Jodohku Teman Smp

Jodohku Teman Smp
50


__ADS_3

Jangan lupa like dan komen....


"Namaku Cinta Amalia putri om." Jawabnya.


"Namanya cantik kayak kamu." Ucap candra sambil mencubit pipi cinta.


"Emm Orang tua kamu dimana sayang kok sendirian?" Tanya clara sambil duduk di samping anak itu.


"Orang tua aku sudah meninggal tante sejak dua hari kemarin." Seketika cinta pun menangis.


'Tuh kan apa bener yang dalam mimpi aku itu orang tuanya, aku masih ingat betul mimpiku dan ini sama persis yang ada di mimpiku.' Batin clara lagi dalam hati.


"Tuan tuan gapapa kan?" Ucap doni khawatir.


"Haduhh tuan candra ingin mati atau gimana sih!" Teriak Rico yang lari dengan setengah lembek.


"Katanya pria seutuhnya kok larinya gitu sihh!" Protes candra seketika Rico pun yang sudah sampai langsung berdiri tegak bak pria gagah.


"Maaf tuan saya kan masih dalam pembelajaran tapi secepatnya saya akan berubah seutuhnya." Ucap Rico tegas.


"Hehh kembalikan anak itu apa kalian mau mati!....." Teriak seseorang dari belakang dan membuat semua orang pun kaget dan menoleh kebelakang.


"Siapa kalian?" Tanya doni kepada orang paruh baya itu dan juga dibelakangnya ada 3 anak buahnya.


"Huahhh om tolong selamatin aku om paman itu jahat dia mau jual aku om huahhh😭😭😭 " Ucap cinta menangis gemetar.


"Bawa sini anak itu kalau gak kalian semua akan mati! "


"Ohh berani tantang kami, kalian ayo serang mereka! " Pinta candra.


seketika doni dan Rico pun maju melawan anak buah itu, sedang kan candra melawan paman berperut besar itu. Clara dengan santainya duduk dan menantang satu preman itu.

__ADS_1


"Sini kita satu lawan satu!" Tantang Clara sambil duduk.


"Hah dasar wanita lemah rasakan ini!" Preman itu pun ingin mencekek leher Clara tapi Clara sudah menangkap tangannya dan memutarkan tangan preman itu sampai patahh.


"Ahh ampun ampun sakit!!..." Teriak preman itu.


"Tapi aku belum puas satu kali lagi ya buaghh....." Clara pun menendang kem*luan preman itu sampai pingsan.


Disisi lain doni dan Rico sudah menghabisi preman preman tersebut sampai tak berdaya. Kecuali candra yang masih berkelahi dengan paman berperut besar itu, terlihat pria perut buncit itu sedikit memiliki ilmu Hitam sehingga candra kewalahan.


"Doni Rico bantuin candra aku di sini aja jaga cinta! " Pinta Clara.


"Siap!...." Ucap serentak dan langsung lari membantu candra. Clara langsung menelpon polisi untuk datang kesini dan menangkap mereka.


"Cinta jangan takut ada kita disini kamu tenang ya." Ucap Clara yang seketika sedih melihat cinta yang ketakutan seperti itu.


'Apa aku harus mengasuh anak ini? ' Gumam Clara.


"Tolong aku tante paman jahat ingin menjual aku hikss...." Keluh cinta.


"Doni kamu aja yang mengurus semua ini kami mau pulang dulu! " Pinta candra.


"Baik tuan serahkan semuanya kepada saya, anda silahkan istirahat aja karena pelipis anda berdarah." Jawab doni dan candra pun segera menghampiri Clara didampingi Rico dibelakang candra.


"Yaampun suamiku pelipis kamu berdarah masak kamu kalah sih sama bapak gemuk itu!" Ejek Clara tapi ia juga khawatir.


"Jangan seperti itu aku tau kamu lebih pintar bela diri dari pada aku, lihat aja nanti aku mau berguru ke mama biar mengalahkan kamu." Jawab candra sinis.


"Iya tante keren banget ya sambil duduk aja bisa lawan preman berotot seperti itu." Ucap cinta yang aga sedikit tenang.


"Kamu cepat banget sihh cerianya, ohh ya Rico tolong telpon candi dong suruh bawa beberapa baju seukuran cinta dari butik ya suruh cepat!. Sayang kamu mau kan ikut kami kerumah? " Ucap Clara sambil membelai rambut cinta.

__ADS_1


"Emang gapapa tante aku takut ngerepotin, biar aku kerja aja tante hidup sendiri nanti kalau sama tante ngerepotin lagi." Jawab cinta seperti orang sudah dewasa.


'Dewasa banget ni anak pikirannya beda dengan umurnya, belum waktunya kamu cinta untuk bekerja seumuran kamu gini seharusnya bermain bukan bekerja.' Batin candra kagum.


"Gapapa kan honey? " Clara pun menatap candra.


"Gapapa kok kamu ke rumah kita aja ya, kami janji gak akan jahat ke kamu kami akan mengasuh kamu selamanya." Ucap candra.


"Apa kamu beneran mau ngasih cinta selamanya berarti dia anak kita sekarang?" Ucap Clara terkejut dan dibalas anggukan oleh candra.


"Ahh makasih kamu tau banget apa yang dalam hati aku." Ucap Clara sambil memeluk candra.


"Aku boleh ikut pelukan, aku rindu dipeluk ibu sama bapak?" Tanya cinta.


"Boleh sini sayang." Jawab Clara dan mereka bertiga pun berpelukan seperti keluarga.


"Ihh uwuhh banget, emakk pengen nikah!" Ucap Rico bicara sendiri.


Setelah berpelukan mereka pun memutuskan untuk pulang kecuali doni yang masih mengurus kasus ini. Ketika sampai dirumah ternyata disana masih banyak orang yang ingin melayat dan berbela sungkawa.


.


.


.


' *Huhh Thor jadi pingin nikahh lihat mereka sosweet bangett 😢' (Riko)


'Jadi lelaki seutuhnya aja bum mau ngebet nikahh, rubah dulu tuh sikapmu baru cari jodoh yang baik.'


'Iya aku ini masih satu persatu belajarnya, tapi janji ya kalau aku sudah berubah total carikan jodoh yang sholeha dan cantik.'

__ADS_1


'Berubah jadi apa dulu berubah jadi pangeran kodok apa monyet hahahahaha😅'


'Ishh dasar author gak jelas😑 '


__ADS_2