
Keesokan harinya Clara masih tidur sangat pulas karena ia semalam begadang nungguin Candra. Ketika HP Clara berbunyi Clara pun memaksa membuka matanya meskipun matanya masih lengket, dan ia segera mengambil HP nya disana tertulis nama cindy yang sedang telpon.
"Halo kak! kita jadikan di butik habis ini?" Tanya cindi dari sebrang sana.
"Iya jadi kamu tunggu dibawah yaa! " Jawab Clara deng suara khas bangun tidur.
"Oke...👌" Tutt panggilan pun terputus.
"Hoammm Candra sudah pulang, jam berapa dia pulang?" Gumam clara.
"Yaampun jam setengah 8 kok sekarang aku jadi telat bangun sihh, masa iya aku ketularan Candra kalau tidur gak tau waktu?" Gerutunya.
" Honey ayo bangun sudah pagi ni " Ucapnya sambil mengguncang badannya
"Hmm jam berapa sekarang?" Tanyanya dengan suara serak.
"Jam setengah 8 honey!" Jawab Clara sambil melipat selimutnya.
"Yaampun aku nanti rapat jam 8, haduhh semoga aja gak telat! " Ucap Candra sambil duduk.
"Yaudah aku mandi dulu." Ucap Clara sambil beranjak menuju kamar mandi.
"Kita mandi bareng ya biar lebih cepet." Candra pun langsung menarik tangan Clara menuju kamar mandi. Setelah mereka sudah siap mereka pun langsung segera keluar kamar.
__ADS_1
"Sayang gak usah dandan gapapa kok kamu masih cantik, lagian kamu kalau dandan lama keburu telat!"
"Iya lagian siapa yang ingin Dadan aku hanya ambil alat make up ku aja kok, nanti aku dandan di mobil aja." Jawab Clara sambil membawa alat make up nya.
Di mobil clara sangat sibuk dengan alat alat make up nya, sedangkan cindi yang berada di belakangnya sibuk dengan HP nya dan senyum senyum sendiri.
"Baca pesan dari siapa sihh kok senyum senyum sendiri awas kesambet lo ya!" Ucap candra.
"Ini fauzan dia bikin puisi khusus buat aku." Jawabnya sambil senyum senyum sendir.
"Ciett jadi kalian dalam masa PDKT ni, kenapa gak dikenalin mama papa saja? " Tanya candra.
"Nanti aja nunggu dia kenalin aku di keluarganya baru aku kenalin dia ke mama sama papa." Jawabnya.
"Jam 08.15 kak."
"Haduh semoga aja gak telat, untung aja butikmu deket sama kantorku! " Ucapnya sambil menambah kecepatan jalannya.
"Honey jangan cepet cepet kecoret nihh!" Protes clara yang pipinya kecoret lipstik.
"Nanti telat sayang waktunya dah mepet. " Jawabnya panik.
"Panik amat orang sebentar lagi sampai kok, dek tisu dek buat hapus ni " Cindi pun memberi sehelai tisu.
__ADS_1
Tidak lama kemudian mereka pun sudah sampai di butik clara, kedua saudara itu pun langsung turun dan candra segera menuju ke kantornya.
Setelah sampai kantor ia langsung masuk dan memulai meeting dengan klien nya.
"Pagi menjelang siang tuan!" Ucap doni yang melihat candra sudah keluar dari ruang meeting.
"Hmm iya don nanti ikut saya yaa, saya mau curhat penting!" Ucapnya sambil menampilkan muka kacau.
"Siap tuan, ohh iya tuan saya sudah temukan asisten pribadi untuk nyonya clara sebentar ya saya panggil dulu." Ujar doni sambil beranjak pergi ke suatu ruangan.
"Tuan ini orangnya." Candra yang tadinya melihat layar handphone sekarang ia menuju ke tempat yang ditujukan doni.
"Yaampunnn aku gak mau lihatt!!" Teriaknya sambil menutup mata.
.
.
.
'*Thor jahat banget kemarin aja masalahnya belum selesai malah ditambah orang ini lagi!'
' Ihh biarin napa orang aku yang bikin cerita, kamu nurut aja sesuai alurnya.'
__ADS_1
' Huhhh rasanya ingin hilang dari dunia ini aja*.'