
"Ayahh ayah kesini!" Teriak cinta yang sedang bermain dengan temannya. Ia pun segera lari menuju ke candra dan lansung memeluk ayahnya itu.
"Haii sayang apa kabar? ayah rindu sekali sama kamu!" Jawab candra sambil menggendong anak manisnya itu.
"Kabar aku baik kok yah, ayah tau aku sangat rindu ayah tapi aku juga suka disini ada banyak teman. Itu lihat tadi aku habis main dakon terus main gansing juga." Oceh cinta tak berhenti henti.
Sedangkan Clara ia memilih untuk masuk ke kamar. Ia sedang tidak ingin berdebat dan bertengkar sekarang, karena ia tidak kuat tubuhnya sangat lemas dan pusing.
"Tuan akhirnya tuan sampai juga." Teriak riko dengan hati yang sangat senang sama seperti cinta.
"Ihh om riko kayak anak kecil aja." Ejek cinta.
"Bukan masalah anak kecilnya cinta, om itu selama 3 hari ini menderita karena cuma bisa bertahan dengan uang 30.000! " Jelas riko menyindir candra dan candra hanya menatap kesal saja.
"Ehmm cinta kamu sama om riko dulu ya atau gak sama temen kamu ayah mau bicara penting sana bunda, kamu mau kan?"
"Ok yah aku mau ngajak om riko ke sawah aja." Jawab cinta dan candra pun langsung masuk mencari clara.
Terlihat disana hanya satu kamar saja yang tertutup oleh tirai. Candra pun yakin kalau Clara ada disana, dan ternyata benar terlihat disana clara tidur dengan posisi membelakangi pintu tirai.
"Clara sayang!" Panggil candra dengan sedikit gugup.
"Hmmm." Gumam clara menjawab panggilan candra sambil menatap malas candra.
"Nanti malam kita pulang ya sama cinta kamu istirahat dulu saja gapapa." Ucap candra sambil duduk disamping clara.
"Kamu kayak orang gak punya salah ya, aku kan sudah bilang jangan temui aku sampai ada bukti dari ulahmu itu!" Teriak clara sambil menetes kan air matanya.
Clara pun langsung meninggalkan candra dan ia memilih duduk di ruang tamu untuk menenangkan diri. Candra pun langsung lari menuju Clara untuk menjelaskan semua. Ketika candra keluar dari kamar Devi pun juga menuju ruang tamu karena mendengar teriakan Clara tadi.
"Hey ada apa Clara kok nangis?" Tanya Devi khawatir.
"Kamu juga candra kesini kok bude gak tau yah?" Lanjutan menunjukan wajah yang bingung.
"Emhh itu bude aku barusan dateng tadi." Jawab candra kikuk.
"Ohh, ini kalian kenapa nih kok Clara nangis? " Tanyanya lagi sambil duduk diantara dua sejoli itu.
"Enggak ini hanya salah paham saja bude. Ak..." Ucapan candra pun terpotong.
__ADS_1
"Apanya yang salah paham, kita baru 2 bulan menikah tapi kamu malah hamilin orang lain hikss... Dan itu pun juga ada buktiinya.!" Sambung Clara, dan Devi pun langsung menoleh kearah candra mencari kebenaran.
"Heii itu bukan anakkku percayalah padaku Clara, aku di jebak waktu itu. Aku di dalam video itu tidak sadar dan tidak ingat apapun, dan tiga hari kemarin juga aku sudah lakukan tes DNA dan buktinya akan keluar besok. Aku cinta kamu Clara aku gak akan selingkuh sama kamu kita pulang yah." Jelas candra dan devi mengamati dalam dalam candra ketika berbicara.
'Hemm aku kan dulu pernah kuliah psikolog,kalau aku lihat gerak gerik bicara candra sih dia gak bohong. Tapi kasihan juga ponakanku clara terlihat banget mukanya sedih juga kecewa, jadi pingin ketemu aja sama pelakor itu ngapain juga mau hancurin keluarga orang!' batin devi sedikit agak emosi.
"Pulang lah nak aku akan ikut dengan kalian!" Ucap devi membujuk clara.
"Ihh bude kok malah bela yang salah sih, pokoknya aku gak mau ya pulang aku maunya di sini!" Protes clara sambil mengusap air matanya seperti anak kecil.
"Orang bude pingin ketemu mama kamu kok yekkk siapa yang mau bela kalian. Lagian emang kamu mau disini sendirian kalau malam banyak kecoa lagi." Jawab devi santai.
"Aku gak sendirian aku disini sama anakku cinta!" Ucapnya.
"Masa sihh, Cinta mana ya? Cinta cinta sini sayang!" Teriak devi memanggil cinta.
"Iya ada apa uti?" Sahut cinta dan cinta pun lari ke ruang tamu diikuti riko.
"Sayang kita habis ini pulang dan bunda kamu tidur di sini sendirian, kamu mau ikut kami apa disini saja sama bunda?" Tanya devi
"Katanya om riko besok aku sekolah, emang bunda mau disini ya? terus aku besok sekolah sama ayah doang dong bunda gak ikut, padahal kan aku besok pertama kali sekolah😢." Jawab cinta dengan raut wajah sedih.
