ponakan juga gapapa kok biar rame. " Ucap anandita Sambil mengambil tasnya yang ada didalam toko.
"Oke ni aku juga mau pulang nanti candra urusan aku,tapi kalau clara apa dia pasti mau?" Pertanyaan delisha pun seketika membuat candra dan clara pun mengerutkan dahi.
"Tenang saja clara nanti aku urus juga pasti dia mau. "
Clara dan candra pun semakin bingung dengan ucapan mama mereka, entah apa yang direncanakan sehingga membuat tanda tanya di pikiran mereka dan memilih diam.
"Dah dulu ya jeng assalamu'alaikum. "
"Yahh waalaikumsalam."
Ketika anandita dan clara sudah pergi candra pun mulai kepo tentang yang dibicarakan tadi. "Mi emang ada acara apa sih kon nanti mau ke rumah clara? " Tanya candra dengan penasaran.
"Mau tau apa mau tau bangett?" Goda delisha sehingga membuat candra semakin penasaran.
"Isshh mami selalu begitu😑"
__ADS_1
"Hmmm oke jadi gini kamu mau gak dijodohkan dengan clara? "
Deg candra pun kaget dan membulatkan mata tidak percaya dengan apa yang dibicarakan mamanya.