
Siang pun tiba kedua adik kakak bersaudara itu asik jalan jalan dimall. Mereka mulai melihat lihat dari tas, sepatu dll, maklum namanya juga cewek hehehe.
"Aduh kak aku kebelet pipis ni, aku ke toilet dulu ya kak." Ucap cindi.
"Iya jangan lama lama, kakak tunggu disini!"
"Iya kak, aduh permisi mas jangan pacaran dipinggir jalan halangi orang tau gak! " Teriak Clara karna buru buru kekatmar mandi.
5 menit kemudian.
"Adek kemana sihh kok lama banget? " Gumam Clara. Tiba tiba dibekap dari belakang dan pada saat itu pun Clara tidak sadarkan diri.
Clara pun langsung dibawa empat orang itu ke mobil mereka. Ketika Clara dibekap ternyata cindi sudah hampir mendekat dilokasi Clara berada.
"Yaampun kakak, haduhh gimana ni disini sepi lagi, kalau aku lawan itu ada 4 orang aku takut. Coba aku ikuti saja mereka." Ucap Clara sambil bersembunyi di sebuah toko.
4 orang itu pun langsung melakukan mobil dengan cepat, cindi pun mengikuti mereka dengan mobil clara. Mobil itu pun berhenti di sebuah pabrik bekas yang sepi tidak ada orang sama sekali dan cindi pun memarkirkan mobilnya agak jauh biar tidak ketahuan.
"Haduhh gimana ya, ahh iya aku harus telpon kak candra." Gumam cindi.
Tutt......tutt......
"Halo kak candra cepat kesini kakak Clara diculik, kakak dalam keadaan bahaya aku mau menolongnya tapi disana banyak orang yang menjaga. Aku takut lagian aku masih belum lulus ujian jujitsu jadi aku gak berani lawan."
__ADS_1
Ucap cindi panik.
"Apa baiklah aku akan segera kesana, dimana alamat kalian berada? "
"Aku kirim serlok aja ya soalnya aku gak tau alamatnya takut alamat palsu ehh salah maksudku salah alamat. Pokoknya kak cepetan kesini kak Clara dah dibawa masuk di sebuah bangunan pabrik bekas tu! "
"Iya iya aku akan segera kesana! "
Di dalam pabrik Clara uang sebelumnya tidak sadarkan diri pun akhirnya tersadar.
"Hehh siapa kalian berani beraninya culik aku." Teriak Clara dia hanya bisa bicara saja karna tangannya sudah diikat dari belakang.
"Boss wanita itu sudah sadarkan diri boss!" Ucap salah seseorang yang bodinya hampir mirip seperti preman.
"Rafa apa maksud kamu seperti ini! " Teriak Clara.
Rafa adalah teman kuliah Clara, ia dari dulu sangat mencintai Clara ia sudah melamar Clara berkali kali tapi Clara pun menolaknya.
"Tenang sayangg, kamu tau aku sedih karna kamu telah menjadi milik orang lain. Kamu lebih memilih orang lain dari pada aku Clara, tapi tidak apa mulai sekarang kamu akan jadi milikku selamanya." Ucap Rafa sambil mendongakkan wajah Clara dengan kasar dan menatapnya tajam.
"Kita akan bersenang senang hari ini sayang, sudah lama aku menginginkan tubuhmu itu hahahaha. "
"Dasar pria brengs*k aku kira kamu baik Rafa tapi nyatanya enggak! "
__ADS_1
"Aku memang baik Clara, dan sangking baiknya aku aku akan berikan tubuh ku ini untuk mu. Nikmatilah semua yang ada di tubuh ku!" Ucap Rafa sambil merentangkan tangannya melihatkan tubuhnya yang gagah.
"Ohh ya tubuhmu akan menjadi milikku, lalu bagaimana aku bisa menikmatinya sedangkan tanganku masih ditali " Ucapnya sambil tersenyum sinis.
"Edo bukakan talinya, aku ingin menikmati tubuhnya! " Pintah Rafa.
"Baik boss. " Tali yang mengikat tangan Clara pun mulai terlepas, Clara pun mulai mendekati rafa.
"Jadi kita mulai bersenang senang hari ini apa kau yakin. " Ucap Clara lembut dan mendekat ke arah Rafa.
"Ya kita akan bersenang senang hari ini sayang." Ucap Rafa sambil membelai kepala Clara.
"Oke rasakan ini!!" Tendangan keras dari Clara yang ditujukan ke kem*luan Rafa pun tepat sasaran. Rafa pun tersungkur karna sangking kerasnya dan pingsan tak sadarkan diri.
"Kalian berempat sini lawan aku! " Tantang Clara, anak buah Rafa pun satu persatu maju dan langsung melawan Clara tapi gagal dan terjatuh pingsan karna Clara sangat kuat dan strateginya sangat pintar sekali untuk melawan mereka.
"Kamu ngapain diam disitu ayo kesini lawan aku! " Tantang Clara karna ia melihat tinggal satu anak buah Rafa yang masih belum maju.
Anak buah Rafa itupun maju dan melawan Clara dengan mengeluarkan jurus pukulannya. Ketika anak buah Rafa mengeluarkan jurus pukul nya Clara pun selalu menghindar sampai tenaga ia habis.
"Kalau mau mukul itu yang bener napa, contohnya kayak gini ni. " Clara pun memukul perut lelaki itu.
H**aii gaes jangan lupa like dan komen ya. terimakasih salam hangat untuk kalian semua 😊😇🥰**
__ADS_1