'Ohh iya lupa cinta kan besok sekolah ya, kenapa sih gurunya ngasih tanggal hak pada waktu yang tepat.' Gerutu Clara dalam hati.
"Iya dehh aku ikut deni cinta. Sudah ah aku mau beresin barang ku dulu sama cinta, disini hawanya panas bangett!" Ucap Clara langsung menuju kamarnya.
"Nona kalau marah gitu ya kayak anak kecil." Celetuk riko membuat candra menahan tawa.
"Rikoo kamu hutang sama saya!" Teriak Clara dari dalam kamar dan riko pun reflek menutup mulutnya.
"Hahaha syukurinn." Ejek pelan candra.
"Sudah ah bude juga mau beresin baju bude dulu, kamu kalau mau makan di belakang ada makanan can jangan sungkan sungkan ya." Ucap devi sambil menuju kamarnya.
"Siap makasih ya bude!" Jawab candra dengan perasaan bahagia akhirnya clara dan cinta kembali ke pelukannya.
Setelah beberapa jam siap siap, akhirnya mereka pun berangkat menuju rumah candra. Riko pun juga sama ia meminta izin ke emak boru untuk kembali ke kota.
Malam pun tiba mereka pun juga baru sampai dirumah candra. Ketika masuk terlihat disana ada cindi dan anandita yang sedang ngelamun sendiri sendiri. Devi pun langsung mendahului masuk rumah karena ia sangat rindu dengan ponakannya itu.
__ADS_1
"Haii aku kesini lohh apa kalian gak mau menyambut ku?" Teriak nya sontak membuat cindi serta mamanya kaget.
"Kak devi, budee!" Ucap mereka dengan senyuman sedikit mengembang.
"Kakak kesini kok gak ngomong ngomong sihh, kakak tau aku rindu sama kakak!" Lanjut anandita sambil memeluk devi.
"Baru 2 bulan kemarin aku tinggal masak kangen sih, ohh iya adikku ibrahim mana?" Tanya devi.
"Itu di kamar, sebentar ga aku panggil dulu." Jawab anandita sambil lari memanggil suaminya.
"Kak...kak clara akhirnya pulang juga!" Teriak cindi senang ketika melihat clara barusan masuk rumah.
Cindi pun langsung berlari an memeluk clara. Clara yang berada di dalam pelukannya pun menangis, ia ingin meluapkan kesedihannya kepada adiknya tapi ia tak sanggup.
"Kakak jangan nangis ya, ayo kita duduk disini dulu." Ucap cindi menenangkan Clara.
Tak berapa lama anandita dan suaminya diikuti kedua orang tua candra pun turun dan berkumpul di ruang tamu. Terlihat semua orang disana seketika suasana hening dan canggung, kecuali cinta yang sedang bermain dengan two cat sayur and mayur.
'Waouww kok diam semua? mending gue pergi ajah deh dari pada ikut campur urusan keluarga mereka, tapi alasan apa ya biar bisa menghindar🤔... Ahh iyha cinta! Cinta kan anak kecil jadi jangan sampai dia tahu ini semua, aku ajak aja dia ke kamar ya sama bawa sayur mayur. Huhh pintar bengett akalkamu rikoo😁.' Batin riko dalam hati.
"Ekhemm emm saya permisi ajak cinta main ke kamarnya dulu ya, kasihan mungkin dia capek karena perjalanan yang panjang." Izin riko dengan sangat sopan dan sedikit ragu.
"Iya bawalah cinta ke kamarnya agar dia bisa istirahat!" Jawab andri dengan muka datar.
'Yesss aku lolos!' Itulah kalimat yang ada di pikirannya. Dengan senang hati riko pun langsung mengajak cinta untuk masuk kamar dan membawa two cat milik clara untuk bahan mainan cinta.
"Kak kakak kok kesini mendadak banget?" Tanya abraham ke kakak yaitu devi.
"Ya gapapa lah emangnya gak boleh kalau aku kesini?" Jawab devi yang sedang bercanda.
"Ya enggak lah kak, kan biasanya kakak gak mau kalau di ajak kekota." Ucap abraham.
"Karena aku tau pasangan yang lagi di sebelahku ada masalah, jadi aku ikut kesini deh untuk meluruskan semuanya." Ujar devi.
Seketika ke semua orang pun langsung memandang kedua pasangan yang sedang menundukan kepalanya. Mereka ingin meminta penjelasan dari mereka berdua, dan ada rasa sedikit sedih melihat mereka seperti ini.
"Jadi gimana hubungan rumah tangga kalian?" Tanya andri dengan nada yang tegas.
..................
__ADS_1
*Haii gaess maaf ya lama gak up, soalnya aku sangat sibuk gaess jadi hampir jarang untuk membuka hp...
Jangan lupa like dan komen yahhh..... See youuu*.....