Jodohku Teman Smp

Jodohku Teman Smp
60


__ADS_3

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


"Emm... Bunda bunda... Lagi..."


"Ahh iya bunda lagi kerja buat kamu sekolah besok,kan katanya kamu ga sabar ingin sekolah." Jawabnya sambil mencubit hidung cinta yang pesek.


"Yahh terus pulangnya kapan nek."


"Hmm nenek juga gak tau, do'ain aja bunda pulangnya cepat."


"Yaudah ayo sekarang kamu mandi ya terus tidur siang, lihat baju kamu kotor semua penuh dengan tanah." Lanjut delisha.


"Iya nek cinta ke atas dulu." Jawabnya lirih


"Kok ga semangat gitu sih, pasti kalau ayah dana bunda tau sedih lihat kamu gitu."


"Hehehe iya nekk ni a ,ku sudah semangat." Jawabnya sambil senyum dan lari menaiki tangga.


"Huhhh keadaan clara gimana ya sekarang? sungguh mami sangat kecewa sama kamu candra, bagaimana bisa kamu melakukan ini semua sedangkan orang tua mu tidak pernah mengajarkan itu. Ya Allah ampunilah dosa anakku yaallah yang sudah berzina dengan orang lain selain istrinya... Hiksss.... Hikss... Kalau begini caranya gimana caranya cerita ke orang tua clara... "


"Jangan cerita dulu nanti masalahnya semakin rumit, biar clara saja yang cerita dan kita harus menerima keputusan mereka. Mami jangan nangis yaa kita do'akan saja semoga rumah tangga mereka baik baik saja." Sahut andri yang baru saja datang.


"Hmm iya dadd mami hikss akan selalu mendoakan mereka kok." Jawabnya sambil langsung memeluk andri.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Di perjalanan candra berkali kali mengusap kasar mukanya sambil terus berfikir. Entah kemana gilirannya yang pasti ia sangat memikirkan keadaan istrinya itu. Ia menyesal karena ia bisa bisanya terjebak dengan rencana buruknya angel, kenapa dengan mudahnya ia bisa percaya dengan semua itu.


"Kau bodoh sekali candra... Sangat bodoh sekali...." Gumamnya dengan tatapan kosong.


"Coba saja kau tidak ke hotel itu pasti ini semua tidak terjadi, karina yahh karina dia yang menyuruhku untuk ke hotel menemui klien dan dia bilang itu miting penting. Pasti karina ada campurannya, dia pasti dibayar dengan angel supaya melancarkan aksinya."


"Tuan kita sudah sampai." Suara doni pun membuyarkan lamunan candra.


Candra pun yang dari tadi sibuk dengan pikiranya pun langsung turun dari mobil. Ketika sampai di teras rumah angel, ia melihat angel duduk dengan kakinya diatas meja dan sambil merokok.


"Ehemmm.“ suara doni pun membuat angel sadar bahwa ada orang di depan.


"Wahhh candra sayang kamu datang, pasti kamu kesini ingin bertanggung jawab kan." Teriak angel senang.


"Dasar wanita bodo apa kau tidak sadar bahwa kau sedang hamil, mengapa kamu merokok itu sangat berbahaya untuk janin. Semoga saja bayi itu bukan anakku, sungguh aku tidak sudi anakku memiliki ibu sepertimu." Bentak candra dengan tatapan kesal, angel yang melihat itu pun kaget karena candra tidak pernah membentak dia dulu.


"Candra kamu sangat berubah, dulu kamu baik banget sama aku tapi sekarang kamu bentak aku. Pasti ini semua gara gara wa...."


"Yang berubah itu kauuu!!!, kenapa kau nekat sekali merusak rumah tanggaku?"


"Ya karena aku sangat men.... "


"Cukup!!! Doni cepat bawa wanita ini ke mobil!!" Pinta candra sambil beranjak menuju mobil.

__ADS_1


"Auwww sakitt pelan pelan bisa gak sihh." Pekik angel karena doni menarik kasar tangan angel.


Kali ini candra yang mengambil alih menyetir, doni pun mendorong angel untuk masuk ke kursi bagian belakang dan ia pun segera duduk disamping candra. Candra pun langsung menge gas dengan kecepatan full menuju ke rumah sakit. Seketika doni dan angel pun kaget dan langsung berteriak histeris.


"Candraaaa jangan ngebut kamu ingin mati yaa, aku ini sedang hamil anakmu bisa gak sih gak pakek nyupir nya pelan pelan." Protes angel yang ada di belakang.


"Tuan kalau mau mati jangan ngajak saya, saya masih belum kawin tuann saya juga belum ngerasain enaknya anu anu." Celetuk doni sambil menutup matanya. Candra pun menghiraukan teriakan mereka dan makin menambah kecepatan mobil itu bak pembalap internasional.


Setelah beberapa menit mereka pun sampai di sebuah rumah sakit. Candra pun segera turun dan langsung menarik tangan angel untuk masuk ke rumah sakit.


'Hahaha pasti dia mau memeriksa keadaan bagiku, mau periksa aja pakek ngebut apa mungkin dia gak sabar ya pingin lihat bayi ini? Hahaha bodoh amat yang penting Candra sudah ada di tanganku.' Batin angel dengan senyuman licik.


"Haduhh pusingg...." Ucap doni yang teler.


"Haduhh ditinggal lagi, tuann tungguu!" Teriak doni sambil berjalan agak oleng karena pusing.


🌷🌷🌷🌷🌷


Beberapa pegawai hotel Clara itu sedang berusaha membuka ruangan Clara dengan kunci cadangan,dan usaha mereka pun membuahkan hasil pintu itu pun akhirnya terbuka.


Clara yang sedang tiduran di sofa dengan tatapan kosong pun kaget mendengar suara pintu terbuka. Ia pun segera menoleh ke arah asal suara itu dan yang biasa lihat di sana ternyata ada beberapa pegawai dan riko.


"Siapa suruh kalian masuk, saya kan sudah bilang jangan ada yang masuk selain izin saya. Kalian tau kan akibatnya jika ini terjadi." Ucap Clara agak emosi.


"Ya kami tahu nyonya, nyonya pecat kami saja gapapa." Ucap salah satu pegawai.


"Hahhh." Hanya itu saja kata kata yang keluar dari mulut Clara. Ia bingung kenapa pegawainya menjadi membantah semua, dan anehnya akukan gak menyuruh mereka membawa makanan.


"Nona makan yaa, ini demi kesehatan nona." Ucap riko menyadarkan lamunan Clara.


"Tidak aku tidak mau makan, pasti kalian sudah di suruh candra. Huhh emang kalian dibayar berapa sihh." Ucapnya kesal.


"Nona sampai kapan nona begini, kalau nona begini terus kasihan cinta yang ada di rumah." Rayu riko agar clara tidak terlarut larut dalam kesedihan.


Seketika Clara pun menepuk jidatnya "ohh iya cinta yaampun aku sampai melupakannya" Ia pun langsung mencari HP nya untuk menghubungi cinta tapi ia lupa HP nya ia tinggal di rumah.


"Nona mau bertemu cinta?" Tanya riko.


"Hmm iya aku sangat ingin bertemu dengannya, ohh iya kalau gitu bawa cinta kesini dan mobilku juga aku ingin pergi dengan cinta." Jawabnya


"Oke tapi apakah anda bertemu cinta dengan keadaan seperti ini, pasti cinta akan sedih melihat keadaan anda begini." Ucapnya


"Iya iya habis ini aku cuci muka terus makan, sudah sana jemput cinta gak pakai lama." Pinta clara kesal.


...............................


Candra yang dari tadi menarik paksa tangan angel tanpa memperdulikan angel yang kesakitan. Setelah melewati lorong rumah sakit akhirnya mereka pun sampai diruangan Dr. Reksa teman lama candra.


"Haii broo! kesambet apa lo datengg kesini?" Sapa reksa ketika melihat candra yang nyelonong masuk ke ruangannya.

__ADS_1


"Siapa itu wanita yang di belakang lo, jangan jangan pacar yaa.." Lanjut reksa


"Diam!!jangan banyak bicara, gue kesini mau tes DNA." Jawabnya dengan muka dingin.


"Apaa!!!! Tes DNA, candra kamu meragukan anakmu ini." Ucap angel terkejut.


"Tunggu, tunggu, ada apa ini?" Tanya reksa bingung.


"Nanti aja gue ceritain broo, sekarang lakukan aja tes DNA dari pada tuan semakin emosi." Sahut doni.


"Ehmmm oke oke kalian berdua ikut guee." Jawabnya sambil beranjak pergi, candra dan angel pyn mengikuti dari belakang.


"Candra sayang kenapa harus tes DNA sihh, ini beneran anak kamu candra, apa kamu tidak percaya?" Protes angel di sepanjang jalan.


"Berisikk!!!!!" Teriak candra dan seketika angel pun ketakutan dan memilih diam.


Di sebuah ruangan candra dan angel mengikuti beberapa tes mulai dari mengambil darahnya dan lain lainnya. Setelah selesai melewati beberapa langkah yang memakan waktu 2 jam, candra dan angel pun kembali ke ruang dr. Reksa. Ketika masuk terlihat di sana doni yang sedang tidur sambil mulutnya yang menganga lebar.


"Ekhemmm" Deheman candra cukup keras, tapi candra masih saja tidur sambil ngorok.


"Donii bangunn!" Teriak candra.


"Akhh iya tuan kita kemana lagi." Ucap doni dengan suara serak.


"Sudah biarin kasian dia capek ngintil lo terus setiap hari. Ohh iya jadi gini sebenarnya untuk tes DNA pada umumnya itu terdeteksi 3 bulan, untung saja usia kandung kekasihmu..."


"Bukan kekasihku." Potong candra.


"Oke oke untung saja usia kandungan mbk ini sudah 10 minggu jadi hampir menuju 3 bulan. Dan juga sebenernya hasilnya akan keluar pada umumnya 2 minggu sesudah tes, tapi gue lihat lo sangat membutuh kan tes ini secepatnya jadi gue usahain hasilnya keluar dalam 5 hari." Jelas dr. Reksa dengan penuh kesabaran.


'Apa??hampir menuju 3 bulan, aku saja terakhir ketemu dia 2 bulan yang lalu. Ohh aku paham maksud perangkap mu ini, hemm lihat saja seberapa pintarnya kau memanfaatkan keadaan ini. Ternyata aku dulu salah menilaimu angel, aku kira kau adalah sahabat terbaikku, tapi nyatanya kau sangat rendah melebihi seorang j***ng.' Batin candra dalam hati.


'Shitt kenapa dokter bodo ini bilang usia ka dinding aku sihh, semoga saja candra tidak ingat kapan kita berhubungan badan.' Batin angel sedikit gelisah.


"Apa tidak bisa dipercepat lagi!" Protes candra.


"Tidak bisa broo itu sudah sangat cepat."


Drrrettt..... Drrrettt..


Ponsel candra pun bergetar, tanda ada panggilan telpon. Candra pun segera mengangkat panggilan itu.


"Tuan nona clara tuan!!"


"Iya ada apa dengan istriku?"


(**Author: haduhh clara kenapaa yaa, jangan jangan..... Ah sudah ah author gak mau suudzon kalian ikuti terus aja yaa biar tau kelanjutannya)


see youu🖤**

__ADS_1


__ADS_2